
Naya dan alcan terus mengobrol di sana sambil menunggu pesanan makanan mereka yang mereka pesan dan tidak lama dari itu, akhirnya makanan mereka sampai dan makanan itu dibawa oleh ibu kantin dan memberikannya kepada mereka.
Dengan sangat sopan naya menerima makanan itu dan juga tidak lupa dengan minumannya, alcan pun sama seperti naya yang sopan menerima makanannya.
Mereka berdua memakan makanan mereka masing-masing dengan saling diam dan fokus dengan makanan mereka sendiri, menghabiskan makanan itu dan meminum masing-masing hingga tandas.
" Alhamdulillah kenyang banget enak banget lagi makanannya,suka deh! "Seru naya sambil mengelap mulutnya.
"Iya enak banget nanti kalau setiap hari kita makan di sini aku yang traktir! "Ucap alcan tersenyum ke arah naya yang saat ini membenarkan tatanan rambutnya.
" nggak usah aku juga punya uang kok jangan kayak gitu aku gak suka ngerepotin orang jadi gak papa biar aku aja yang bayar, karena ini semua akan aku yang makan juga .Tapi karena kamu udah bilang mau traktir aku sebelum makan ya udah sekarang kamu traktir aku dan kamu besok-besok nggak usah traktir aku ?"sergahnya.
" Loh kok gitu nggak lah kamu nggak ngerepotin sama sekali.Aku cuma mau pertemanan kita tetap baik-baik saja dan aku juga ikhlas mentraktir kamu! "serunya.
" Iya tetap aja aku nggak mau mendingan kamu simpan aja uang kamu itu ,biar tabungan kamu banyak! "Serunya yang beranjak dari sana dan diikuti oleh alcan.
Naya terus berjalan tanpa mendengarkan bujukan-bujukan dari alcan yang ingin mentraktirnya. Tetapi dia tidak menghiraukan seruan dari alcan tersebut.
"Nay berhenti dulu dong capek,kok kamu nggak jawab-jawab sih pertanyaan dari aku,malah dari tadi aku udah panjang lebar bicara sama kamu tapi kamunya nggak lagi ini? "Serunya.
" Ya udah bicaranya nanti aja karena aku mau segera sampai di taman, aku udah gak sabar buat baca bukumu ini buat melanjutkan bacaannya juga, karena tadi kan udah beberapa bab yang aku baca jadi aku mau segera membacanya di taman biar suasananya juga enak! "Serunya.
" Ya udah kalau itu mau kamu! " serunya yang mengikuti naya berjalan menuju ke arah taman belakang sekolah yang sangat jarang dijumpai oleh semua orang dan di sana mereka sudah sampai.
__ADS_1
Naya segera mengambil posisi untuk dia gunakan membaca novel pemberian dari alcan, dia sangat merasa nyaman di sana karena itu sangat pas buat dia membaca novel. Apalagi dengan suasana yang sangat menyenangkan.
Sedangkan alcan yang dari tadi terus aja mondar-mandir mencari tempat duduk-duduknya, karena tempat duduk yang biasa dia duduki ternyata sudah sangat kotor dan jika dia duduk di sana pasti celananya akan kotor.
"Al ngapain sih dari tadi mondar-mandir mulu bikin pusing aja kan biasanya juga langsung duduk ,kenapa sih? "Seru naya.
Alcandor langsung menunjukkan tempat duduknya yang membuat naya merasa heran ,karena dia tidak mengerti apa yang dimaksud oleh alcandor barusan.
"Al kamu itu kenapa sih aku gak ngerti tahu kalau kamu juga ya kayak gitu, kan kamu itu bisa ngomong jadi bicara yang jelas? "sergah naya.
Alcandor langsung menghampiri naya yang saat ini sudah mendapatkan tempat duduk yang sangat nyaman untuk membaca novel di sana dan dia juga menyenderkan kepalanya di sana, yang membuat dia sangat mager untuk pergi.
