
" Kamu kalau lagi malu gini tambah bikin aku gemes deh", ucap Rio sambil mencubit pipi Sarah dengan mesra.
Dan kini Rio langsung menggandeng tangan Sarah menuju Parkiran, lalu di bukakannya pintu Mobil buat Sarah. Sarah yang di perlakukan oleh Rio bak putri raja pun merasa senang.
Rio langsung melajukan Mobilnya ke Kantor Keimigrasian Jakarta. Yang bertujuan untuk menemani Sarah mengurus Paspor, dan juga berkas-berkas lain yang juga diperlukan oleh Sarah di sana nantinya. Setelah selesai menggurus semua berkas-berkas yang diperlukan, kini Rio langsung mengajak Sarah pergi ke sebuah restoran di daerah jakarta " Plataran Damawangsa". Sesampainya Sarah di sana, Sarah sangat pangling melihat suasana yang indah dan nyaman di cafe tersebut.
Rio pun merasa senang melihat Sarah sangat menikmati suasana di cafe ini. Karena dia memang sengaja membawa Sarah ke cafe yang sangat indah ini, dan mungkin ini akan menjadi kenangan terakhir bagi mereka berdua. Karena setelah hari ini mereka akan sibuk dengan urusan kuliah masing-masing, dan otomatis komunikasi antara mereka jadi berkurang.
Ditengah Rio yang sedang asik memikirkan tentang hubungan mereka, tiba-tiba lamunan Rio dikejutkan dengan suara Sarah yang saat ini menyapanya.
__ADS_1
Lalu berkata, " Rio, hey?" ucap Sarah sambil melambaikan tangannya ke arah Rio. " Kamu kok benggong sih? " tanya Sarah. Rio pun langsung tersadar dan menjauhkan semua fikirannya tadi, lalu membalas ucapan Sarah kepadanya. " Aaah, enggak apa-apa kok yang, aku lagi mikirin kamu ", ucap Rio sambil memecahkan suasana.
" Ooh aku kirain kamu ngapain", ucap Sarah. " Oh iyaa kamu mau pesan apa sayang? " tanya Rio. " Hmm terserah kamu aja yang", ucap Sarah singkat. Pikiran Rio pun berimajinasi mendengar ucapan Sarah tadi, lalu dengan cepat menjawab ucapan Sarah. " Oh kamu bisa makan semuanya, kalau gitu kamu juga bisa dong makan.....ucap Rio sambil melihat ke arah celananya. Sarah pun menjawab ucapan Rio barusan. " Emang celana kamu makanan yang! bisa di makan emang?" ucap Sarah sembari becanda.
" Kalau orang yang mau makan celana aku itu kamu yang, aku rela banget sayang", ucap Rio. Sarah pun tertawa mendengar ucapan Rio barusan. " Hahaa kamu ada-ada aja deh yang", ucap Sarah kepada Rio.
Mereka pun tertawa bersama. Dan tak terasa, mereka pun kini sudah menghabiskan semua makanan yang mereka pesan tadi. Dan kini Rio mengangkat satu tangannya, lalu meminta bil pembayaran. Dan membayar mekanannya tadi ke mbak kasir.
Sarah pun langsung membalas pelukan Rio. Setelah beberapa lama mereka berpelukan, akhirnya kini Rio melepaskan pelukannya dan mengecup lembut bibir Sarah. Sarah hanya tersenyum dengan sikap Rio. Dan setelah melepaskan pelukannya terhadap Sarah, Rio pamit pulang kepada Sarah.
__ADS_1
" Yang aku pulang dulu ya", ucap Rio berpamitan. " Iya yang hati-hati", jawab Sarah.
Rio pun pulang dengan perasaan sedikit berat hati karena memikirkan perpisahan mereka Minggu depan.
Tak terasa, hari berlalu dengan sangat cepat. Dan kini tibalah Sarah di hari "H" keberangkatannya ke AS. Rio dengan perasaan yang berat hati harus mengantarkan Sarah ke Bandara. Di sepanjang perjalanan menuju ke arah bandara, Rio terus saja melamun. Sarah yang melihat perubahan sikap Rio tanpa ragu langsung bertanya. " Sayang, kamu jangan sedih gitu dong ngelepasin kepergian aku". " Aku kan jadi ikutan sedih", ucap Sarah sambil menatap kearah Rio. " Engaak apa-apa kok yang, aku cuma merasa sedih ditinggalin sama kamu hari ini", ucap Rio sedikit lesu.
" Kamu tenang aja yang, zaman sekarang kan askes komunikasi sudah lumayan luas, dan kita akan mudah berkomunikasi nantinya", ucap Sara menenangkan Rio.
" Iya yang", jawab Rio sedikit tenang.
__ADS_1
JANGAN LUPA DILIKE GUYS
SEMOGA TERHIBUR^_^