Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
56. Tidak tahu terima kasih


__ADS_3

Setelah lama berkutak dengan alat-alat dapur akhirnya saya bisa menyelesaikan makanan pertama kalinya dia memasak dan itu dibantu oleh mbak mirna yang selalu membantunya dan masakannya begitu sangat lezat, sampai mbak mirna sendiri mencobanya, karena dia sangat penasaran dengan hasil masakan naya.



"Wah mbak, ini harumnya benar-benar enak banget udah kalah sama masakan mbak buat orang itu? "sergahnya yang kebetulan agar selalu dan berada di sana karena dia ingin mengambil nasi goreng pesanannya. Karena dia juga sudah menyelesaikan semua masalahnya ,dengan bantuan ayahnya yang langsung memecat orang tersebut dari rumah itu.



Dan bukan hanya dipecat saja tapi orang tersebut dipenjarakan dengan seberat-beratnya. Karena dia sudah meresahkan keluarga abimana, yang membuat anggasta sangat bahagia dan saat ini.



" ngapain nunjuk-nunjuk segala? "sergah anggasta yang langsung merebut nasi goreng yang ada di tangan naya. Padahal nasi goreng untuknya sudah ada di meja makan dan itu juga sudah disiapkan oleh mbak mirna untuknya.



" itu nasi goreng aku ya , itu punya kamu yang ada di atas meja nggak sopan banget main rebut-rebut aja punya orang! "sergah naya sambil menunjuk ke arah meja makan.



Tetapi anggasta tidak memperdulikannya dia langsung saja melahap nasi goreng milik naya sampai dia menghabiskannya di sana. Dan setelah habis semuanya tanpa tersisa walaupun nasi goreng itu sangat banyak dia makan sepuasnya, dia langsung segera beranjak dari sana ,untuk memasuki kamarnya dan meninggalkan naya dan mbak mirna yang masih berada di sana dari tadi melihatnya makan dengan sangat lahap.



" nyebelin banget tuh orang ngapain juga makan punya orang lain, bukannya dia juga punya nasi goreng sendiri! "gerutu naya.



" nggak boleh kayak gitu kalau sama suami, nggak baik. Sekarang makan aja nasi goreng yang ada di meja makan kan itu juga masih anget dan mbak juga masakinnya juga spesial sama yang tadi kamu masak? "Bujuk mbak mirna.



" Ya udah deh, aku makan masakan mbak daripada perut aku keroncongan dan aku juga sebentar lagi mau tidur gara-gara dia nafsu makan aku jadi hilang ,tapi karena masakan mbak enak aku akan makan! "sergahnya yang langsung duduk di meja makan dan langsung melahap masakan mbak mirna dan mbak mirna sendiri hanya bisa tersenyum memperhatikan naya memakan nasi goreng buatannya.


__ADS_1


Tanpa membutuhkan waktu lama naya menghabiskan satu piring nasi goreng yang ada di hadapannya itu, karena dia merasa kesel dengan anggasta ,dia terus memakannya sampai perutnya kakaknya dan merasa sakit yang membuat mbak mirna tertawa geli terhadap naya.



Satu piring nasi goreng habis dilahap oleh naya dengan emosinya, dia sambil menggerutu suaminya yang kurang ajar itu dan dia langsung membantu membereskan dapur ,karena itu juga dia yang sudah merusaknya. Sehingga tidak membiarkan mbak mirna mem bereskannya sendirian, sampai selesai dia membantu mbak mirna membereskan dapur dan kantungnya pun sudah mulai menyerang. Jadi dia pamit duluan untuk pergi ke kamarnya karena ingin mengistirahatkan tubuhnya yang sudah lelah.



" Mbak ,semuanya udah selesai aku pamit pergi ke kamar ya ,karena aku udah ngantuk banget mau istirahat lelah juga? "Serunya sambil mengucek matanya yang sudah memerah.



" Ya udah sekarang kamu ke kamar aja istirahat dan ini juga kan pekerjaan mbak cuma sedikit lagi kok, biar mbak aja ya kerjain semuanya kalau mbak gak bisa handle ini semua kan banyak para pekerja lainnya di sini. jadi kamu nggak usah khawatir, sudah sekarang kamu istirahat aja. Besok juga kan sekolah jadi harus fresh? "Sergah mbak mirna.



