Bodyguard Super Tampanku Ternyata CEO Kaya

Bodyguard Super Tampanku Ternyata CEO Kaya
Episode 24: Penyelidikan


__ADS_3

Pagi itu, setelah Natasya berbicara dengan Ayahnya, dirinya merasa cukup lega, dan bertemu dengan Alex didepan sambil mengacungkan jempolnya.


"Pokoknya semuanya sudah beres, kamu tidak perlu terlalu memikirkan soal masalah foto menyebalkan itu,"


Dengar kata-kata penuh semangat itu, tentu Alex merasa kaget dan pemasaran.


"Apakah benar-benar tidak masalah?"


"Ya, ya, semua sudah baik-baik saja, aku sudah mengurus semuanya jadi yang harus kamu lakukan sekarang adalah untuk terus menjadi Bodyguardku yang setia, dan ingat untuk tidak melakukan hal-hal yang mencurigakan lagi ke depannya,"


"Tentu saja, masa depan aku tidak akan bertindak ceroboh dan gegabah seperti sebelumnya aku akan lebih hati-hati,"


Natasya lalu tersenyum dan pergi dari sana.


Setelah itu, Natasya segera kembali ke kamarnya, ingin menikmati waktu luarnya dengan beristirahat, pernah semalaman dirinya benar-benar tidak bisa tidur dan sekarang rasanya begitu lelah dan ingin tidur.


"Alex, ku hari ini tidak akan kemana-mana atau melakukan apapun hanya ingin bersantai di kamar tamu sebaiknya juga menikmati waktu libur mu hari ini kamu libur dan bebas melakukan apapun yang kamu suka,"


Mendengar perkataan itu jelas, Alex menjadi cukup heran dan berkata,


"Apakah tidak apa-apa aku untuk libur?"


"Astaga, Alex... Kamu itu juga harus memiliki waktu untuk dirimu sendiri, bersantailah sedikit,"


"Tapi bagaimana jika ada hal-hal berbahaya yang mungkin terjadi?"


"Setidaknya di rumah ini aku masih yakin tidak ada penjahat gila yang tiba-tiba masuk,"


"Itu cukup masuk akal, baik Aku akan permisi dulu Nona,"


"Ya, selamat bersenang-senang, Alex,"


Melihat senyuman Natasya itu, hati Alex merasa sangat damai, Nonanya ini memang sangat cantik.


Setelahnya, Alex langsung menuju ke kamarnya.


Sekarang ketika dirinya tidak diberi tugas apapun dirinya malah menjadi bingung ingin melakukan apa.


Alex awalnya duduk-duduk di kamarnya, karena tidak tahu akan melakukan apa.


Ya, iya juga tidak bisa pergi keluar karena tidak tahu mau ke mana, ingatan nya hilang dirinya juga tidak punya kenalan atau teman di luar sana.


Tiba-tiba memikirkan tentang ingatan, Alex menjadi ingat soal ingatan nya yang hilang dan soal gadis misterius sebelumnya yang dirinya temui.


Yang paling penting dirinya sekarang setidaknya sudah menemukan nama panjangnya.


Apakah Alexander Smith?


Mungkin dirinya akan mencoba mencarinya di mesin pencari?


Namun sayang sekali setelah dirinya mencari namanya di Mesin Pencarian, ada banyak sekali nama Alexander Smith yang di temukan.


Sepertinya nama ini memang cukup pasaran.


Ya, lagipula iya mungkin hanya orang biasa jadi mana mungkin namanya ada di mesin pencari semacam itu?


Namun barangkali dirinya bisa menemukan semacam akun sosial media Miliknya?


Untuk tahu tentang masa lalunya dirinya sebenarnya juga tidak tahu dari mana, satu-satunya petunjuk hanyalah namanya.


Alex lalu mulai melihat-lihat galeri pencarian yang berupa foto.


Mungkin dirinya akan menemukan semacam foto tentang nama Alexander Smith ini, ya barangkali saja ada fotonya sana.


Nah, tepat setelahnya Alex mulai menemukan sebuah postingan foto yang cukup menarik.


Ini adalah sebuah Perusahaan bernama Smith Group.


Tepat ketika dirinya melihat foto dari gedung perusahaan itu, dirinya merasa cukup familiar entah kenapa.


Jadi dirinya mulai mencari informasi soal Perusahaan itu.


Sayangnya, ini adalah Perusahaan Private, yang sepertinya tidak banyak informasi soal perusahaan ini. Hanya soal Perusahaan ini bergerak di bidang Konstruksi dan Properti, dimana memiliki banyak proyek besar yang cukup sukses. Informasi soal kepemilikannya sepertinya dirahasiakan untuk kepentingan privasi pemilik.


