
("Praya / Aya".....6 years old)
***(Betapa ingin kukatakan engkaulah Cinta pertamaku)***
Sehari sebelum acara pernikahan Praya
Arka masih menyimpan musik kenangan masa kecilnya dengan Praya. Menemani kenangannya dimana dia baru tau trik Praya yang selalu memenangkan permainan menahan nafas didalam air. Dia memang selalu kalah, dan penasaran dengan trik (hal curang )Praya. Dia mengetahuinya dari buku harian Praya yang dibacanya. Trik itu sangat sederhana, ketika mereka melakukan permainan itu. Praya tetap membiarkan dirinya diam saja tanpa ikut masuk kedalam air ketika Arka dengan semangatnya lebih dulu masuk kedalam air dan menahan napas.Begitu Praya melihat Arka sudah akan menaikkan badannya muncul kepermukaan, barulah Praya memasukan dirinya kedalam air. Membuatnya seolah-olah lebih bisa menahan nafas lebih lama dibanding Arka.
Kenangan ketika mengerjakan tugas sekolah, berlarian ditepi pantai, mengajari Praya bersepeda, dan memberinya bingkisan keatas panggung pada saat Praya sedang melakukan tarian diacara sekolah mereka. Bagian-bagian kenangan mereka mendadak muncul begitu saja. Arka tersenyum dan merasakan rasa sesak didadanya, rasa kerinduan yang telah lama memudar.
Xiao Yu mengetuk pintu kamar Arka yang terbuka sedikit. Dia lalu masuk kedalam kamar anaknya tersebut.
"Tumben nggak ngabarin Bunda kalau mau pulang?". Ujar Xiao Yu mendekati Arka dan duduk dipinggir tempat tidur.
"Bunda masak apa untuk makan malam??".jawab Arka yang tidak menjawab pertanyaan Bundanya.
"Bunda nanya apa...,Arka jawabnya Apa".Xiao Yu hanya menggeleng.
"Kan, Bunda minta Arka datang ke acaranya "Aya". Jadi Arka harus pulang ". Jawab Arka
Xiao Yu tertawa didalam hati, mungkin Arka menganggap dirinya sudah mulai pikun. Bukannya Arka sudah menolak untuk datang ke acaranya Praya?. Tapi Xiao Yu tidak ingin memperpanjang pertanyaannya lagi.
"Ya udah, kalau begitu kamu mandi dulu. Habis itu kita makan malam bersama-sama". Ujar Xiao Yu.
__ADS_1
"Iya Bun, sebentar lagi".
Xiao Yu mengelus rambut putranya lalu keluar dari kamar. Dia tidak ingin mengganggu Arka yang sedang menikmati kenangan masa kecilnya.
Esok harinya diperjalanan menuju Gedung tempat acara Pernikahan Praya.
Dirga menelfon dengan suara penasaran, dia menanyakan alasan Arka yang tiba-tiba saja mengabarkan dirinya tidak bisa datang keacara pernikahannya hari ini.
"Sorry banget nih Ga, tiba-tiba aja Nyokap ngabarin ada urusan keluarga yang penting banget". Arka terpaksa dengan berat hati membohongi sahabat karibnya.
"Iya nanti gue tebus ketidak hadiran gue diacara Resepsi lu yang kedua, yang penting acara Ijab kabul lu tadi lancar dan sukses kan ya?".
"Salamin Buat Indri ya, C u soon. Ok bye". Arka menutup telfon Dirga. Dia merasa lega Dirga bisa mengerti alasan ketidak hadirannya.
Arka mengambil surat Undangan Praya yang berwarna merah muda dari dash board mobilnya. Dia kembali memastikan alamat Gedung yang ditujunya di surat undangan tersebut. Dia baru menyadari arti dari keinginannya membuat satu stel Jas baru. Padahal Jas-jas yang dia punya masih sangat bagus dan jarang dipakai. Namun entah bagaimana dia sangat ingin membuat satu stel jas baru, walaupun awalnya jas itu ingin dia kenakan diacara Pernikahan Dirga.
Didalam gedung Acara Pernikahan Praya
Praya seharusnya bisa melihat Arka didepannya, namun dua orang tamu yang menghampirinya menutupi keberadaan Arka.
Telfon dikantung dalam Jas Arka bergetar, sebuah telfon kembali masuk. Arka memalingkan badannya untuk menerima telfon tersebut. Praya masih terlihat berbincang dengan kedua tamu yang menghampirinya. Walaupun pandangannya tidak terhalangi lagi, namun kali ini Arka yang memunggunginya karena sedang menerima telfon.
"Iya Bun, Arka sudah nyampe diacaranya "Aya". Ujar Arka.
"Salam buat Praya ya,".ujar Xiao Yu
__ADS_1
"Iya Bun, nanti disampein salamnya". Jawab Arka.
"Segitu sibuknya menerima telfon, sampai nggak sempat ngucapin Selamat untukku?"
Terdengar suara lembut yang menegur Arka dari belakang.
"Degg" suara dari jantung Arka seperti terdengar keluar.
Arka merasa sangat terkejut, Suara itu sanggup membuatnya terdiam.Suara dari seseorang yang sangat dikenalnya, suara lembut dari "Aya".
Dia membalikkan badannya, "Aya" tersenyum dan memanggil namanya dengan perasaan senang dan bahagia. "Arkaaa?!".
Arka membalas sapaan "Aya" dengan senyuman yang tidak kalah bahagianya.
Ps: Kalimat yang Arka tulis dibuku Tamu selain namanya adalah : "Selamat menempuh hidup baru, Cinta pertamaku" -----Arka
----THE END----
New Character "Praya/Aya"
"Raka, Xiao Yu & Arka taken from Bohemian Rhapsody Characters".
__ADS_1
("Praya / Aya" ...The bride)
Arka First Love