Bodyguard Super Tampanku Ternyata CEO Kaya

Bodyguard Super Tampanku Ternyata CEO Kaya
Episode 61: Harapan Terindah


__ADS_3

Natasya yang mendengar kata-kata Alex itu, menjadi sangat terkejut, india tidak akan pernah mengira jika Alex akan mengatakan hal-hal semacam itu di depan semua orang seperti ini.


Sekarang ada banyak mata yang menatap kearah mereka.


Walaupun, Alex sebelumnya bilang dia tidak memiliki tunangan...


Namun hal-hal ini jelas menjadi sangat tiba-tiba.


Namun yang pasti, Natasya merasa sangat senang ketika mendengar kata-kata itu.


Bahwa, ternyata tidak hanya dirinya...


Natasya tanpa banyak berpikir lalu menerima bunga itu, dan memeluk Alex.


Alex jelas menerima pelukan itu, dengan senang.


"Aku mau, aku mau menerima mu, aku juga sangat menyukaimu, Alex,"


"Ya..."


Pelukan itu dilihat oleh semua, dan semua orang lalu segera tepuk tangan.


Termasuk adik-adik Alex, yang menjadi sangat terkejut ketika Kakaknya itu menyatakan cintanya pada seorang gadis.


Apalagi, semua orang juga memikirkan jika dua orang itu, terlihat sangat cocok satu sama lainnya.


Ya, mereka sangat serasi sekali!!


Natasya juga menjadi sadar bahwa sekarang dirinya dan Alex di tatap semua orang, dirinya merasa sedikit malu jaga, dan segera melepaskan pelukannya.


Sekarang Alex dan Natasya saling bertatap saling satu sama lain.


"Jadi kita..." Tanya Alex dengan nada gugup.


"Ya, Alex. Sekarang kamu milikku, dan jangan pernah mencoba untuk berselingkuh dariku atau kamu akan tahu akibatnya,"


"Tentu saja, aku tidak akan berani melakukan hal itu, di hatiku hanya ada kamu seorang," kata Alex dengan yakin.


"Kamu... Kamu sekarang sangat pintar berbicara omong kosong semacam ini,"


Tepat setelah itu, ada alunan musik dansa yang diputar, dan tentu saja Alex segera mengajak Natasya berdansa dengannya.


Semua orang melihat betapa bahagianya dua pasangan itu.


Emelin yang baru saja datang dengan Suaminya Antony itu, tentu saja terkejut dengan pemandangan itu, lalu segera bertanya dengan Alena.


"Alena, bukankan itu temanmu itu? Dia bersama dengan Kakakmu?"


Alena yang diam itu, segera menjawab,


"Ya, begitulah. Sepertinya mereka saling kenal, dan saling suka,"


"Astaga, bukankah itu adalah kabar baik? Itu artinya, Kakakmu akan segera melepas masa lajang nya,"


"Itu benar, Mama," kata Alena, lalu segera Alena mengurus hal lainnya.


Sekarang tinggal Antony dan Emelin disana.


"Astaga, Sayang, Lihat sekarang Putra kita Alex sudah menjadi dewasa, dan sudah memiliki kekasih, sungguh Aku jadi terharu," kata Emelin pada Antony suaminya itu.


"Ya, memang sudah saatnya,"


Emelin cari tadi melihat ekspresi suaminya yang tenang, dan tidak menunjukkan ke terkejutan apapun, ini jelas membuat Emelin curiga.


"Antony, kamu sudah tahu?"


Antony lalu hanya tersenyum dan berkata,


"Ini adalah masalah antara Ayah dan Putranya,"


"Astaga, kenapa kamu tidak memberitahuku? Sungguh, Aku bahkan dengan bodohnya, mencoba menjodohkan Alex segala, padahal dia sudah memiliki orang yang dia sukai, Aku mobil merasa tidak enak padannya,"


"Pfff... Kamu itu benar-benar terlalu Impulsif,"


"Tapi Aku ingin segera memiliki Cucu, pasti akan sangat lucu dan ramai jika ada bayi di Rumah,"


"Kenapa kita tidak membuat adik saja untuk Alena dan Julio? Itu pasti akan lucu juga jika mereka memiliki adik,"


Emelin yang mendengar kata-kata tidak tahu malu dari suaminya itu, hanya merasa sangat malu dan berkata,


"Kamu itu tidak ingat umur!! Tidak tahu malu!!"