Naya langsung mematuhi perkataan mbak mirna dia langsung pergi meninggalkan mbak mirna sendirian yang masih membereskan dapur dan dia dengan mata yang sudah mengantuk memaksakan diri untuk berjalan menuju ke arah kamarnya. Dia juga tidak menghiraukan para pekerja yang menyambutnya dengan baik, naya terus berjalan menaiki anak tangga ,karena dia ingin mencapai sampai ke kamarnya untuk merebahkan tubuhnya yang sudah sangat lelah.




Dengan susah payahnya naya menaiki anak tangga yang sangat melelahkan baginya ,karena saat ini kondisi tubuhnya sangat kelelahan. Dengan nafas tersenggal akhirnya dia sampai di depan kamarnya dan langsung saja membuka kamar itu tanpa permisi terlebih dahulu, karena dia sudah tahu jika di dalam sana sudah ada anggasta ,karena tadi dia sudah terlebih dahulu masuk ke dalam kamar.



Anggasta yang saat ini sedang mengerjakan project di laptopnya dan saat ini juga dia berada di meja kerja yang bersebelahan dengan meja belajar milik naya. Dia sangat terggelonjat kaget, karena naya langsung membukakan pintu dengan sangat keras dan menutupnya juga dengan sangat keras.



"Heh, lo apa-apaan sih datang seenaknya aja ngagetin orang, orang lagi fokus-fokusnya kerja malah diganggu ngapain sih ke sini udah bagus tempat lo itu di dapur bukan di sini? "Bentak anggasta.



" Hei tuan anggasta yang terhormat syukur-syukur saya sudah membantu anda, untuk mencari orang yang sudah mengancam anda sampai rugi miliaran rupiah dalam satu malam saja dan syukur-syukur juga saya yang masakin nasi goreng yang anda makan tadi dan anda sama sekali tidak mau berterima kasih malah mengusir saya hebat hebat sekali. Saya akan mencatat semua keburukan anda di sini karena semua yang anda lakukan terhadap saya, saya selalu mencatatnya? "sergah naya.

__ADS_1



Anggasta ntar diam sejenak karena dia begitu bodohnya sudah memakan nasi goreng buatan dari naya. Tetapi dia tidak bisa menolaknya ,karena rasa nasi goreng itu sangat berbeda dengan masakan dari mbak mirna seperti biasanya dan itu nasi goreng kesukaannya yang membuat dia langsung menghabiskannya begitu saja.



"Oh iya, thank! "Serunya.



"What! "Sergah naya.



" mana handphone lo?"sergahnya.



"Nggak ada! "Serunya.



" mana, gue tadi lihat lo ambil handphone lo yang jatuh di lantai tadi kan, gue masih bisa memperhatikan lo saat gue berkelahi. Jadi jangan bohongin gue, serahin sama gue? "Sergahnya yang langsung mendekati naya sambil mencoba mengambil handphone naya yang naya sembunyikan.



Sekuat tenaga anaya yang mempertahankan handphone yang dipegangnya, tetapi karena tenaga anggasta lebih kuat darinya, dia tidak bisa mempertahankan infonya itu dan alhasil anggasta mengambil handphonenya tersebut. Dan anggasta langsung mengotak-atik handphone naya dan menghapus semua bukti-bukti ,yang sudah dijadikan oleh naya sebagai ancaman untuk dirinya dan juga sang ayah.



" sudah selesai dan lo mulai sekarang nggak usah macam-macam gue, karena lo akan kalah lawan gue. Dasar bocah? "Sergah anggasta menyerahkan kembali handphone milik naya.



Naya mendengus dengan sangat kesalnya kepada anggasta dia langsung naik ke atas kasur dan langsung memberikan tubuhnya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang sudah lelah untuk hari ini. Dan tidak memperdulikan lagi anggasta yang saat ini tidak tahu melakukan apa.

__ADS_1


__ADS_2