Kabarnya, Perusahaan ini pernah mengalami Kebangkrutan hingga berganti kepemilikan karena khasus penggelapan dana sekitar dua puluh tahun lalu.


Ya, itu pernah menjadi populer dulu sekali, dan alasan kenapa Perusahaan ini saat ini ada di mesin pencari, karena belakangan perusahaan itu sukses dengan proyek-proyek barunya.

__ADS_1


Misalnya saja, pembangunan Apartemen Mewah di Kota S.


Setelah mengalami kebangkrutan, Perusahaan itu diambil alih dan mengalami kemajuan pesat di bawah Manajemen dari AX Investment.


Semakin Alex membaca informasi tentang perusahaan ini, Alex menjadi semakin tertarik.


Kemudian Alex mulai memikirkannya, Perusahaan Milik Nonanya itu juga sepertinya semacam Perusahaan Kontruksi dan Properti?


Dirinya juga sebenarnya tidak terlalu banyak tahu soal Perusahaan ini.


Mari sebaiknya dirinya juga mencari tahu.


Scarlett Group


Setelahnya ada banyak informasi soal Perusahaan ini.


Kabarnya, sekitar dua puluh tahun lalu, Perusahaan milik Keluarga Nonanya itu, juga berkembang pesat sejak terjadi Merger dari dua Perusahaan Keluarga.


Ini adalah sebuah Perusahaan yang sudah Go Publik, jadi cukup banyak Infomasi bisa didapatkan dari perusahaan ini.


Ini Perusahaan ternyata cukup besar, cukup besar seperti Perusahaan Smith itu?


Namun ada artikel menarik selanjutnya.


Ini tentang sepertinya Perusahan Smith ini bersaing dengan Perusahaan Scarlett?


Ada banyak artikel yang membahas soal hal ini.


Seperti bagaimana Perusahaan Smith ini di dukung Oleh Perusahaan Besar Sekelas Perusahaan Internasional milik Anderson Group.


Anderson Group?


Kenapa nama ini juga terdengar familiar?


Kemudian sebuah ingatan kembali muncul, ini adalah kenagan lagi ketika dirinya masih kecil.


Dirinya menatap gedung besar dengan Papan Nama, Anderson Group, menatapnya dengan kagum.


'Mama, tempat ini sangat besar dan sangat megah.... Aku akan pemoteran di sini?'


Namun ingatan itu hanya sekilas.


Segera, Alex menarik nafas untuk menenangkan dirinya.


Kembali fokus untuk membaca informasi dari sana.


Saat ini Infomasi yang tersedia adalah bagaimana tentang Perusahaan Scarlett ini ternyata juga memiliki dukungan.


Ini, Perusahaan Dirgantara Group?


Setelahnya ada banyak artikel tentang permusuhan antara Dirgantara Group dan Anderson Group.


Ini artinya, Perusahaan Smith dan Perusahaan Scarlett ini ada di kubu berbeda?


Sepertinya jika memikirkan persaingan antara perusahaan-perusahaan besar adalah sesuatu yang rumit.


Mungkin dirinya akan coba bertanya pada Nona Natasya?


Ya, sekalian agar dirinya bisa sedikit menghabiskan waktu lebih lama dengan Nonanya?


Dirinya juga tiba-tiba menjadi penasaran dengan Perusahaan Scarlett dan Perusahaan Dirgantara.


Nama Dirgantara ini entah kenapa terlihat familiar.


Dan begitulah, Alex akhirnya memutuskan untuk pergi mengetuk kamar Nonanya itu.


"Huh? Ada apa Alex? Kamu kesini?"


"Apakah aku mengganggumu?"


"Tentu saja tidak aku sebenarnya juga tidak melakukan apa-apa,"


"Sebenarnya, ada beberapa hal yang ingin Aku tanyakan,"


"Soal apa?"


"Yahhh... Tiba-tiba Aku tanyakan, ini soal Perusahaan milik Keluarga Nona,"

__ADS_1


Natasya terlihat mengaguk paham,


"Aku mengerti, kamu harus terlibat dengan keluargaku dan masalah tentang perusahaan dan tu saja kamu ingin tahu tentang hal hal ini bukan?"


"Ya, semacam itu, Apakah tidak apa-apa?"


Natasya lalu mulai mengajak Alex ke teras belakang untuk mengobrol, tidak ada yang baik jika membawanya masuk ke kamarnya.


"Jadi apa yang ingin kamu tanyakan?"


"Sebenarnya Aku juga sudah melihat beberapa informasi di Internet,"


"Begitu, emang banyak informasi sih di internet tentang perusahaan keluargaku, jadi apa yang kamu ingin tanyakan?"


"Ini soal Apakah benar Perusahaan Keluarga Nona di dukung oleh Perusahaan Dirgantara?"