"Tapi jelas Aku masih sehat dan bugar, kamu juga masih bisa hamil,"


Emelin yang mendengar Antony semakin banyak bicara omong kosongnya itu, segera mengikutnya dengan keras.


Dua pasangan itu masih terlihat sangat merasa.


Sampai seseorang datang dan menyapa mereka,


"Ah, Kak Emelin dan Kak Antony masih saja sangat mesra seperti biasanya. Dan Aku melihat sepertinya keponakanku itu, akan segera menikah, waktu benar-benar cepat berlalu,"


Emelin dan Antony segera menengok dan menatap wajah familir.


"Ah? Raka? Kamu datang? Dimana Alissya dan Putrimu?"


"Mereka masih di mobil, entah mau membenarkan riasan atau apa, biasa wanita memang seperti itu,"


"Pfff, jadi begitu. Memang ya, waktu cepat berlalu, dan sekarang anak-anak kita sudah besar,"


"Itu benar sekali. Ah, Iya Raka ngomong-ngomong mana Ayah Mertuaku? Kamu tidak datang bersamanya?"


"Paman Thomas sedang sakit, dan Aku menyuruhnya Istirahat,"


Emelin melihat kearah Suaminya, yang tidak menunjukkan keterkejutannya.


"Kenapa tidak ada yang bilang padaku? Astaga, Bagaimana keadaannya?"


"Jangan terlalu cemas, ini bukan hal serius, hanya Paman Thomas sedikit syok saja, Yah..." Raka lalu menatap kearah Antony.


Ya, mereka berdua berbagi Informasi tentang beberapa hal rahasia.


"Kalian ini... Masih sangat suka menyimpan rahasia," kata Emelin terlihat cemberut.


Antony lalu mengaguk, selolah membiarkan Raka berbicara.


"Ya, Kami baru saja dengar Kabar jika Paman Viktor baru kembali dari Luar Negeri,"


Mendengar itu, Emelin jelas merasa gemetar,


"Apa? Dia kembali juga?"


Antony berkomentar,


"Ya, tidak heran dia kembali. Dari awal dia kan bekerja sama dengan Geovanni, dan Geovanni itu sudah bergerak bebas, dan melakukan segalanya, jelas saja semua rencana itu di atur Paman Viktor itu juga,"


"Seperti yang Kak Antony katakan, Paman Thomas hanya menjadi khawatir dan cemas karena hal-hal ini, apalagi setelah mendengar hal-hal yang menimpa Alex sebelumnya,"


Emelin mendegar itu, menjadi cukup binggung, ya dirinya tahu kecelakaan yang menimpa Alex cukup mengerikan, bahkan hampir merenggut nyawanya, namun apa ini hubuangannya dengan hal-hal itu?


Tunggu...


"Jangan bilang, Keluarga Dirgantara itu terlibat dengan Kecelakaan Alex?"


Antony hanya menghela nafas, sepertinya tidak mungkin untuk menyembunyikan hal ini lagi.


Apalagi, Alex yang sekarang memiliki hubungan dengan Keluarga Scarett, Keluarga yang termasuk sejak lama mendukung Keluarga Dirgantara.


"Itu benar, lebih tepatnya itu sebenarnya Ulah dari Putra Geovanni itu,"

__ADS_1


"Yang mana?"


"Putra Keduanya,"


"Sialan! Keluarga itu! Tidak Ayahnya Geovanni, Ibunya Isabella Sialan itu, dan bahkan sekarang Putra mereka?"


"Tepat sekali,"


Suasana disana terlihat dingin, sampai akhirnya, Alena datang dan mengajak Mamanya itu untuk bertemu teman-temannya, Emelin tidak punya pilihan lalu segera pergi.


Tinggal Raka dan Antony disana, mereka berdua segera menatap kearah Pasangan yang saat ini sedang berdansa bahagia itu.


"Lalu, bagaimana? Keluarga Scarett, Apakah mereka tidak akan mendapat masalah?"


Ya, Raka tentu saja cukup tahu, dengan Perusahaan Scarlett itu, awalnya Raka cukup kaget ketika mendengar Kakak sepupunya itu ingin membeli Saham Perusahaan mereka, yang jelas-jelas salah satu Perusahan yang mendukung D.A Group.


Namun setelah melihat pasangan itu, Raka mengerti alasannya.


