Bitter Sweet Symphony

Bitter Sweet Symphony
Extra Last Chapter ("Apel pertama Mahesa")


__ADS_3

"Mahesa" yang penasaran karena belum bisa mendapatkan waktu yang tepat untuk mencium bibir Violette, kali ini meyakinkan dirinya bisa berhasil. Dia mengajak Violette untuk nonton dengannya di bioskop, Namun sayangnya Violette menolak.


Dia malah mengajak Mahesa untuk datang ke rumahnya saja untuk menonton film Dvd kesukaannya.


Mending terlambat daripada tidak sama sekali ujarnya dalam hati.


Mahesa menyetujui ajakan Violette, lagi pula dirumahnya Violette hanya ada ayah nya yang tidak mungkin mengganggu acara nonton mereka.


 


Malam Harinya di Rumah Violette


"Hai Mahesa" ujar Violette menyambut Mahesa dengan senyum manisnya di depan pintu.


"Hai Vio" Jawab Mahesa dengan senyum yang tak kalah manis.


"Ayo masuk"


"Eh...aku bawa makanan nih, biar kayak nonton dibioskop gitu"


Violette mengangguk dan mempersilahkan Mahesa duduk.


"Aku buatin minum dulu"


"iya Vio"


Tidak lama kemudian Violette membawa minuman yang dia buat dan memberinya ke Mahesa.


"Kamu suka film bergenre apa?"


"Terserah kamu aja Vio"


"Kamu suka film drama romantis?"


"Oohh..suka..suka"


"Beneran?"


"Iya..bener"


"Film favorit drama romantis yang kamu suka judulnya apa?"

__ADS_1


"Eh...itu, (Mahesa berusaha mengingat dengan cepat, supaya terlihat dia memang suka drama romantis. Yang sejujurnya dia tidak tau).


Tatapan dari Violette malah membuatnya semakin bingung untuk mengingat-ngingat judul film aksi kesukaannya yang ada romantisnya. Akhirnya dia menemukan judul film itu.


"Long kiss good night" Ujar Mahesa dengan yakin.


(kenapa harus ada kiss nya coba?"----penulis)


"Bukannya itu film action ya?"tanya Violette sambil tertawa.


"Kamu pernah nonton filmnya?" Mahesa berusaha ngeles.


"Sudah pernah, tentang pembunuh yang hilang ingatan dan punya keluarga gitu". Jawab Violette.


"Eeee...,Hampir mirip sih". Ujar Mahesa yang tidak bisa mengelak lagi, karena judul yang dia sebutkan memang film action.


Violette menunjukkan film favoritnya namun dia kelihatan terkejut karena Cd filmnya ternyata sudah rusak karena berjamur.


"Yaaah..Kelamaan ngak diputer malah jamuran begini Cd nya". ujar Violette.


"Coba di bersihin aja dulu dengan Cd Cleaner, siapa tau masih bisa diputar filmnya" sahut Mahesa.


"Ngomong-ngomong Ayah kamu dimana?"


"Jadi gimana filmnya?"


"Kayaknya sudah nggak bisa lagi, sudah nggak mungkin di puter lagi, maaf ya". Ujar Violette seperti kecewa dan merasa nggak enak dengan Mahesa.


"Nggak apa-apa Vio, kebetulan aku bawa film Favorit ku". ujar Mahesa.


"Film tentang apa?".


"Yang pasti ada romantisnya"


Violette memasukkan Cd Film favorit Mahesa Ke DVD player.


Belum sempat dia duduk disofa, Ayahnya tiba-tiba keluar dari kamar dan menyapa Mahesa.


"Ada tamu rupanya, Sudah lama datangnya?"Tanya Raka.


"Eh..Iya om, belum lama kok om". jawab Mahesa yang berdiri dan mencium tangan Raka.

__ADS_1


"Mau nonton film apa nih?"


"Nonton film favoritnya Mahesa Yah". Ujar Violette.


"Oh ya..?"


Mahesa menelan ludah dan mengangguk cemas.


Sebuah telfon masuk di ponsel Violette.


"Telfon dari Rumah sakit, aku terima dulu ya. Sepertinya penting". Ujar Violette yang langsung menuju ke halaman luar untuk menerima telfon dari rumah sakit tempatnya bekerja.


"Iya..Vio" Ujar Mahesa.


Raka mengangguk dan duduk disebelah Mahesa.


"Dia memang sering ditelfon begitu walaupun libur dari tempat kerjanya, Jadi om dulu yang temenin kamu nonton" Ujar Raka.


"Ini film action favorit kamu?"


"I..i..iya om" Mahesa mendadak gugup


Raka lalu menekan play, dan Film aksi Favorit Mahesa pun diputar.


Wajah Mahesa menunjukkan kecemasan, Untungnya Raka tidak memperhatikan perubahan sikap Mahesa. Dia tampak serius dan antusias untuk menonton film aksi Favorit Mahesa.


Namun suasana itu menjadi berubah 180 derajat karena pada menit Ke delapan


adegan yang ditakutkan Mahesa itupun terpampang jelas.


"Sayang Cium aku..."


"Tapi sayang aku malu"


"Tidak apa-apa"


adegan selanjutnya tidak bisa dijelaskan karena terlalu vulgar.


Tidak ada kata-kata yang bisa keluar dari Mahesa, Tatapan Raka yang seperti bingung dan marah padanya membuat Mahesa membisu.("Sial, Apes banget aku hari ini") Gerutu Mahesa dalam hati.


----------THE END-------

__ADS_1



(Lovely Violette)


__ADS_2