"Owh itu, ya setahuku mereka juga salah satu rekan bisnis Ayahku, mereka memang pernah memberikan beberapa dukungan pada Perusahaan Keluargaku, mereka berinvestasi disini, lebih tepatnya mereka mendukung Keluarga Ibu Tiriku, namun Ayahku juga cukup menyukai Perusahaan mereka, namun entah kenapa aku tidak menyukai mereka,"


"Kenapa memang?"


"Hanya... Aku merasa tidak suka saja. Habis, aku ingat bagaimana Ayahku berkata hal-hal bodoh seperti ingin Menjodohkanku dengan Tuan Muda dari Keluarga Dirgantara itu,"


Alex yang mendengar Nonanya itu ingin dijodohkan jelas merasa kaget.


"Anda di Jodohkan?"


"Tentu saja tidak, itu kan hanya sekedar keinginan, alasannya jelas Karena Tuan Muda Keluarga Dirgantara itu enam tahun lebih muda dariku,"


Mendengar itu, Alex entah kenapa merasa lega, berikutnya dirinya mencoba mendengarkan lanjutan kata-kata Natasya.


"Ayahku hanya suka bicara omong kosong jika saja Aku lebih mudah enam tahun, Aku akan di jodohkan dengannya, Ayahku sangat suka sekali memuji Tuan Muda dari Keluarga Dirgantara itu, betapa Jeniusnya dan Pintarnya dia di Umur yang begitu muda sudah bisa memimpin Perusahaan, yah memujinya terlalu berlebihan,. padahal Aku merasa tidak seperti itu,"


"Kamu terlihat tidak menyukai Tuan Muda itu?"


"Menurutku sih, dia itu hanya bocah Aneh,"


"Bocah Aneh?"


"Pfff... Mungkin itu karena dia lebih Muda dariku, dan dulu Aku pernah bertemu dengannya ketika aku masih cukup muda, pokoknya dia itu bocah aneh, Aku tidak ingin membicarakan nya, toh sekarang tidak ada hubungannya dengan ku,"


"Jadi begitu,"


"Ya? Lalu apa lagi yang ingin kamu tahu?"


"Kalau Perusahaan Smith, Apakah kamu tahu sesuatu?"


"Ah, ya ya, Ayahku itu sangat pintar mencari koneksi, bahkan walaupun jelas tahu kalau Keluarga Dirgantara itu bermusuhan dengan Keluarga Anderson, dia masih diam-diam berhubungan dengan Keluarga Anderson mencoba mencari muka dengan mereka, ya Ayahku memang seperti itu, jadi Aku juga tahu, Perusahaan Smith di bawah dukungan Perusahaan Anderson,"


"Begitu,"


"Kenapa kamu tiba-tiba bertanya soal itu?"


"Hanya ingin tahu saja karena aku dengar itu perusahaan musuh kalian,"


"Hahaha, namanya juga Perusahaan dengan sektor sama, terkandang akan bertemu sebagai saingan, sesuatu semacam itu,"


"Lalu apakah kamu cukup tahu soal perusahaan itu? Misalnya siapa pemiliknya atau pemimpinnya,"


"Hmm, yang Aku tahu dua Tahun lalu, mereka memilih CEO baru, namun identitasnya dirahasiakan Aku sendiri juga tidak tahu siapa itu, tapi aku denger itu salah satu Kerabat Keluarga Anderson,"


"Di Rahasiakan segala?"


"Ya, entahlah tidak penting juga untukku apakah tahu atau tidak, tapi sepertinya menurut beberapa gosip yang beredar itu sekitar seumuran denganku,"


Ketika Alex dengar itu entah kenapa ada perasaan familiar.


Perusahaan Smith ya?


Mungkin setelah ini dirinya akan mencoba mencari tahu lebih lanjut?


Pergi ke kantor perusahaannya misal?


Mungkin saja ada ingatan atau sesuatu, dirinya pernah ke sana.


Tidak ada salahnya untuk mencoba.


"Tapi ngomong-ngomong soal Kerabat Keluarga Anderson, sebelumnya kita pernah pergi ke pemakaman bukan?"

__ADS_1


"Ya, kenapa dengan itu?"


"Setelah aku memikirkannya lebih lanjut, mungkin yang meninggal itu CEO Baru Smith Group, sungguh malang sekali padahal dia masih muda, dia juga Putra dari Artis favoritku, Emelin Smith. Perusahaan Smith itu, sepertinya milik Keluarga Nona Emelin, sebelumnya aku setempat bertemu dengannya namun karena suasana tidak mendukung aku tidak bisa meminta tanda tangannya atau berfoto, aku benar-benar merasa sangat kasihan padanya dia terlihat begitu terpukul dan sedih melihat Putranya itu sudah tidak ada,"


__ADS_2