"Aku akan mengurus soal Keluarga Scarett nanti, namun soal Keluarga Dirgantara itu... Aku pikir mereka tidak akan diam saja melihat sekutu mereka berkhianat,"


"Memang, masalah dengan mereka selalu tidak ada yang beres, semoga Putramu dan Pasangannya itu baik-baik saja," kata Raka.


"Hmm, Aku harap begitu," kata Antony sambil menatap Putranya dan Natasya yang saat ini berdansa itu.


Sekarang beralih pada Natasya dan Alex yang saat ini sedang bahagia, jauh dari rasa khawatir, berbeda dengan beberapa orang lainnya.


"Alex...."


"Ya? Ada apa Nona?"


"Panggil saja aku dengan namaku, tidak perlu dengan Nona,"


"Natasya...."


"Pfff... Sangat bagus, aku senang ketika kamu memanggil namaku panggil aku lagi,"


"Natasya,"


Ya, Natasya terlihat sangat menikmati ini.


Melihat bahwa Alex ada dihadapannya, dan sekarang menjadi miliknya.


Tidak ada hal lain yang dirinya inginkan.


Natasya lalu mencium singkat Alex, dan berkata,


"Terimakasih Alex, kamu juga yang membantuku soal Proyek dan saat pemilihan itu bukan?"


Alex menatap terkejut,


"Kamu tahu?"


"Hmm, Kamu pikir aku cukup bodoh sampai tidak tahu? Hal-hal terlalu lancar, seperti ada orang yang merencanakan semua ini, Awalnya Aku pikir kamu melakukannya hanya untuk bales budi,"


"Tidak, tentu saja tidak, Aku hanya ingin melihat kamu bahagia,"


"Alex kamu...."


Ya, Natasya juga cukup senang dengan jawaban itu, jawaban yang benar benar menyentuh hatinya.


Natasya bener-bener merasa lengkap sekarang, berhasil meraih impiannya, juga mendapatkan hati Pria didepannya ini.


Hal-hal baik benar-benar terjadi dalam kehidupannya.


"Alex,"


"Kenapa?"


"Aku benar-benar sangat senang memilikimu,"


"Aku juga, sangat senang, ini juga merupakan hari terindah untukku,"


"Ya, itu benar,"


Dan setelah berdansa, Natasya juga segera bertemu dengan orang tua Alex.


Terasa sangat malu ketika bertemu mereka, namun melihat bahwa Keluarga Alex benar-benar memperlakukan dirinya dengan baik membuat dirinya senang...


Yah..


Mungkin tinggal beberapa langkah lagi mereka bisa menuju ke jenjang berikutnya...


Natasya yang mulai memikirkan hal itu merasa malu sendiri.


Dirinya harap, semua akan berjalan lancar antara dirinya dan Alex.


Ya, itu adalah harapan terindah yang dirinya miliki, untuk terus bersama Alex selamanya, dan menikah dengannya.


Ini mungkin agar terlalu cepat, namun tidak apa-apa, iya percaya pada kata hatinya jika pria di hadapannya adalah yang terbaik untuk dirinya.


####


Tiga Bulan Kemudian


Saat ini, di berbagai Berita, tengah heboh dengan Acara Gosip akan ada Acara Pernikahan antara Tuan Muda dari Keluarga Smith, Putra dari salah satu Artis ternama, Emelin Smith, dan CEO AX Investment.


Dengan seorang Putri dari Keluarga Konglomerat Kaya, Keluarga Scarett, yang juga saat ini menjabat sebagai CEO Scarett Group.


Pasangan itu, terlihat sangat sempurna bersama, yang satu sangat tampan, pintar dan kaya, yang satu lagi, cantik, pintar dan sama kayanya.


Dua pasangan itu tiba-tiba menjadi bahan pembicaraan di seluruh negeri tentang betapa indahnya hubungan antara mereka berdua.


Pernikahan yang akan di adakan kurang lebih dua Minggu dari sekarang.


Namun, tentu saja kabar bahagia itu tidak membuat semua orang bahagia.


Beberapa orang saat ini tengah berkumpul disalah satu ruangan, dan menonton Berita itu.


Ada tiga orang disana.


"Lihat, itu, Viktor, kamu tahu Scarett Group telah berkhianat pada kita?"


