Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
7. Akad


__ADS_3

menundukkan kepalanya karena semua orang melihat ke arahnya dan membuatnya menjadi pusat perhatian, bahkan para awak media menyorotnya. ibu naya memberikan semangat kepadanya agar Naya bisa melakukannya meskipun dia ciut.


"Aku malu jika dilihat seperti ini seharusnya aku tidak datang," rengek naya kepada ibunya yang berada di sisinya saat itu.


"Jangan cemas, sayang. Kita harus segera pergi ke tempat akad agar tuan dalbert tidak marah," bisik ibunya.


"Baiklah, tapi aku merasa tidak bisa, malu jika dilihat seperti ini," rengek naya.


"Kamu tak perlu malu kamu tidak mengenal mereka semua dan kita datang ke sini untuk memenuhi janji kita kepada tuan dalbert kamu harus menerimanya sayang, agar kamu tidak merasa tidak bahagia nanti," ucapnya.


Naya teringat dengan janjinya dan mengangguk saja lalu mengikuti ibunya yang membawa dia menuju tempat akad pernikahan. Naya duduk di sebelah anggasta yang tidak berkedip sejak awal.


" aku pasti tidak melakukan kesalahan saat ini karena aku juga tidak bisa menolaknya apalagi dengan ancaman itu aku tidak bisa membiarkan itu terjadi ,karena aku hanya masih memiliki mama saja dan aku tidak mau sampai mama kenapa-napa .Jika aku menolaknya pasti mereka akan marah apalagi acaranya sudah berjalan seperti ini! "Gumam naya dalam hatinya sambil menundukkan kepalanya.


Naya sangat gugup dengan hal ini dan baru pertama kalinya dia menghadiri acara sebesar itu bahkan itu adalah hari pernikahannya yang akan dilaksanakan hanya seumur hidup dan di sana juga banyak sekali orang-orang yang melihat ke arah nya, sehingga dia menjadi sangat gugup dengan tatapan semua orang padanya.



" Kenapa hari ini dia sangat sok cantik kini bahkan kemarin tidak seperti sekarang ,ah apaan sih? "sergah anggasta yang langsung menepisnya.



"Cantik kan? "Seru dalbert pada putra nya.



"Biasa aja ayah, cantikan juga gista! "serunya melihat ke arah adiknya yang saat ini duduk di belakang nya.



"Jelas dia cantik, tadi lihat calon istrimu sekarang,bahkan banyak sekali orang-orang yang memujinya .Dan ini akan menjadi suatu kehormatan bagi ayah agar perusahaan kita semakin maju dan kamu harus pura-pura seperti sangat menerimanya dan mencintai dia di depan semua orang ingat itu? "Perintah dalbert sambil menepuk pundak sang putra.

__ADS_1



Anggasta yang menganggukkan kepalanya saja tanpa berkomentar apapun lagi ,karena dia tidak bisa melawan ayahnya dan selalu menurut sampai saat ini.


Naya melihat ke arah anggasta yang menatapnya dengan sangat tajam hingga membuatnya hanya menundukkan kepala, takut jika dia marah karena ia sudah dipaksa meninggalkan rumahnya sendiri.


Anggasta merasa bersalah karena naya mengalaminya, dia hanya mempergunakan naya sebagai istri untuk menjaga kepercayaan sang ayah. "Kenapa aku begitu bodoh dan pura-pura saja membuatnya menjadi istri hanya untuk menjaga kepercayaan ayah?".


Semua orang sudah berkumpul di sana untuk menyaksikan akad pernikahan mereka secara langsung di stasiun televisi dan awak media yang disengaja diundang oleh dalbert.


"Pak penghulu, apakah akadnya sudah bisa dimulai?" tanya dalbert.


"Silakan mulai saja, pak," jawab penghulu yang disetujui oleh dalbert.


"Bersama-sama kita mulai dengan mengambil sumpah dari saudara anggasta sebagai wali hakim atas anaya yang telah diserahkan wali kepada saya. saudara anggasta tolong jabat tangannya," ucap penghulu.