Naya langsung melihat ke arah yang ditunjukkan oleh alcan dan langsung mengajaknya untuk duduk di sebelahnya dan alcan segera duduk di samping naya yang kebetulan di tempat itu sangat bersih jauh dari kata noda untuk seragamnya, yang membuat dia langsung duduk di samping ada sambil memperhatikan saya membaca buku novel pemberian darinya.
"Nay ini gak akan apa-apa kan kalau aku duduk di sini? "Serunya.
" Ya enggaklah emangnya kenapa di sini juga nggak ada siapapun dan tidak ada yang melarang! "Serunya celingukan.
" udahlah di sini nggak ada siapapun juga jadi duduk aja nggak usah banyak protes kalau kamu mau duduk di tempat lain silakan, karena aku cuma menyarankan untuk kamu duduk di sini saja! "Serunya kembali.
" Iya nay aku akan duduk di sini tapi gak apa-apa kan aku ,tapi kamu nggak papa kan kalau aku duduk si samping kamu kayak gini? "serunya.
__ADS_1
" Iya gak apa-apa kok sekarang diam aja ya kamu kalau mau tidur tidur aja ,karena aku mau baca novel yang sempat aku tunda dulu tadi jadi aku mau di sini nggak ada suara apapun ,hanya aku membaca novel kesukaan aku ini? "Sergah naya.
" Ya udah kalau gitu aku mau tidur aja biar kamu juga enak kalau nanti aku bangun aku akan terus berbicara dan mengajak kamu ngobrol dan nanti kalau udah bunyi bel, bangunin aku ya jangan ninggalin aku disini sendirian? "Serunya.
"Ya udah cepetan aja tidurnya karena aku lagi fokus! "Sergahnya.
Alcan pun menuruti perkataan dari naya dan dia langsung tertidur dengan sangat pulasnya di pangkuan naya, karena di sana sangat nyaman dan naya pun hanya fokus dengan bacaannya itu saja.
Naya senyum-senyum sendiri saat membaca novel itu dan dia tidak menyadari jika ada seseorang yang lagi-lagi memotret kebersamaannya dengan alcan yang tak lain adalah adik iparnya sendiri yaitu gista.
Di video itu seolah-olah na ia menanggapi jika alcan sedang tidur di pangkuannya dan dia mengelus rambutnya sedikit padahal itu tidak benar, dia hanya menggeser kan buku yang ada di samping kepala alcan.
Dan agista langsung memotret semua kejadian-kejadian yang terjadi di sana dan ada beberapa yang dia rubah dengan cara diedit, agar foto-foto itu terlihat secara detail yang terlihat sangat elegant.
" siap-siap aja lo akan dihukum lagi sama kakak gue dan hukuman ini pasti yang paling keras dan dia mengkasari lo seperti sebelumnya, karena gue juga tahu dari beberapa orang kepercayaan yang berada di rumah itu hingga kakak gue udah suka sama lo dan lo selalu mendapatkan hukuman. Walaupun semua orang tidak mengetahui hal itu tapi gue pasti mengetahui semuanya! "Gumamnya tersenyum licik.
Gista segera pergi dari sana ,karena dia tidak ingin ketahuan. Jika dia sedang memata-matai naya saat ini, dan sebenarnya dia tidak menyukai naya, karena dia berpikir jika kakaknya itu direbut paksa oleh naya yang tidak mengetahui apa-apa sebenarnya dalam hal itu.
Sehingga dia ingin puas jika naya mendapatkan siksaan dan hukuman dari semua orang yang sudah menjadi orang yang paling dekat dengannya dan semua itu dilandasi dengan cemburu, walaupun dengan kakak sendiri ataupun keluarganya.
" buktinya udah cukup dan sekarang aku langsung dia kirimkam pada kakak tersayang nya, jadi tinggal nunggu rasa sakit yang diderita dari orang gak tau diri itu!"gumamnya.
__ADS_1
Dan dia pun langsung pergi dari sana tanpa melihat lagi ke belakang karena takut jika dia ketahuan oleh anaya dan alcandor yang saat ini masih berada di sana.