"Hah, itu Karena kamu kurang bisa untuk menjaga anak buahmu Geovanni,"


"Sial, Pemimpi Scarett Group itu, memang selalu bermuka dua!! aku tidak mengira akan ada penghianatan seperti ini setelah apa yang kita berikan kepada mereka,"


"Ya, bagaimanapun juga D.A Group banyak membantu mereka setelah mereka Mager dan bisa sebesar itu,"


"Memang, itulah arti tidak tahu malu. Dan sekarang mereka menjual Putri Haram mereka ke Keluarga Smith sialan itu bukan? Sungguh, tidak bisa dibiarkan!! Ini semua jelas salahmu!! Aku yakin, kamu memilih orang yang salah untuk di jadikan CEO!! Kamu dengar Putraku?"


Ada seorang Pria Muda disana yang terlihat diam.


"Maaf, Ayah. Aku tidak mengira hal-hal bisa menjadi seperti ini,"


"Kamu itu juga kurang becus!! Kamu bilang kamu sudah melenyapkan Putra Pertama mereka? Sekarang lihat siapa yang akan menikah dan bahkan berhasil mencuri partner bisnis kita!!" Kata Geovanni sambil menampar Putranya itu.


Pemuda itu terlihat masih diam dan tidak mengatakan apapun.


"Sudahlah, Geovanni, jangan menyalahkan Putramu, toh ini sudah terjadi," kata Viktor segera menenangkan temannya itu.


"Berhenti membicarakannya. Sial, dia menjadi tidak becus karena begitu dimanjakan,"


"Maafkan Aku Ayah. Aku berjanji akan mencoba memperbaiki semua ini,"


"Apa yang kamu akan lakukan?"


Pemuda itu lihat tersenyum licik lalu segera berkata,


"Aku pikir, bukankah masih ada beberapa orang dalam Keluarga itu yang tidak akan senang dengan Pernikahan ini? Bahkan tidak senang dengan CEO baru mereka,"

__ADS_1


Geovanni yang mendengar kata-kata Putranya itu jelas menjadi bersemangat, dan mulai tertawa.


"Ahahaha.... Kamu benar sekali, memang gaya kita untuk tidak perlu repot-repot turun tangan dan mengotori tangan kita, kita jelas harus memanfaatkan mereka untuk mengacaukan Pernikahan itu, atau bila perlu, Perusahaan Scarett dari dalam,"


Viktor juga segera memepuk pundak anak itu, dan berkata,


"Memang, Calon Menantuku sangat pintar, segera jalankan rencana yang kamu maksud,"


"Tentu saja, Aku akan mencoba menghubungi mereka, Aku udah memikirkan rencana yang mungkin dilakukan,"


Dan segera dia mengambil ponselnya, menekan nomor tertentu.


Tidak lama sampai telepon itu diangkat.


"Kak Florencia...."


Namun suara dari ujung telepon ternyata bukan orang yang mereka cari.


'Pfff.... Aku sudah menembak kalian akan memakai langkah ini? Tentu saja Aku tidak akan membiarkannya, Aku sudah mengirim jauh-jauh, Nyonya Marissa dan Florencia jauh-jauh, agar mereka tidak akan bisa dihubungi ataupun melakukan hal yang tidak-tidak,'


Mendengar itu, jelas ekpersi pemuda itu segera menjadi pucat.


"Kamu... Siapa kamu?"


'Tuan Muda dari D.A Group, Apakah kamu lupa? Aku tentu saja datang kembali dari kematian untuk membalas kan dendam ku, kamu yang mencoba membunuhku, Kamu tidak ingat?'


"Alexander Smith!!!"


'Pffff... Ternyata kamu masih ingat. Aku pastikan kamu tidak akan bisa menyentuhku lagi. Ah, benar sebenarnya Aku cukup berterima padamu, berkat kecelakaan yang kamu atur, Aku bertemu dengan Pujaan hatiku, ini semua benar-benar berkat kamu,'


Ada nada tertawa dari balik telepon.


"Dasar Brengsek!!!"


Dan telepon itu segera dimatikan.


Dua orang yang lainnya, jelas bertanya-tanya dan ilmu tahu apa yang terjadi di telepon itu.


"Ada apa?" Tanya Geovanni penasaran.


"Mereka sepertinya sudah menebak apa yang akan kita lakukan,"


Geovanni yang kesal, sekali lagi menampar Putranya itu untuk melampiaskan kemarahannya.


