
Sarah pun langsung memakai handuknya, dan menepuk bahu raka, dan berkata, raka aku udah pake handuk kok, ucap sarah. Oohh iyaa.. , ucap raka yang masih saja gugup dan tak sengaja melihat sekilas kearah paha mulusnya sarah. Beberapa saat mereka terdiam, akhirnya raka pun memulai percakapan, sarah kamu lebih baik ganti baju kamu dulu, takut nantinya kamu masuk angin,ucap raka perhatian. Ooh iya, aku ganti baju dulu, jawab sarah. Tapi kamu... ! tanya sarah agak sinis. Ya aku nunggu di dalam kamar mandi lah, ngak mungkin juga aku temenin kamu ganti baju ! ucap raka meluruskan. Atau jangan-jangan kamu mau aku
temenin ? ucap raka lagi ketika fikiran genitnya mulai meronta-ronta untuk di keluarkan. Ih.. dasar kamu... genit..., ucap sarah malu sambil berjalan keluar kamar mandi.
Sarah pun dengan cepat mengambil baju ganti di dalam lemari bajunya dan menggantinya, karna merasa takut nanti raka tiba-tiba keluar dari kamar mandi. Setelah selesai menganti bajunya, sarah langsung menuju ke arah kamar mandi karna merasa sedikit khawatir dengan kondisi raka yang masih basah kuyup di sana. Raka, ayok keluar ganti pakaian kamu, ucap sarah dengan nada perhatian. Emang kamu ada baju yang agak gede untuk badan aku ? tanya raka . hhmm adaa kok ! kamu tenang aja, aku kan banyak beli sweater yang ukurannya besar-besar, jawab sarah. Tapi celana aku gimana? Tanya raka . Hhmm benar juga sih..., ucap sarah.
Kalau gitu kamu tenang dulu disini, dan aku sekarang pergi ke kamar kamu untuk ngambil baju dan celana ganti buat kamu, ucap sarah memberi saran. Ohh ide yang bagus tuh, sawut raka. Kalau gitu kamu sekarang ambil kunci kamar aku di tas yang tadi aku letakin di atas meja rias kamu, ucap raka menjelaskan. Oke.., kalau gitu aku pergi sekarang.., ucap sarah sambil keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ke kamar raka.
Setelah sarah pergi, raka di dalam kamar mandi hanya terus terdiam membayangkan kejadian tadi bersama sarah, dan tak menyangka hal seperti ini akan terjadi antara dirinya dan sarah.
Sedangkan di situasi lain, Sarah kini telah berada di depan pintu kamarnya raka dan segera membuka pintu kamar raka. Setelah pintu kamar raka terbuka, sarah pun langsung mengambil baju ganti dan celana ganti buat raka dari dalam lemari , akan tetapi sarah agak salfok melihat celana dalam raka yang terletak di depan lemari baju raka. Lalu sarah berbicara sendiri, aduh..., gimana nih , aku kan ngak mungkin kalau ngak bawain celana dalam buat raka, tapi aku dilain sisi aku juga merasa malu untuk ngambilnya! Tapi aku harus meberanikan diri, agar nanti raka ngak terlalu lama basah kuyup di kamar mandi aku, ucap sarah sendiri. Dan langsung mengambil celana dalam raka dengan pipi yang sudah merona dan meletakkan celana dalam raka diantara lipatan baju dan celana raka.
Sarah pun bergegas untuk mengunci pintu kamar raka kembali dan langsung menuju ke kamarnya. Akhirnya sarah kini telah sampai di dalam kamarnya, dan lekas menuju kamar mandi untuk mengantarkan baju ganti buat raka. Lamuanan Raka pun dikejutkan oleh suaranya sarah. Raka, ini baju ganti buat kamu udah aku bawain , ucap sarah. Oh iya, makasih ya sarah, ucap raka sambil mengambil baju gantinya. Iya sama-sama,
__ADS_1
kalau gitu kamu cepat gih ganti baju, ntar kalau kelamaan kayak gini kamu masuk angin loh, ucap sarah perhatian.
