
Setelah sampai di dalam ruangan kantor Gerald, mereka saling melepas tangan.
"Terimakasih atas pertolonganmu, tadi sampai putus asa aku menghindarinya, namun dia selalu mengejarku " keluh Cintya.
"Aku mengerti" kata Gerald sambil berpikir jalan keluar untuk masalah Cintya.
"Jadilah kekasihku" katanya setelah berpikir.
"Apa..? " Cintya terkejut.
"Dengan kau menjadi kekasihku kita bisa bersandiwara , untuk mengelabui Anton agar tidak mengganggumu lagi" kata Gerald menjelaskan.
"Baiklah kita coba sebulan ini" sahut Cintya.
Sebenarnya bila itu sungguhan adalah hal yang sangat dia nantikan, namun karena hanya berpura-pura dia menjadi kecewa.
__ADS_1
Namun bisa menghindar dari Anton dan bersama Gerald orang yang tiap malam dia rindukan bukankah menguntungkan dirinya.
Dia lalu pergi untuk menyeduh kopi buat Gerald, dan meletakkan di depan Gerald.
"Pijatanmu kemarin sangat enak sampai aku tidak terasa ketiduran" kata Gerald.
"Aku belajar dari nenekku dia yang mengajariku dulu" kenang Cintya.
Dia merindukan neneknya yang sangat menyayangi dirinya , setelah orang tuanya bercerai dia ikut tinggal bersama neneknya daripada bersama orang tuanya yang sudah menikah dengan orang lain.
Melihat pernikahan orang tuanya dia berharap bisa menikah selamanya dengan orang yang dia cintai, dan tidak pernah berpisah sehingga dia tidak ingin berpacaran bila belum menemukan cinta sejatinya.
Dia hanya bisa sedih dalam hati namun bisa menerima juga , karena keluarga Gerald pasti juga tidak akan menyetujui dirinya bila menikah dengan Gerald apalagi keluarganya broken home.
Cintya hanya bisa pasrah menerima keadaan dirinya, setidaknya dia bersyukur bisa berdekatan tiap hari dengan orang yang dia cintai melayani dan memandang dari kejauhan.
__ADS_1
"Nenekmu sangat special sepertinya" suara Gerald terdengar kembali membuyarkan lamunannya.
"Ya nenek satu-satunya orang yang mencintaiku setelah kedua orang tuaku bercerai, dan penopangku saat aku bersedih.
Dia mengajariku banyak hal, rasa cinta, sehingga aku tidak trauma dengan pernikahan. Namun kini dia sudah meninggal, dan aku sendirian di sini karena itu aku sibuk dengan pekerjaan agar tidak terbawa kesedihan karena teringat nenek", kata Cintya.
"Sebenarnya kisahmu mirip denganku hanya beda nya aku memiliki kakek yang mencintai aku, dan semua saudara yang ingin membunuh ku demi kekuasaan.
Kau beruntung tidak dalam posisi sewaktu-waktu ada yang merencanakan membunuh dirimu, hanya karena mengincar warisan yang melimpah dan kekuasaan yang tinggi" kata Gerald.
Cintya terkejut ternyata Gerald tidak seperti yang dia bayangkan, masalahnya cukup pelik dan berbahaya dan bila Gerald mau bercerita dengannya berarti dia mempercayai Cintya.
Gerald juga entah kenapa bisa bercerita dengan Cintya , padahal dia bukan tipe lelaki yang mudah mengeluarkan isi hatinya dan tidak mempercayai siapapun kecuali kakeknya.
Bersama Cintya dia merasa nyaman dan tidak ragu membahas kehidupan pribadinya, melihat kondisi keluarga Cintya mirip dengannya membuat hatinya tergoda untuk melindungi gadis itu.
__ADS_1
Cintya sangat rentan dan dia ingin memiliki pelindung, namun dia sendirian dan penopang satu-satunya yaitu neneknya meninggalkan dirinya dan masih di ganggu psikopat macam Anton.
Gerald masih beruntung kakeknya masih hidup dan selama kakeknya masih hidup musuh nya tidak berani menyerang secara langsung tetapi bukan hal tidak mungkin bila menyewa pembunuh bayaran untuk melenyapkan dirinya.