
Rio langsung bicara kepada Melan. "Melan lo ngapain masuk ke kamar gue? , dan ngapain juga lo langsung buka baju di sini! ", ucap Rio dengan nada kesal.
Lalu kembali berbicara, " kalau lo emang ngak tau di mana letak kamar lo, ya seharusnya lo nanya dulu sama Papa atau ke siapa gitu terlebih dulu, jangan main masuk-masuk ke sembarangan kamar aja", ucap Rio menasehati Melan dengan nada yang sangat kesal. Melan pun menjawab ucapan Rio tadi. "Ya kalau gitu maafin gue deh, gue juga ngak tau kalau gue salah masuk kamar dan ternyata gue salah masuknya ke dalam kamar lo" , ucap Melan menjawab ucapan Rio.
Rio langsung menyuruh Melan keluar dari kamarnya. Karena Rio masih trauma dengan Melan yang bisa dengan tiba-tiba menyerangnya seperti kejadian kemarin.
" Yaudah kali marahnya, Oke gue keluar" , ucap Melan kepada Rio. Lalu Melan mecetus lagi, "Lo kayaknya takut banget sama gue, gue ngak akan makan adik lo lagi", ucap Melan sembarangan.
Sedangkan Rio tanpa mendengarkan omongannya Melan langsung mendorong tubuh melan untuk keluar dari kamarnya. Melan pun kini telah terdorong keluar, karena tadi Rio mendorong tubuh Melan dengan sedikit tenaga.
__ADS_1
Setelah berhasil mengeluarkan Melan dari dalam kamarnya Rio langsung mengunci pintu kamarnya, Lalu segera memakai pakaiannya dan merebahkan tubuhnya kembali ke Tempat Tidur.
Di dalam kamar, Rio sedari tadi terus memandang langit-langit kamarnya dan terus membayangkan wajah Sarah yang kini merupakan wanita yang sangat dia cintai.
Sedangkan di Apartement, Sarah yang sedari tadi juga tengah asik memandang langit-langit kamarnya dan juga terus terbayang dengan wajah Rio yang sangat tampan. Dan tiba-tiba saja saat ini Sarah teringat dengan apa yang telah dia lakukan tadi pagi bersama Kak Bram. Lalu berkata sendiri di dalam kamarnya. "Apakah Rio akan marah ya, jika mengetahui bahwa Kak Bram tadi pagi mencium aku dan aku pun juga membalas ciumannya Kak Bram", ucap Sarah dengan dirinya sendiri. "Ahhh sudahlah, lebih baik untuk saat ini aku tidak memberitahukan kejadian tadi pada Rio. Dan ketika Sarah sedang asik memikirkan semuanya tiba-tiba mata Sarah terasa berat dan menyebabkab Sarah mulai tertidur.
Sedangkan Rio yang kini berada di dalam kamarnya dari tadi terus saja memikirkan tentang Sarah dan mencoba untuk menghubungi Sarah. Akan tetapi Sarah juga tidak mengangkat telfon dari Rio. Rio pun kini merasa khawatir karena Sarah tak kunjung mengangkat panggilan yang dia coba berkali-kali. Rio yang merasa resah pun langsung bergegas untuk Menganti bajunya dan melihat Sarah ke Apartement nya.
Sedangkan di dalam Kamar, Sarah mulai terbangun karena mendengar bel pintu kamarnya yang terus saja berbunyi dan langsung bangun lalu bergegas untuk membukakan pintu Kamarnya. Dan ketika Sarah sudah membuka pintu kamarnya Sarah sangat terkejut melihat sosok Rio yang sedang berada di pintu kamarnya.
__ADS_1
Belum sempat Sarah mengatakan apa-apa Rio tanpa ragu langsung memeluk tubuhnya sarah dan sarah langsung membalas pelukan dari Rio karena sudah terbiasa melakukan itu.
Rio pun langsung melepaskan pelukannya dari Sarah. Lalu berkata, " aku dari tadi khawatir banget sama keadaan kamu sayang", ucap Rio sambil menatap mata Sarah secara mendalam. " Aku tadi cemas karena kamu karena tak kunjung mengangkat telfon dari aku dan itu membuat perasaan aku jadi gak tenang, dan karena itu aku pun memutuskan untuk melihat keadaan kamu secara langsung.
" Iya maafin aku Rio karena udah bikin kamu khawatir tadi, Aku dari tadi hanya ketiduran sayang, dan maaf aku tadi ngak ngangkat telfon kamu", ucap Sarah menjelaskan.
Lalu berkata lagi, "untung aja aku terbangun mendengar ketukan yang kamu lakukan berulang-ulang kali kalau enggak mungkin kamu sekarang tambah merasa khawatir dengan keadaan aku", ucap Sarah lagi. "Ya iyalah sayang, aku kan cinta banget sama kamu", ucap Rio. Lalu berkata lagi, " Dan kalau kamu tadi nggak cepat untuk membuka pintu mungkin aku udah mendobrak pintu kamar kamu", jelas Rio. "Jangankan dobrak pintu, pergi ke Hutan liar sekalipun aku sanggup kalau itu semua berhubungan dengan kamu sayangku", ucap Rio sedikit menggombal. Pipi Sarah pun langsung memerah saat mendengar perkataan Rio barusan karena menurut Sarah itu sangat romantis.
Rio pun tersenyum melihat ekspresi Sarah yang manis saat mendengar gombalannya tadi. " Yaudah sayang aku langsung pulang aja ya, Ngak enak juga malam-malam masih ngobrol sama anak gadis orang", ucap Rio kepada Sarah. Sarah pun tersenyum mendengar ucapan Rio tadi. Sedangkan Rio sebelum balik ke Rumahnya langsung mengecup bibir Sarah dengan lembut. Dan berkata, " kiss night sayang", ucap Rio sambil tersenyum mesum kepada Sarah. Sarah pun hanya tersenyum balik ke arah Rio karena merasakan perhatian tulus yang Rio berikan kepada dirinya.
__ADS_1
JANGAN LUPA DILIKE YA GUYS
DAN SEMOGATERHIBUR..^_^