BUAIAN CINTA

BUAIAN CINTA
menguji Sisca


__ADS_3

Rico berniat mencari bukti kelalaian Sisca agar dia bisa memenangkan hak asuh Michael, hari ini hari pertama dia bekerja sebenarnya Sisca khawatir meninggalkan Michael dalam asuhan orang baru tetapi dia harus bekerja demi masa depan mereka.


Sesampainya di kantor dia langsung bekerja, tepat jam istirahat handphone berbunyi dia langsung mengangkatnya karena panggilan dari rumahnya nampak dalam layar handphone nya.


"Halo... " jawab Sisca.


" Sisca, Michael tidak mau makan mukanya merah dan demam. Apa anda bisa pulang segera?" tanya Rico.


" Anda pengasuhnya beri saja obat penurun panas dan beri dia makanan segar, karena agenda saya sangat padat hari ini dan pulang sampai malam" jawab Sisca.


Sambil mengingatkan dirinya menegur pengasuhnya,untuk memanggil nona bukan panggilan nama kecilnya karena dia majikan di sini.


Mungkin tadi dia terlalu panik.. pikir Sisca.

__ADS_1


Rico tersenyum puas dia berhasil merekam suara Sisca yang menolak pulang ketika anaknya sedang sakit ini, akan menjadi bukti kuat yang melemahkan status Sisca.


Rico menoleh ke arah Michael yang sedang menggigit mainan , dan menyusun balok dengan tertawa riang menunjukkan gigi susu yang mulai tumbuh.


Michael tidak sedang sakit dia hanya menguji Sisca untuk membuktikan di pengadilan , kalau Sisca telah melalaikan anaknya yang lebih membutuhkan daripada pekerjaannya yang bisa ditunda.


Kalau Terbukti Sisca bukan ibu yang baik pasti hakim memberikan Michael kepadanya. Dia sudah melihat jadwal Sisca tadi pagi, dan mengetahui kalau Sisca sangat sibuk sampai malam sehingga pasti tidak bisa pulang ke rumah.


Sisca segera berkemas dan pesan taxi pulang, dia langsung berlari masuk ke dalam rumah membuat Rico terkejut. Sisca nampak pucat pasi memikirkan Michael yang terbaring tidak berdaya, dan ketika melihat anak itu lagi bermain dengan gembira hatinya lega.


"Michael tidak apa-apa? dia sungguh baik saja? tanyanya jatuh terduduk.


" Ehm maaf tadi membuat anda terkejut ternyata dia baik-baik saja, saya yang salah karena melihat pipinya merah. "kata Rico merasa bersalah.

__ADS_1


Tidak menyangka Sisca pulang untuk memastikan anak itu baik-baik saja, sekarang dia menyadari kalau Sisca menyayangi anak itu dan tidak akan mau menerima suapnya.


Melihat wajahnya yang pucat tadi, Rico sadar dia sudah keterlaluan pasti Sisca membatalkan agenda penting dan menunda pekerjaannya agar segera pulang.


"Kenapa kau tidak meneleponku kalau Michael sudah baik? ya sudah sekarang saya harus kembali ke kantor banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan saya akan pulang malam".kata Sisca.


Lalu beranjak keatas dia berniat ganti sekalian untuk menghadiri jamuan makan malam, karena sudah sampai di rumah sekalian saja dia berganti baju.


Rico menatap kepergian Sisca dari jendela, dia merasa bersalah dan berniat membantu Sisca mendapatkan klien di perjamuan itu .


Karena tadi sudah melihat agenda Sisca dia mengetahui kalau malam ini ada perjamuan Kevin House , seorang yang sangat susah bekerja sama dengan perusahaan baru seperti Sisca dan akan sulit bagi Sisca membujuk Kevin.


Rico meraih handphone dan menelepon seseorang, lalu memberikan perintah agar menghubungi Kevin agar mempermudah Sisca.

__ADS_1


__ADS_2