Bodyguard Super Tampanku Ternyata CEO Kaya

Bodyguard Super Tampanku Ternyata CEO Kaya
Episode 44: Hal tidak terduga


__ADS_3

Hari-hari segera cepat berlalu, saat ini Natasya aku berada di ruangannya memeriksa dokumen-dokumen proyek.


Sebelumnya sempat terjadi masalah di salah satu Proyek yang berada dalam tanggung jawabnya, misalnya tentang bagaimana proses untuk berjalan lebih lambat dari pada yang dirinya rencanakan, lagu benar-benar membuat Klien cukup kecewa.


Natasya sendiri, gak tahu bagaimana proyek bisa berjalan lebih lambat dari yang dirinya kira, padahal dirinya sudah memperkirakan waktu bahkan untuk kemungkinan tak terduga.


Dirinya mengecek dokumen proyek, gambar rasa tidak ada yang salah dengan dokumen ini dan perkiraan waktu yang dibuatnya.


Namun kenapa ini begitu lama?


Memikirkan jika hal ini terus dibiarkan akan benar-benar menghambat proyek, Natasya memutuskan untuk pergi mengunjungi Proyek, untuk melihat seperti apa proyek itu berjalan.


Tidak lama sampai dirinya bersiap-siap dan berangkat ke project dengan Bodyguard barunya.


Proyek itu, berada agak di pinggiran kota.


Tim Proyek yang bertanggung jawab di lokasi tentu saja menjadi kaget dengan kedatangan Natasya.


"Nona Natasya datang?kenapa tidak mengabari dulu jadi kami bisa mempersiapkan kedatangan Nona,"


"Tidak apa-apa aku hanya ingin melihat tentang bagaimana proyek ini berjalan,"


Kepala project itu sedikit cemas namun tetap membiarkan Natasya berkeliling.


Awalnya, Natasya mulai mengecek tentang pegawai pegawai yang bekerja di sana.


"Huh? Kenapa para pekerja proyek lebih sedikit daripada yang kamu laporkan?"


"Ini... berapa pekerja memang saat ini ada yang libur dan meminta cuti karena mendadak sakit,"


"Begitu? Kalau begitu aku meminta surat-surat mereka,"


"Ah, itu..."

__ADS_1


"Kenapa?"


"Nona tunggu disini, karena ini adalah pekerjaan proyek biasanya memang sering terjadi jika buruh sakit karena kelelahan bekerja, tidak benar-benar meminta mereka menunjukkan surat sakit, karena mereka kebanyakan adalah pekerja borongan, dan tidak memiliki begitu banyak uang untuk berobat,"


"Apakah perusahaan tidak memberi mereka asuransi kesehatan?"


"Ini karena mereka hanya pekerja borongan, yang hanya di sewa untuk project dini saja tidak ada tanggung yang Perusahaan miliki selain gaji mereka,"


Mendengar penjelasan itu, Natasya merasa itu sedikit aneh.


"Baik, sutan menunggu di sini bawakan saja data data mereka Aku mereka mendaftar aku hanya ingin memeriksa nya,"


Ketua Proyek itu, segera pergi dari sana dalam wajah yang sedikit panik.


Sambil menunggu kepala Proyek, Natasya billy untuk melihat-lihat pembangunan di sekitar sana, insha dirinya menemukan kejanggalan lain kenapa project ini berjalan dengan lambat?


Ya, urusan pekerja yang kurang jelas bisa menghambat kelangsungan processing itulah kenapa dirinya ingin memastikan apakah benar benar cukup yang dimiliki cukup sesuai dengan rencana.


####


Mari ini dirinya ini melakukan riset wilayah di sekitar sana.


Hari-harinya penuh dengan pekerjaan, untuk melupakan rasa sedih yang ada di hatinya.


"Pak Alex, kami sudah sampai di lokasi yang bapak maksud,"


Alex lalu turun dari mobil dan melihat hamparan lahan yang luas.


Namun ketika dirinya turun, dirinya melihat ke seberang lahan itu, ada juga sebuah proyek yang dilakukan di sebelah.


Memang daerah ini sangat cocok untuk pembangunan perumahan jadi wajar jika ada perusahaan lain yang berniat melakukan hal yang sama.


Alex awalnya tidak begitu tertarik dengan hal-hal di seberang sampai dirinya melihat mobil yang familiar.

__ADS_1


Itu, milik Nona Natasya?


Mungkin taringnya akan mengecek keadaan Nona Natasya, diam-diam?


Alex lalu segera pergi dari lahan kosong itu menuju ke pembangunan di sebelah.


Butuh waktu tidak lama, sampai Alex menemukan Natasya yang saat ini sedang berkeliling proyek.


Alex melihat jika, Natasya saat ini lihat baik-baik saja.


Alex benar-benar bersyukur melihat itu.


Lalu Alex lihat tentang bagaimana ada mesin besar yang mengaduk lahan disana, ada sesuatu yang aneh dengan mesin itu.


Astaga...


Kenapa ada set balok besi disana?


Alex lansung berlari ke arah itu, arah dimana Natasya tepat berada di bawah set besi.


Natasya benar-benar tidak menyadari apa yang terjadi masih berjalan santai di sana.


"Nona Natasya!! Awas!!"


Mendengar suara yang familiar itu, Natasya segera memalingkan wajahnya dan bertemu dengan wajah yang familiar wajah yang sebenarnya dirinya rindukan.


"Alex?"


Kejadian itu terlalu cepat untuk Natasha banyak berpikir.


DUAKKKK


Sebulan balok besi segera jatuh, tepat disamping Natasya, benar-benar nyaris menimpa Natasya, untung Alex menariknya dengan sigap.

__ADS_1


Tatapan mereka berdua segera bertemu ketika keduanya berada jatuh di tanah.


__ADS_2