
Setelah beberapa menit di perjalanan. Akhirnya sekarang mereka sudah sampai di kafe yang paling dekat dengan sekolah mereka, karena naya pulang sekolah melewati jalanan itu ,sehingga dia mengetahui jika ada cafe di dekat sekolahnya.
"Tiara, yuk kita turun kita udah sampai di cafe yang aku maksud dan kamu udah gak pusing lagi kan? "serunya.
" udah sampai ya, wah tempatnya bagus banget aku gak bisa masuk ke sana naya itu kan tempat-tempat orang kaya aku gak pantas berada di sana?"ucapnya menganga.
" kamu ini yang bicara apaan sih. Ayo kita masuk ke sana kamu nggak usah kayak gitu? " serkahnya sambil menggandeng tiara yang saat ini sudah keluar dari mobilnya.
Tiara yang benar-benar tidak pernah masuk ke tempat seperti itu dan dia benar-benar merasa sangat seperti mimpi, sekarang dia benar-benar tidak percaya. Jika saat ini dia bisa menginjakkan kaki di tempat yang dulu dia sebutkan itu adalah tempat orang kaya, tetapi alhasil sekarang dia juga bisa masuk ke sana.
" Tiara ayo kita duduk di sana viewnya bagus banget nih!" serunaya sambil menarik lengan Tiara.
Tiara yang hanya bisa mengikuti naya dia ikuti saja kemauanny,a karena dia belum pernah pergi ke tempat seperti itu dan tidak tahu seperti apa di dalam sana, setelah mereka duduk di kursi yang dipilihkan oleh naya mereka diberi buku menu untuk dipilih dan betapa tercanangnya. Tiara bahwa harga-harga makanan dan minuman yang ada di sana sangat begitu mahal air putih saja terbilang sangat mahal.
" Naya kamu gak salah bawa aku ke tempat ini kan, air putih saja harganya Rp50.000 mendingan air di rumah aku aja gratis?"seru tiara.
" kamu ini, beda lah di rumah kamu sama di sini sekarang pilih aja yang kamu mau aku akan membayarkannya dan kamu gak usah ragu untuk milih-milih apapun makanan dan minuman yang ada di sini santai aja! "Sergah nya.
Tiara hanya memasang satu makanan saja dan satu minuman yaitu air putih saja ,karena di sana sangat mahal-mahal dia tidak bisa memakan makanan yang harganya sangat menurutnya ,karena dia sangat susah untuk mencari uang.
" kamu gak mau nambah yang lain lagi? "seru Naya.
__ADS_1
" udah segitu juga udah cukup! " serunya sambil menundukkan kepala.
Tapi naya memesankan makanan yang sangat banyak sekali bukan hanya untuknya tetapi juga untuk tiara ,dan tiara yang hanya memesan sedikit makanan dan dia juga hanya memesan 1 jenis makanan saja, dan itu untuk dia berikan kepada keluarga tiara.
Setelah pelayan kafe itu pergi dari sana dengan begitu, tiara mengobrol singkat disana sambil menunggu pesan mereka datang dan mereka saling bertukar cerita satu sama lain, dan mereka sama-sama saling mendekat sehingga mereka merasa nyaman dengan pertemanan yang baru saja dimulai.
Senyum, dan kelak tawa yang mereka buat di sana membuat suasana semakin nyaman, karena kafe itu terlihat lumayan sepi dari biasanya sehingga mereka menghabiskan waktu berdua. Tanpa memikirkan waktu yang seharusnya jam segitu mereka sudah ada di rumah, tetapi karena mereka baru saja menjalin pertemanan mereka lakukan karena merasa kenyamanan dan kecocokan dalam berteman .
Lumayan lama mereka berada di sana sambil menunggu pesanan makanan mereka datang dan sekarang pesanan mereka sudah datang ,sehingga mereka langsung saja menyantap makanan yang ada di hadapannya. Tiara yang ragu-ragu dengan makanan yang ada di hadapannya, membuat naya memaksa dia untuk segera memakan makanan itu.
"Tiara kenapa kamu nggak makan makanannya? "Serunya.
"Kayak nya aku nggak bisa makan makanan ini deh, aku nggak terbiasa! "Serunya.
Sehingga membuat tiara mau memakan makanan yang saat ini ada di hadapan nya, dan sebenarnya juga dia tidak mau menolak rezeki. Dia makan dengan sangat lahapnya ,karena dia juga sudah sangat lapar. Apalagi itu sudah pukul 2 yang membuat perutnya keroncongan, dia segera memakan dengan lahap dan cepat karena ingin segera pulang.
