
Sarah pun mematikan telfonnya, dan menagis terisak-isak di dalam kamar. Bagaimana tidak! Sarah sudah menjalin hubungan bersama rio kurang lebih 3 tahunan, dia juga sangat mencintai rio dan juga sudah memberikan seluruh kepercayaannya. Akan tetapi rio menghianatinya, dan otomatis memberikan
luka yang sangat dalam bagi hati sarah.
Karna itulah sarah menangis, dan tak kuasa menahan rasa penghianatan yang telah di berikan rio kepadanya. Sedangkan rio di dalam kamarnya masih saja menanggis histeris, dan tubuhnya kini merasa sudah tak
berdaya lagi.
Di indonesia, salma yang sedang bersantai di dalam kamar, yang mana kini di Indonesia sudah
menunjukan jam 12 malam waktu Indonesia. Tiba-tiba, salma teringat dengan rio.Apakah rio udah sampai di Amerika ya ? pertanyaan yang di lontarkan oleh salma pada dirinya sendiri. Kalau gue telfon rio sekarang, apa gue ngak nganggu ya ? ucap salma pada dirinya lagi. Hmm , dari pada gue penasaran lebih gue telfon aja deh,ucap salma. Salma pun langsung menelfon rio.
Sedangkan rio di dalam kamarnya masih menanggis, dan tidak tau apa yang harus dilakukan untuk ke depannya. Dan tiba-tiba, tanggisan rio agak terhenti karna suara deringan hpnya. Dan ternyata , salma yang sedang berusaha untuk menelfonnya. Rio pun langsung menghapus air matanya dan langsung
mengangkat telfonnya salma. Halo salma ? ucap rio mengangkat telfonnya salma. Halo rio, suara kamu kenapa ? kamu habis nangis ya ? tanya salma khawatir. Engak kok, aku baik-baik aja, jawab rio. Rio udahlah, kamu ngak perlu nutupin apa-apa dari aku, ucap salma .
Rio pun berfikir sejenak, dan memutuskan untuk memberitahu semuanya sama si salma. Jadi sebenernya sal, aku tadi abis telfonan sama sarah, dan kita udah bahas semua masalah yang terjadi di dalam hubungan kita kemarin. Dan sarah udah membuat keputusan , bahwa hubungan aku sama dia udah ngak bisa lagi untuk di teruskan. Aku udah berusaha untuk yakinin sarah sekali lagi, tapi tetap sarah pada pendiriannya dan ngak
__ADS_1
mau lagi menjalin hubungan sama aku. Dan sekarang aku udah ngak tau lagi harus ngapain, karna semua jiwa aku udah di bawa pergi bersama sarah, ucap rio menjelaskan kepada salma dengan suara yang sudah serak.
Salma yang mendengar semua cerita rio pun turut merasa sedih sekaligus merasa bersalah. Karna ulahnya kemarin, hubungan rio dengan pacarnya jadi ngak baik dan sekarang mereka bahkan sudah putus. Kamu yang sabar ya rio, ucap salma. Dan maaf, karna kejadian antara kita kemarin menjadi malapetaka di
hubungan kamu, ucap salma lagi. Gimana aku bisa sabar ! sedangkan separuh jiwa aku udah pergi dan tak mungkin lagi bisa untuk kembali, ucap rio dengan nada yang masih sedih. Aku turut prihatin dengan masalah yang sedang kamu alami rio, dan pokoknya kamu harus tetap semangat, ucap salma terus memberi penenangan kepada rio. Iya sal, makasih kamu udah sedikit menghibur aku, ucap rio. Iya sama-sama, balas salma.
Sedangkan di dalam kamarnya, sarah hanya terus menangis dan tak kuasa menahan air matanya untuk keluar. Dan seketika, sarah teringat kembali menganai kata-kata yang telah dia lontarkan tadi kepada rio. Apakah aku terlalu jahat ya? bilang kayak gitu sama si rio? padahal sebenarnya aku kan juga punya kejadian yang belum pernah aku ceritain sama rio, ucap sarah sendiri dalam pikirannya. Hmm , tapi kejadian yang belum aku ceritain sama rio , belum separah yang rio sembunyikan dari aku, dan aku lakuin itu semua juga demi kebaikan hubungan kita berdua, ucap sarah lagi dalam pikirannya. Sedangkan rio bukan hanya satu masalah besar yang dia tutupin dari aku, tapi ada lagi kejadian dengan saudara tirinya yang sudah lama terjadi dan dia ngak ada niat buat bicarain itu semua sama aku,ucap sarah memikirkan kembali alasan dari
keputusannya tadi.
