
Sarah mulai berbicara kepada Rio. "Rio udah ya pelukannya nanti ada yang liat kita dan mereka jadi mikir yang enggak-enggak lagi", ucap Sarah membujuk Rio agar segera melepaskan pelukannya. Rio akhirnya mau mendengarkan ucapan Sarah dan melepaskan pelukannya. Dan mereka pun segera pergi ke dalam kelas. lalu Rio memutuskan untuk duduk terlebih dahulu dan disusul oleh Sarah.
Hari ini suasana di luar kelas sedikit ribut. Ya..., sebenarnya begitulah keadaannya setiap hari di sekolahan, namanya juga anak SMA, "masih labil! maunya main-main dan seneng-seneng aja".
Dan ternyata diluar juga ada kak Bram yang lagi memperhatikan Rio dan Sarah, Bram kini tengah merasa sangat kesal kepada Rio, karena telah lebih dulu mendapatkan hatinya Sarah ketimbang dirinya.
Bel masuk pun berbunyi, "kring......,kringgg.............", semua siswa-siswi langsung berhamburan duduk di bangku masing-masing dan menunggu guru masuk kelas. Setelah beberapa menit guru pun masuk ke dalam kelas,dan mengambil absen siswa-siswi lalu melanjutkan pembelajaran kemarin.
Sarah memperhatikan guru dengan baik, dan juga menjawab semua pertanyaan yang guru berikan di dalam kelas. karena Sarah sedari tadi terus menjawab pertanyaan dari buk guru, semua siswa -siswi kini tambah terkagum-kagum kepada sosok Sarah. Yang ternyata bukan hanya cantik, tapi juga sangat pintar dalam belajar.
__ADS_1
Sedangkan Rio, hanya memperhatikan Sarah yang sedari tadi terus menjawab semua pertanyaan yang guru berikan. Dan sesekali mencuri kesempatan untuk memegang tangannya Sarah, Sarah pun sudah terbiasa dengan tingkah laku Rio yang emang agak genit , dan hanya membiarkannya.
Rio hanya tersenyum melihat wanita yang dia cintai itu. Lalu dalam hati Rio berkata, "sumpah manis banget cewek gue", ucap Rio sambil terus tersenyum kearah Sarah.
Rio merupakan anak dari Seseorang yang amat sangat kaya di kota Jakarta. Dia dari kecil sudah mendapatkan kemewahan yang belum pernah di dapatkan oleh Sarah di dalam hidupnya. Akan tetapi, Rio memang sangat kekurangan kasih sayang dari mama dan papanya, ya biasalah alasan dari orang tuanya "karena bisnis mereka".
Rio selalu di tinggal pergi dari kecil sampai saat ini, dan itu juga yang sangat mempengaruhi kepribadian Rio yang menjadi agak cuek, suka emosi, dan berprinsip tidak butuh kasih sayang dari siapa pun. Akan tetapi prinsip itu menghilang setelah dia melihat Sarah untuk pertama kalinya.
Tak terasa bel istirahat pun berbunyi, "kring....,krigg..", siswa-siswi berhamburan bergegas pergi ke kantin sekolahan karena hari ini merupakan hari menu favorit mereka semua. Yaitu tumis kangkung yang sangat lezat dan ayam rica-rica yang menggoda selera, juga buah-buahan yang amat segar, dan ditambah lagi dengan ketampanan Chef termuda di sekolahan mereka, "yang tak disangka adalah kak Bram".
__ADS_1
Bram merupakan salah satu anak dari Chef yang amat terkenal di kota Jakarta. Maka karena itulah Bram bisa memasak, akibat turunan bakat dari Papanya. Dan kebetulan juga di percayai untuk menjadi chef termuda di sekolahnya. Dan itu banyak mencuri perhatian dari cewek-cewek di sekolahan akan tetapi Bram tidak pernah menggubris cewek-cewek yang mengejarnya karena dia sekarang telah jatuh cinta kepada Sarah pada pandangan pertama.
Suasana di kelas mulai sepi, Rio dengan gagahnya memegang tangan Sarah dan langsung bergegas untuk pergi ke kantin. Sesampainya di kantin, Rio langsung pergi mengambil makanan akan tetapi Rio agak terkejut saat mengetahui kalau si Bram yang tadi pagi, merupakan salah satu Chef di kantin hari ini.
Rio langsung agak marah melihat Bram yang terus curi-curi pandang ke arah Sarah. Sedangkan Sarah hanya membalas dengan sedikit senyuman. dan Rio melihat Sarah tersenyum kearah Bram mulai cemburu, tetapi Rio menahannya. Lalu Rio langsung mengenggam tangannya Sarah dengan mesra. Dan dalam hati Rio berkata, "nanti kamu tunggu saja sayang, apa yang akan aku perbuat kepada kamu, karena kamu udah berani memberi senyuman ke cowok lain", ucap Rio dalam fikirannya.
BERSAMBUNG,
JANGAN LUPA LIKE DAN BERKOMENTAR..
__ADS_1
SEMOGA TERHIBUR...^_^