Anggasta langsung menjabat tangan penghulu dan mengucapkan ijab kabul yang disaksikan oleh seluruh orang dan awak media ,karena anggasta hanya takut dikeluarkan dari keluarga dan semua harta kekayaannya akan diambil kembali oleh dalbert, ia melakukan apapun untuk memenuhi keinginan ayahnya.


Anggasta dan naya saling pandang, lalu melihat ke arah jauh dan memberikan kode untuk menjawab. Anggasta langsung mengucapkan bahwa ia tidak keberatan dan apakah mungkin ijab kabulnya dapat dipercepat.


Naya hanya mengucapkan bahwa ia tidak keberatan dengan gugup, takut melihat tatapan sinis dari dalbert.


"saya tidak keberatan dengan pernikahan ini dan saya menerima nya tanpa paksaan apapun! "ucapannya yang membohongi semua orang agar hidup nya dan hidup sang mama aman.


Nazma meneteskan air matanya saat naya mengucapkan itu semua, dia merasa sangat bersalah dengan ini semua dan tidak bisa mencegah nya.


"Baiklah, ijab kabul akan dimulai sekarang. Mohon untuk semua menjadi saksi agar semuanya berjalan dengan lancar," ucap penghulu.


Tempat yang semula ramai langsung menjadi sepi dan sunyi demi kelancaran ijab kabul mereka. Anggasta menjabat tangan penghulu untuk mengucapkan ijab kabul lainnya untuk menikahi Naya dan semua orang diam tanpa mengeluarkan suara.


"Saya terima nikahnya anaya anantara jagadita dengan maskawin logam mulia 50 gram, perhiasan emas setengah kilogram dan uang sebesar 25.052.023 tunai," ucap penghulu.

__ADS_1


"Saya terima nikahnya," jawab anggasta dengan satu tarikan napas.


"Sah! "


Sah! "


Sah!" ucap para saksi.


"Selamat untuk kalian berdua, semoga pernikahan kalian langgeng hingga maut memisahkan," ucap penghulu.


Semua orang bersorak ria dan memberikan selamat untuk pernikahan mereka, bahkan ibu naya meneteskan air mata. Naya hanya diam karena hatinya hancur, tetapi ia tidak tahu harus berbuat apa.


Meski begitu, ia sudah menjadi istri sah anggasta dan harus menerima hal itu agar orang tua dan ibunya bisa hidup tenang dan bahagia.


"Happy wedding, boy?" ucap dalbert yang berpura-pura bahagia di depan semua orang.


Anggasta hanya tersenyum dengan sedikit terpaksa karena awak media menyorotnya saat ini, sehingga dia melakukan itu semua agar ayahnya bangga dan juga tidak marah dengan semua itu.


"Thank you!" ucapnya.


Semua tamu undangan yang hadir menikmati serangkaian acara yang diadakan di sana dan menyantap makanan yang telah disediakan.


"Happy wedding, kak?" ucap agista memeluk kakaknya, tetapi tidak dengan naya, seolah-olah naya tak dianggap di sana.


"Thank you, gista!" ucap anggasta pada adiknya sambil mengecup kepala nya.


Naya hanya bisa diam saja tanpa melakukan apapun karena dia juga tidak tahu harus melakukan apa-apa sekarang ,yang dia bisa lakukan hanyalah memeluk sang mama yang berada di sampingnya.


"hidup aku sudah berubah untuk hari ini dan selamanya semoga saja dengan hari ini aku tidak akan ada ini dan mama akan hidup bahagia! "Gumam naya dalam hatinya.


Acara pernikahan antara anggasta dan anaya sangat megah dan menjadi pernikahan yang belum pernah ada di kota itu sebelumnya; bangsa orang putri raja dan seorang pangeran dari kerajaan.

__ADS_1


Sehingga semua orang yang menghadiri acara itu terkagum-kagum, bahkan orang-orang yang menyaksikan live streaming saat acara pernikahan itu digelar ikut tergabung dengan perayaan kemeriahan pernikahan itu.


__ADS_2