Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
17. Sebuah ide


__ADS_3

Naya belum juga berbicara di sana karena dia masih merangkai kata-katanya terlebih dahulu yakin dan bisa meyakini mana mertuanya untuk bisa memberikan izin agar dia bisa kembali bersekolah dan bisa kembali bersama dengan teman-temannya.


" Ayah? "ucapnya yang baru bisa mengeluarkan suara setelah beberapa lama dari dia.


Dalbert yang sudah menyelesaikan salaman paginya dia menjawab perkataan dari naya, karena di sana naya berbicara kepadanya dan dia juga ingin mengetahui kenapa naya melakukan semua itu .Padahal tidak ada yang berani seperti dirinya saat berbicara langsung kepadanya selain anggasta dan juga agista.


"Ada apa! " ucapnya sambil mengambil tisu untuk membersihkan mulutnya.


" Naya sini mau meminta izin dari ayah agar bisa kembali bersekolah lagi karena naya masih ingin belajar dan masih ingin mengejar cita-cita saya yang dari dulu sudah saya inginkan, ayah membiayai semua pembiayaan pembiayaan di sekolah naya nanti dan ayah juga ingin para kuliah meneruskan apa yang sudah diamankan oleh papa Naya? "Ucap naya dengan sangat entengnya.


Dalbert merasa geram dengan perkataan naya dan dia merasa ingin memakan orang hidup-hidup saat inj dia sangat tersulut emosi dengan perkataan naya barusan,karena dia sendiri ingin menghancurkan kehidupan naya yang saat ini masih sangat belia itu .Karena itu dengan harapan ingin membalas dendam kepada musuhnya itu yang sekarang sudah meninggal dunia untuk menghancurkan keturunannya dan naya adalah orang nya.


"Apa yang kamu bilang, emangnya kamu siapa ingin mengatur keinginan saya? "sergahnya sambil menggebrak meja dan begitu sangat marah.

__ADS_1


Naya sebenarnya sangat kaget dengan itu semua dan dia menguatkan diri untuk bisa berusaha membujuknya kembali dan bisa menjadi orang yang menaklukkan hati para manusia.


"Awas saja kamu meminta sesuatu yang membuat saya marah kembali jangan merasakan kamu masih bisa hidup disini dan masih bisa hidup tenang di rumah saya? "Sergahnya kembali.


Anaya terus senyum dengan ucapan dalam hal tersebut dan itu semua tidak luput dari pandangan anggasta yang sedari tadi berada di sampingnya, yang membuat anggasta semakin yakin jika anaya memang memiliki gangguan jiwa.


" gue sama gini yakin pasti dia memiliki gangguan jiwa karena tidak mungkin juga jika dia normal kalau dibentak sama ayah seperti itu, maka dia akan semakin ketakutan. Tetapi, ini tidak merasa malah nyaman dan senyum kayak gitu sendirian sambil komat kamit gitu bibirnya fix gue nggak salah lagi ternyata gue nikahin orang gila! "ucap anggasta yang terdengar jelas di pendengaran naya.


" Oke baik kalau ayah nggak mau izin aku untuk pergi berangkat sekolah lagi dan aku tidak boleh untuk belajar aku akan sebarin berita jika keluarga ini benar-benar jahat dan mereka arogan sampai dia melarang orang yang ingin benar-benar menuntut ilmu dan mereka juga sudah merusak kehidupan seorang gadis belia yang dia nikahkan dengan putranya yang saat ini sudah tua bangka ,apalagi usianya jauh sekali dengan gadis tersebut .Sehingga berita ini akan menjadikan nama kalian rusak di hadapan semua orang dan perusahaan kalian akan secepatnya bangkrut! "Ucap naya bertepuk tangan.


" jangan main-main sama saya ,saya tahu kalau kamu merencanakan ini semua agar saya mengisi dengan kamu sekolah dan nanti kamu akan membicarakan yang tidak-tidak kepada semua orang tentang saya dan keluarga saya ini. Sungguh busuk hati kamu dan pikiran kamu sangat begitu buruk seperti papa kamu yang sudah meninggal tidak tahu diri? "sergah dalbert yang sudah tidak bisa mengontrol dirinya.