Sarah pun setelah memberi baju ganti buat raka, langsung menanti raka sambil duduk di kursi meja riasnya. Sedangkan di dalam kamar mandi, raka bergegas mengganti bajunya. Dan setelah selesai untuk mengganti baju, raka pun keluar dari dalam kamar mandi. Sarah yang entah kenapa langsung menatap raka yang sedang menuju kearahnya dengan pandangan seperti agak terpessona.
Waw, raka ganteng banget ..., ucap sarah dalam hati sambil terus menatap raka. Raka yang semula tak menyadari bahwa sarah sedari tadi menatapnya, hanya bejalan menuju ke arah sarah. Dan sesampainya di sana, setelah agak dekat dengan posisinya sarah, barulah raka menyadaari bahwa sarah sedari tadi terpesona melihat dirinya. Biasa aja kalik lihat cowok seganteng aku ! ucap raka dengan nada sedikit songgong. Sarah pun sadar, dan mengalihkan pandangannya ke sisi lain. Ngak usah saliting kayak gitu juga , goda raka
lagi. Hhm eeengak kok, siapa yang salting! Ucap sarah agak mengelak.
Raka pun hanya terseyum melihat tingkah sarah saat ini, dan spontan mengusap kepala sarah, lalu berkata : kamu kok imut banget sih, kalau lagi malu-malu kayak gini..,ucap raka sambil menatap sarah. Sedangkan sarah kini melihat raka, tapi sesekali memalingkan wajahnya kesisi yang lain.
Beberapa menit yang lalu, ketika sarah menatap raka dengan tatapan yang terpesona, raka pun sudah mulai gemas terhadap sarah dan tak tahan lagi pengen menyentuh sarah, tapi rasa itu cepat dihilangkannya dengan cara meledek sarah yang tengah salting kepadanya. Tapi ketika raka melihat sarah begitu malu kepadanya,saat ini raka sangat ingin menggoda sarah. Lalu mencoba mendekatkan wajahnya dengan wajah sarah.
Raka pun sudah sangat dekat dengan wajahnya sarah. Dan refleks, sarah menutup kedua matanya. Raka pun tersadar dan memalingkan niatnya. Lalu berpura-pura memegang rambut sarah yang masih basah. Sarah pun akhirnya membuka mata dan langsung malu karna dia tadi menggira raka akan menciumnya.
__ADS_1
Rambut kamu masih basah nih ! ucap raka. Lebih baik sekarang kamu keringgin sama” hair dryer” ,ucap sarannya raka. Sarah pun menjawab ucapan raka, males ahh..,biarin aja kayak gini ntar jugakering sendiri, ucap sarah. Kalau nunggu rambut kamu kring sendiri, entar kamunya keburu flu lagi, ucap raka membujuk. Akan tatapi sarah tetap pada pendiriannya, yang tak mau menggeringkan rambutnya dengan hair dryer.
Kalau kamu tetap bersikeras ngak mau, sekarang biarkan aku yang menggeringkan rambut kamu, ucap tegas raka sekaligus perhatiannya. Sarah pun hanya terdiam. Dan tiba-tiba dikejutkan dengan perilaku raka yang benar-benar mau menggeringkan rambutnya. Akan tetapi disisi lain, sarah juga senang kalau raka memberikan perhatian hanya kepada dirinya seorang.
Sedangkan disituasi lain, rio yang kini tengah berada di dalam pesawat, hanya terus melihat layar hpnya dan berharap sarah bisa membalas pesannya ataupun menghubungi rio kembali, akan tetapi hasilnya tetap sama seperti sebelumnya, rio terus saja di abaikan dan tak dianggap lagi.
Rio pun terus mengacak-ngaak hpnya, dan tak sengaja membuka galeri foto yang memperlihatkan semua foto kenangan antara dirinya dan sarah. Setelah melihat semua fotonya bersama sarah, rio pun kembali merasa bersalah atas apa yang di lakukannya kepada sarah.
BERSAMBUNG..
JANGAN LUPA DI LIKE GUYS ..
DAN SEMOGA TERHIBUR^_^
__ADS_1
DAN MAAF YA..., KALAU AUTHOR UPDATENYA NGAK MENENTU ^_^