Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
25. Sekolah baru


__ADS_3

Naya segera keluar dari mobil anggasta yang saat ini terparkir di luar sekolah dan itu lumayan jauh dari sekolahnya ,karena anggasta tidak mau jika semua orang mengetahui dia mengantarkan naya ke sekolah dulunya.



Setelah naya keluar dari mobilnya anggasta langsung menancap gas untuk segera pergi dari sana, tanpa memberitahu letak di mana ruang kepala sekolah dan suasana di sekolah itu kepadanya dan naya saat ini merasa sangat pusing dengan letak sekolah itu yang sangat berbeda dengan sekolah dulunya.



Dia segera berjalan menuju pos satpam untuk meminta pertolongan agar dia bisa menemukan ruang kepala sekolah ,karena saat ini dia tidak diantar oleh siapapun pergi ke sekolah barunya bahkan anggasta pergi meninggalkannya sendirian.



" Selamat pagi, permisi pak saya mau tanya ruang kepala sekolah di mana ya karena saya murid baru di sini tidak mengetahui sekolah ini? "seru naya dengan santunnya.



" Pagi neng, neng silakan lurus aja dan belok kanan di sana sudah ada tulisannya ruang kepala sekolah, jadi nggak perlu bingung-bingung lagi cukup lurus belok kanan ya? "Serunya tersenyum kepada naya.



" Oh iya baik pak terima kasih banyak atas informasinya dan terima kasih banyak kepada bapak yang sudah memberitahu saya? "Ucapnya.



"Iya neng sama-sama !"serunya.



Anaya langsung segera pergi dari sana untuk menuju ke ruang kepala sekolah ,karena dia harus pergi ke sana sesuai dengan apa yang telah dikatakan oleh ajudan ayah mertuanya yang ngurusi semua keperluan dia di sekolah. Bahkan ajudannya itulah yang mendaftarkan naya ke sekolah itu atas perintah dalbert mertuanya sendiri.



Anaya terus berjalan menyusuri lorong-lorong sekolah untuk segera mencari ruang kepala sekolah, bahkan di sana banyak sekali orang-orang yang melihat ke arahnya dan dia menjadi pusat perhatian.



" Semoga aja di hari pertama aku sekolah aku mendapatkan teman baik seperti di sekolahku dulu, jadi ingat deh sama mereka tapi bagaimana lagi karena aku harus bersekolah di sini!" gumamnnya sambil terus berjalan.



Saatnya belok ke arah kanan tiba-tiba ada orang yang tidak sengaja menabraknya sehingga membuat naya terjatuh.



"Awshhh......! "Ringis naya yang kesakitan.


__ADS_1


" Sorry ya sorry gue nggak sengaja? "Serunya sambil membantu naya untuk berdiri.



Naya pun berdiri atas bantuan dari orang yang menabraknya itu dan saat ia melihat ke arah penabrak itu, betapa terpananya dia saat memandang spik pangeran yang ada di hadapan nya itu.



"Waw ganteng banget! "Gumamnya dalam hati.



" Sekali lagi maaf ya tadi gue nggak sengaja karena lagi buru-buru juga sebenarnya bel bunyi jadi gue harus segara berada di dalam kelas! "Serunya yang aku pergi dari sana meninggalkan naya yang masih diam mematung.



" benar-benar pangeran itu ,sumpah gak ada lawan gantengnya! " ucapkan naya melihat kepergian laki-laki itu.



Lamunannya buyar seketika saat dia mengingat jika dia harus segera pergi ke ruang kepala sekolah untuk laporan dan memberikan berkas kepada kepala sekolah sesuai apa yang telah diperintahkan oleh ajudan mertuanya.



" Aduh ya ampun aku kan harus segera pergi ke ruang kepala sekolah untuk memberikan berkas ini ,kenapa aku lama-lama di sini dan sebentar lagi aku pasti akan dibawa ke kelas baru ! "gumamnya sambil berjalan menuju ke arah ruang kepala sekolah, karena di sana dia sudah bisa membaca jika ruang kepala sekolah sudah dekat .