Setengah jam baru selesai mereka memakan makanan yang sudah mereka pesan itu, yang membuat tiara langsung naya mengajak tiara pulang sambil menenteng 2 buah kantung kresek besar yang isinya makanan semua yang membuat tiara heran dan juga tidak tau apa yang ada di dalam kantung kresek itu.
Mereka segera keluar dari sana dan tiara juga membantu naya membawakan 1 kantung kresek ,karena dia kasihan pada naya yang kesusahan membawa kantung kresek itu. Dan dia sendiri belum tau apa yang ada di dalam san, karena naya tidak memberi tahu nya.
Mereka berdua sama-sama menaiki mobil naya untuk sekarang pulang ke rumah tiara terlebih dahulu, karena naya sudah berjanji akan mengantarkannya untuk pulang. Selama di perjalanan pun mereka sama-sama mengobrol dan di sana, begitu sangat hangat karena obrolan mereka sangat nyambung dan sama-sama memiliki kenangan indah dengan keluarga. Tapi berbeda nasib saja yang membedakan antara mereka berdua.
__ADS_1
" Tiara kamu tinggal di sini? "seru naya yang melihat ke arah sekelilingnya.
" Iya naya aku tinggal di sini,maaf ya suasana di rumah aku emang kayak gini jadi aku sangat membuat kamu nggak nyaman sama kondisi nya , karena keadaan rumah aku memang seperti ini tidak bisa aku lebih-lebihkan karena ini sudah kenyataan nya? "Serunya yang memperhatikan naya untuk memasuki rumahnya.
" nggak apa-apa jangan merendah kayak gitu tiara, kamu belum tahu banget bisa tinggal bersama orang-orangnya sangat baik dan mereka juga sama-sama dekat dengan kamu sedangkan aku yang hanya sendirian .Jika di rumah walaupun rumah aku besar tapi aku sangat kesepian ,karena disana jarang sekali orang yang berada di rumah ,karena mereka sama-sama sibuk dengan dunianya sendiri dan mereka hanya memikirkan pekerjaan! "Sergah naya sambil meletakkan kantung kresek yang dari tadi dia bawa .Begitu juga dengan tiara yang membantunya.
Tiara dengan segera memasuki dapur yang sangat minimalis itu dia menghasilkan air putih untuk dia jamukan kepada naya, hanya ada air putih saja tidak ada makanan yang istimewa untuk diberikan kepada tamu yang datang ke sana.
Tiara datang sambil membawa satu gelas air putih yang diletakkan di atas nampan pemandangan hati-hati dia membawakannya untuk dia berikan pada naya. Dengan senang hati na Ia pun menerimanya karena dia tidak akan menolak pemberian orang yang sangat tulus kepadanya dan dia juga tidak akan merendahkan semua orang, kecuali orang tersebut merendahkan dirinya sendiri.
" Maaf ya naya ,di sini nggak ada apa-apa gua mah nggak ada makanan yang spesial buat kamu ,hanya ada minum saja dan ini juga air putih? "Serunya yang meletakkan air minum di depan naya yang saat ini terduduk di atas lantai karena di sana tidak ada kursi atau sofa, hanya lantai yang beralaskan karpet tipis dan itu juga sudah sangat tidak layak pakai.
" Makasih ya tiara, iya nggak apa-apa ini juga sudah cukup! "Serunya yang langsung meminum air minum yang diberikan oleh tiara kepadanya.
Setelah menghabiskan satu gelas air putih itu ,anaya menanyakan kepada tiara tentang keluarganyaa yang sama sekali tidak terlihat di sana dan rumah itu terlihat sangat kosong.
"tiara pada ke mana keluarga kamu,kok sepi dari tadi aku nggak lihat keberadaan keluarga kamu di sekitaran sini?"ucap naya yang ingin berkenalan dengan keluarga tiara.
" pasti ibu dan adik-adik kamu udah berangkat jualan, selamat pulang jadi pasti mereka sudah berangkat!"serunya menundukkan kepalanya.
" Maaf ya gara-gara aku kamu jadi telat pulang dan sekarang kamu ditinggal sama Ibu dan adik-adik kamu untuk berjualan ,tapi kamu nggak usah khawatir pasti ibu kamu nggak akan marah karena aku yakin ibu kamu Plpasti orang baik! "Serunya menenangkan tiara.
__ADS_1
Tiara tidak menjawab seruan dari naya dia hanya duduk dari diam saja sambil menahan rahasia terbesar dalam hidupnya dan ia juga tidak akan menceritakannya kepada siapapun . Apalagi kepada naya yang merupakan teman barunya yang hanya beberapa jam lalu dia kenal saja.