Sarah yang merasa matanya sudah sangat perih karna terus menangis ,memutuskan untuk tidur siang sebentar. Dan tak selang beberapa lama,sarah pun kini telah terlelap. Di situasi lain, rio yang juga sudah sangat lelah menangis sedari tadi pun, juga memutuskan untuk tidur siang.
Raka pun kini telah sampai di depan pintu kamar sarah. Akan tetapi , sedari tadi raka mengetuk pintu, sarah tak kunjung membukakan pintu. Raka pun mencoba untuk membuka pintu kamar sarah, dan seperti biasa, pintu kamar sarah tidak di kunci lagi. Raka pun langsung masuk, dan melihat sarah yang kini tengah asik tertidur di atas kasurnya. Raka pun mendekat ke arah sarah dan duduk di tepi kasurnya sarah. Dan refleks , untuk mengusap lembut pipinya sarah. Sarah pun terbangun , karna merasakan pipinya sedang di pegang
oleh seseorang.
Sarah pun membuka matanya perlahan. Raka ? kamu kok bisa masuk ke dalam kamar aku, tanya sarah terkejut. Ya bisa lah, pintu kamu aja ngak ke kunci , jawab raka sambil menjelaskan. Oh iya , aku lupa ngunci pintu aku tadi, ucap sarah. Lain kali kamu harus ingat untuk nguci pintu kamar kamu, ucap raka menasehati sarah. Iya .., namanya juga lupa , ucap sarah.
__ADS_1
Raka yang menyadari mata sarah agak bengkak pun langsung bertanya. Sarah , mata kamu kok bengkak sih ? tanya raka perhatian. Aku baik-baik aja kok, ucap sarah mengelak. Kamu ngak usah bohong sama aku dan aku
selalu siap untuk dengerin semua masalah kamu, ucap raka dangan wajah yang serius. Sebenarnya , aku tadi di telfon lagi sama rio, dan dia juga udah jelasin semuanya sama aku dan aku juga udah dengerin semua masalah yang pernah dia tutupin dari aku. Dan aku juga udah buat keputusan yang menurut aku untuk
saat ini baik bagi kita berdua, “yaitu putus”, ucap sarah menjelaskan kepada raka. kalau menurut kamu itu keputusan yang paling tepat, ya itu bagus dong, ucap raka.Tapi , aku lihat kamu kok jadi tambah sedih sih? Bukannya permasalahan kamu udah clear sama rio, tanya raka.Iya udah clear,jawab sarah.
Tapi permasalahannya sekarang, aku dilema dengan keputusan yang tadi aku buat. Karna sebenarnya,
aku juga punya masalah yang belum juga aku kasih tau sama rio, tapi permasalahn yang aku tutupin dari
rio ,ngak sebesar masalah yang rio tutupin dari aku, ucap sarah menjelaskan kepada raka. kalau menurut aku sih, itu semua terserah keinginan dan kenyamanan kamu, apakah kamu mau jujur tentang masalah kamu sama rio atau engaak ! ucap raka memberi sedikit gambaran tentang solusi masalah yang sedang di hadapi sarah saat ini. Sarah pun mengangguk, mengiyakan ucapan raka.
Kalau gitu kita pergi makan malam ke ruang makan yuk? Ajak raka kepada sarah. iya ayuk, jawab sarah singkat. Mereka pun kini sedang berjalan menuruni tangga menuju ruang makan di lantai satu. Sesampainya mereka di ruang makan, sarah pun menggambil piring terlebih dahulu dan langsung antri untuk mengambil makanan. Begitu juga dengan raka, yang mengikuti sarah dari belakang. Ketika sarah mau mengambil makanan, ada tangan seseorang yang serentak memegang sendok makanan tersebut. Sarah pun spontan melihat ke orang tersebut, begitu juga dengan orang tersebut yang juga spontan melihat ke arah sarah. Dan yang lebih terkejutnya lagi, orang tersebut adalah “ rio”. Sarah pun sangat kaget dengan keberadaan rio, begitu juga dengan rio, yang juga kaget melihat keberadaan sarah di sana.
SEMOGA TERHIBUR
__ADS_1
DAN LIKE TEUS NOVEL INI !!