Viktor segera mencoba memengakan, dan menyuruh Putra Geovanni itu pergi.


"Tenanglah mari kita pikirkan rencana berikutnya nanti,"


Dan begitulah, Pemuda itu keluar dari Ruangan itu dengan ekpersi buruk diwajahnya.


####


Di tempat lainnya, Natasya yang melihat Alex memengang telepon Ibu Tirinya dan Florencia itu, jelas bertanya-tanya, apalagi setelah mendengar ada telepon dari seseorang.


"Siapa itu barusan?"


Alex yang mendengar itu, segera tersenyum dan berkata,


"Bukan dari siapa-siapa, hanya dari beberapa orang menyebalkan yang tidak perlu kamu pikirkan,"


"Tapi... Apakah semuanya akan baik-baik saja?"


Alex lalu berkata dengan percaya diri,


"Ya, semuanya akan baik-baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ini adalah janjiku,"


Natasya yang mendengar itu jelas merasa senang.


"Hmm, aku harap semua baik-baik saja,"


Dan begitulah waktu cepat berlalu, dan persiapan Pernikahan Alex dan Natasya berjalan dengan baik.


Jelas, Alex yang di bantu oleh Ayahnya udah jauh lebih waspada dengan semua persiapan ini, untuk memastikan tidak ada yang akan terjadi.


Sampai akhirnya hari H, dimana saatnya Acara Pernikahan itu berlangsung.


Ya, itu berlangsung dengan baik.


Saat ini, Alex dan Natasya tengah berada di depan penghulu, siap untuk melakukan Ijab Kabul.


Alex jelas sedikit cemas, takut-takut dirinya salah ucap.


Sang penghulu segera memulai Ijab Kabul itu.


Dan sekarang, giliran Alex yang mengatakannya,


"Saya Terima Nikahnya, Natasya Scarett bin Arthur Scarett, dengan Mas Kawin, Seperangkat Alat Sholat, 15% Saham Scarett Group, Sebuah Rumah Mewah di Jalan Y, Apartemen Penthouse di Komplek Apartemen D, Set Perhiasan Berlian, 1 kg emas batangan, 1 Mobil Sport, dan Uang di Bank 5 M, Dibayar Tunai,"


Alex mengatakannya cukup pelan-pelan namun jelas.


"Saksi, Syah?"


"SYAHH!!"


"SYAHH!!!"


Dan begitulah Acara Ijab Kabul itu selesai, dengan kemeriahan acara.


Sekarang, Natasya mulai mencium tangan Alex, dan Alex mulai mencium kening Natasya.


Ya, Akhirnya cinta mereka bersatu dalam sebuah ikatan pernikahan yang indah.


Harapan Terindah yang mereka inginkan...


Berharap kedepannya hanya akan ada hal-hal bahagia untuk mereka berdua dan keluarga kecil mereka.


...*****...


...Tamat...


...*****...


Catatan Penulis: Akhirnya bisa menulis cerita akhirnya 😆😆😆


Terimakasih atas dukungannya selama ini, dan yang sudah membaca sejauh ini, Bisa sampai sini berkat dukungan para Pembaca Setia, berkat Like, Komentar, Gift dan Vote 😊😊


Terimakasih sekali lagi


😁😁


Senang akhirnya bisa melihat mereka Syah ya, sekali-kali, pen bikin adegan nikahan 🤣🤣🤣


Sampai Jumpa di Karya Berikutnya 😆😆


Eh iya, ada sedikit bocoran nih.


Akan ada Series Lanjutan untuk Novel ini.


Tokoh Utama Berikutnya adalah Alena Smith, 😆


Kalian yang sudah baca Novel sebelumnya 'Suami Bayaranku Yang Dingin' pasti menantikan tokoh-tokoh lama yang sampai saat ini belum muncul.


Mereka akan muncul di Series Berikutnya,


Cerita Alex ini adalah Cerita Pembuka sebelum Huru-hara di Series Berikutnya 😆😆😆


Ada Tambahan lagi, nih Char misterius yang muncul di Episode 1, juga...


Muncul di Episode ini, akan menjadi Tokoh Penting dalam Series Berikutnya...

__ADS_1


Siapakah dia? 🤣🤣🤣


Nantikan saja, tapi mungkin akan agak lama 😁😁


__ADS_2