" Ya sudah nggak apa-apa saya akan membicarakan ini semua di depan wartawan dan berita ini akan masuk ke semua stasiun televisi dan juga media sosial,agar mereka semua tahu .Bagaimana keadaan yang sebenarnya tentang keluarga ini apakah jika seseorang yang melarang seorang gadis kecil yang masih polos ini untuk tidak belajar itu adalah keluarga baik-baik dan namanya sangat terpandang apakah itu benar? "Ucap naya dengan tenangnya sambil tersenyum dan bertepuk tangan di sana.

__ADS_1


Dalbert yang tidak mau sampai nama keluarganya tercoreng dan nama baiknya menjadi rusak keluaran sana dan image dari perusahaan yang tidak akan dilirik lagi oleh pihak manapun, jadi dengan perasaannya dia mengizinkan anaya untuk pergi bersekolah kembali tetapi dia akan memindahkan sekolah anaya .


Setelah lama berpikir dalbert akhirnya mendapatkan jawaban untuk bisa membuat Naya berhenti berbicara dengannya seperti itu ,apalagi dengan mengancam akan menyebarluaskan sosok dan sebenarnya dan juga nama baik keluarganya pasti akan rusak. Jika anggasta berterus saja mempertahankan egonya dengan menghadapi anaya.


" baik jika itu maumu saya akan memberikan izin untuk kamu pergi dari sekolah kembali tanpa membayar sepeserpun, karena saya yang akan membiayai sekolah kamu sampai tamat kuliah nanti asalkan kamu jangan pernah membicarakan ini semua kepada semua orang yang ada di luar dari sana .Sehingga image saya dan keluarga saya menjadi buruk! "Sergahnya terpaksa.


Anaya sangat kegirangan dengan itu semua dan dia langsung bertemu dengan di sana menunjukkan rasa sangat bahagianya hari ini ,karena sudah diizinkan oleh tuan dalbert abimana untuk bersekolah kembali dan dia juga sangat bahagia karena anggasta kalah dengan ucapannya seperti tadi dan sekarang naya membuktikan nya.


" Kenapa ayah mengizinkan dia untuk bersekolah kembali dan pasti dia akan merencanakan sesuatu untuk hari ini licik juga ternyata ini bocah! "Ucap anggasta menganggukan kepalanya.


" tapi saya akan memindahkan sekolah kamu dengan sekolah baru dan kamu harus terima jika kamu masih ingin bersekolah dan menerima saja sekolah manapun yang saya pilihkan kepada kamu dan kamu bisa kembali velajar seperti biasanya? "sergah dalbert.


Seketika anaya langsung mengerutkan keningnya karena dia tidak ingin hal itu terjadi dan itu sangat jauh dari harapannya yang ingin bersekolah kembali ke sekolah lamanya, tetapi itu juga sangat jauh jaraknya dari sana dan dalbert melakukan itu semua agar anak ia tidak terlalu jauh pergi dari mention miliknya dan dia bisa memantau anaya agar tidak bisa membicarakan ke sembarang orang tentang keluarganya itu.

__ADS_1


" saya memindahkan sekolah kamu ke sekolah di mana sekolah itu merupakan sekolah anggasta dulu dan jaraknya tidak terlalu jauh dari sini, agar kamu dapat kami pantau secara terus-menerus agar kamu tidak mengingkari janji untuk tidak membicarakan tentang keluarga ini! "Ucap dalbert tersenyum.


Naya berpikir secara keras untuk itu semua karena itu bukan rencananya dari awal bahkan itu sangat jauh dari rencana sebelumnya yang ingin pergi dari rumah itu .Tetapi dia menerima saja, karena tidak mungkin juga dia terlalu lama di dalam rumah itu dan tidak pergi kemana-mana selain pergi ke sekolah.


__ADS_2