Pintu pun diketuk oleh naya dari luar dan dari dalam menyerukan untuk segera memasuki ruangan itu dan ia langsung saja membukanya .Karena dia sudah mendapatkan izin dari orang yang berada di dalam dan ternyata di sana ada kepala sekolah dan juga beberapa guru yang sedang mengadakan meeting.



" Permisi pak saya anaya siswa baru di sekolah ini!"ucapnya .



" Oh ya silakan anaya masuk ,saya sudah mengetahui kamu dari ajudan pak dalbert. Selamat datang di sekolah ini dan semoga kamu betah bersekolah di sini! "serunya mempersilahkan naya untuk duduk di kursi depannya.



Anaya pun duduk dan dia mendengarkan arahan arahan dari kepala sekolah terlebih dahulu dan di sana juga banyak guru-guru yang tadi sedang mengadakan meeting dan meeting mereka terganggu karena kedatangan naya di sana.



" Baiklah anaya apakah kamu mengerti dengan semua pengarahan yang saya ucapkan barusan? "Ucap kepala sekolah.

__ADS_1



Anaya menganggukan kepalanya tanda dia mengerti sambil tersenyum ke arah kepala sekolah yang memberitahukan seluruh tempat-tempat yang ada di sekolah itu ,sehingga dia menghadapi dan tahu sedikit demi sedikit. Walaupun tidak semuanya karena dia baru saja berada di tempat itu, sehingga dia harus beradaptasi terlebih dahulu.



" Baiklah kalau begitu ibu indah tolong antarkan anaya ke kelasnya dan sesuai dengan name tag nya? " perintah kepala sekolah yang langsung diangguki oleh bu indah.



" Baik pak saya akan mengantarkan anaya ke kelasnya, anaya ikut saya? "ucapnya.



"Baik bu! "Seru naya.



Setelah mereka berpamitan kepada kepala sekolah dan juga staff guru yang masih berada di sana ,karena meeting pun masih tertunda.



Anaya mengikuti bu indah yang berjalan terlebih dahulu untuk menunjukkan letak kelasnya dan selama perjalanan pun mereka saling bertukar cerita dan berkenalan, sehingga anaya sudah mengenal bu indah sedikit demi sedikit .Walaupun tidak terlalu banyak, tetapi dia sudah mengenalnya sekarang.



" anaya ini kelas kamu dan kamu akan belajar dengan teman-teman baru kamu juga dan selamat bergabung di sekolah ini ,semoga kamu merasa nyaman dan betah bersekolah di sini nanti .Jika ada sesuatu yang terjadi sama aku atau ada yang membully kamu tolong segera hubungi pihak sekolah, karena itu rentan sekali dialami oleh siswa baru di sekolah ini dan di sekolah ini banyak sekali para murid yang suka membully ,walaupun mereka sudah dihukum tapi tidak ada efek jera bagi mereka! "Ucap bu indah memberi tahu pada naya.



" di sekolah saya ini masih aja ada pembully bu? "Serunyam



" Iya makanya kamu hati-hati dan peristiwa itu sering belajar terjadi apalagi pada siswa yang lemah, apalagi mereka yang memiliki ekonomi yang rendah dan masuk ke sekolah ini hanya lewat jalur beasiswa.Jadi ibu harap kalau terjadi sesuatu sama kamu langsung lapor kepada pihak sekolah biar kami sebagai pembimbing bagi kalian bisa menolong kalian dari hal itu! "Serunya.



" Baik bu terima kasih banyak atas informasinya dan terima kasih juga karena ibu sudah mengantarkan saya ke depan kelas ini? "Seru naya.



"Iya sama-sama! "Ucapnya sambil tersenyum.



Bu indah segera mengetuk pintu dan keluarlah guru yang saat ini sedang mengajar di kelas itu dan mereka berdua sedikit berbincang terlebih dahulu dan guru itu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kepada naya.

__ADS_1


__ADS_2