Bitter Sweet Symphony

Bitter Sweet Symphony
Alternate Ending ("Teman (Cinta) Masa kecilku") (Last Extra 4)


__ADS_3

Epilogue:


"Tatap mata tak sengaja


Buat hati tak menentu


Bila datang dari kamu


Tak mampu menahan suara di kepala


Jantung meledak rasanya


Cinta datang tiba-tiba


Mau tak mau"


"Tiga hari setelah makan malam dirumah Praya"


Raka dan Xiao Yu tampak menikmati tontonan film yang diperankan bintang film favorit mereka. Arka yang merasa gugup untuk mengutarakan niatnya menikah dengan Praya kepada orang tuanya, hari ini dia memantapkan diri untuk mengatakannya.


Dia ikut duduk diruang tengah dimana kedua orang tuanya sedang asyik menonton film.


"Fimnya seru banget kayaknya". Arka membuka percakapan.


"Iya Ka, ini film terbaru dari aktor kesukaan ayah sama bunda" jawab Xiao Yu.


"Arka mau ngomong sesuatu nih Bun, Yah".


"Ngomong aja Ka". Jawab Raka


"Mau ngomong apa sih nak?, sepertinya serius banget?". Ujar Xiao Yu


"Arka pingin menikah, Bun"


Fokus kedua orang tuanya menjadi teralihkan ke Arka. Bahkan ayahnya yang semula rebahan disofa menjadi spontan bangun dari rebahannya.


Xiao Yu bahkan menjatuhkan remote Tv yang dipegangnya.


"Ayah nggak salah dengar kan ya?" Ujar Raka


"Kamu serius Ka?" Xiao Yu memastikan

__ADS_1


Arka mengangguk, dia sudah menyangka reaksi kedua orang tuanya yang bakalan terkejut mendengar perkataannya. Karena setau mereka Arka sedang tidak dekat dengan wanita manapun.


"Kamu menghamili anak cewek orang Ka?" Xiao Yu bertanya dengan nada meninggi.


Sedangkan Raka menatapnya dengan tajam.


Arka seperti dihakimi oleh reaksi selanjutnya dari kedua orang tuanya.


"Lho?? Nggaklah Bun, Yah. Arka nggak menghamili siapapun kok!". Ujar Arka


Xiao Yu dan Raka tampak bernafas lega.


"Jadi kamu mau menikahi siapa Ka? Setau Bunda kamu nggak ada pacar". Ujar Xiao Yu.


"Iya Ka, Ayah juga taunya kamu nggak punya pacar". Raka menimpali.


"Arka mau menikah dengan Aya". Sahut Arka


"Aya..? Praya?" Raka seperti tidak percaya.


"Mmm...jadi itu alasannya kamu minta pindah kerja ke Surabaya? Supaya bisa dekat dengan Aya?". Xiao Yu akhirnya memahami alasan Arka pindah ke Surabaya.


"Iya Bun". Ujar Arka sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Raka ikut mendekati putranya dia hanya mengangguk dan tersenyum.


Reuni SMA Saint Reggis Jakarta


Present days


"Pernikahan kami berjalan lancar dan sangat sederhana, itu karena permintaan dari Praya dan keluarganya". Ujar Arka mengakhiri ceritanya


"Kita bisa hadir sebenarnya kalau Lu waktu itu mengizinkan kita-kita datang" ujar Dirga


"Nggak apa-apa Guys, yang penting gue sudah ngabarin kalian". Arka tersenyum


Obrolan mereka terhenti karena adanya seorang wanita yang menghampiri mereka dan memanggil Arka.


Semua perhatian mereka tertuju pada wanita tersebut, yang ternyata Praya. Gaun putih bercorak bunga yang dikenakannya membuatnya semakin menambah keanggunannya.


"Ya, Ay?"

__ADS_1


"Aku nggak dikenalin dengan teman-temanmu?"


"Eh..iya, iya.. kenalin ini teman-teman dekatku yang pernah aku ceritain" ujar Arka mengenalkan teman-teman satu genknya.


"Ini Dirga, ini Samuel, ini Bob dan yang terakhir Khrisna".


Semua teman-teman Arka menyalami Praya dengan rasa kagum.


'Senang berkenalan dengan mu" ujar Teman - teman Arka.


"Aku juga senang akhirnya bisa bertemu langsung dengan kalian" sahut Praya dengan senyum khasnya.


"Nanti kami kenalin dengan istri-istri kami" ujar Dirga.


"Kami juga bisa melihat bukti langsung mengenai kisah cinta sejati" ujar Khrisna


Praya tertawa namun juga sekaligus bingung dengan ucapan Khrisna.


"Oh ya?, memangnya ada ya?" Tanya Praya.


Teman-teman Arka menjadi tertawa mendengar pertanyaan Praya.


"Eh...Aku salah ngomong ya?" Praya menjadi bingung.


Ditambah dengan sikap Arka yang tiba-tiba berlutut dihadapannya. Seperti pria yang melamar kekasihnya.


"Kamu ngapain Ka?"


"Temani aku sampai akhir waktu ya, Ay" Ujar Arka sambil mencium tangan kanan Praya.


"Mmmmhhh..iya..iya".ujar Praya menjadi malu dan tersipu dengan sikap romantis suaminya didepan banyak orang.


"Udah Ka, bangun. Diliatin banyak orang tau!" Ujar Praya mengingatkan.


Arka bangun dan memeluk Praya dengan erat. Teman-teman Arka yang melihat hal itu terbawa suasana dan bertepuk tangan dengan riuh.


"Kau Cahayaku selalu menuntunku untuk kembali berpijak di Bumi"


----------------- THE END --------------


(Main Character Praya/Aya)

__ADS_1



__ADS_2