Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
27. Kantin sekolah


__ADS_3

Naya dan alca kini sudah berada di kantin sekolah setelah lama mereka berjalan menuju ke sana, karena kelas mereka juga lumayan jauh dari kantin sekolah sehingga naya merasa kelelahan dan baru pertama kalinya dia berjalan sejauh itu dan alca dia langsung menyodorkan air minum kepada naya untuk segera dia minum. Naya pun menerimanya dengan membalas senyuman pada alca.


Mereka kini duduk dia bangku kosong yang belum ditempati oleh siapapun .Jadi mereka langsung menempatinya sambil menunggu pesanan mereka yang sudah mereka pesan.


Selama menunggu pesanan mereka datang Naya dan aljat berbincang sedikit untuk saling mengenal dan mereka terlihat sangat happy dan obrolan mereka itu nyambung, jadi mereka terlihat seperti orang yang sudah lama mengenal dan terlihat sangat akrab.


Dari kejauhan ternyata ada orang yang memata-matain naya dan itu tidak jauh dari agista yang merupakan adik sepupu dari anggasta dan sekarang merupakan adik ipar dari naya.


Mereka saat ini satu tingkatan karena umur mereka juga sama dan ulang tahun mereka hanya berbeda 5 hari saja ,yang membuat naya dan gista hanya menyebut nama saja.


" enak banget jadi dia baru aja sekolah di sini udah bisa bareng sama cowok paling dingin seantero SMA ini dan kenapa sih alecha bisa-bisanya bareng sama dia padahal kan alca paling anti sama perempuan!"gumamnya yang merasa kesal, karena dia adalah salah satu perempuan yang ditolak mentah-mentah oleh alca.


"Aha.... gue ada ide! " ucapnya yang mengeluarkan handphone miliknya itu lalu memotret kebersamaan naya bersama alca di kantin, yang akan dia serahkan kepada kakaknya dan juga ayah dari anggasta.


Naya yang dari tadi asik mengobrol dengan alcan dia tidak menyadari, jika dari tadi ada yang memata-matainya dan dia adalah adik iparnya sendiri yang merupakan adik dari anggasta.


Obrolan mereka sangat panjang dan sangat nyambung, sehingga membuat dua-duanya merasa nyaman sambil menikmati makanan yang mereka pesan tadi.


Dan itu semua tidak luput dari perhatian Agista yang tidak menyukai naya, karena dia merasa cemburu dengannya dan merasa takut jika dia akan kehilangan seorang kakak yang selama ini memberikan kasih sayang yang lebih kepadanya.

__ADS_1


Sehingga dia terlalu manja dan selalu dimanjakan oleh anggasta, karena saat ini anggasta sudah menikah dengan naya. Maka agista membencinya walaupun naya tidak melakukan apapun.


" lihat aja pas sampe rumah lo pasti akan dimarahin habis-habisan sama ayah dan juga kak gasta ,gue akan bahagia kalau lo mendapatkan hukuman dari mereka! "gumamnya dalam hati sambil tersenyum licik.


Dia segera mengambil sewaan makanannya dan segera pergi dari sana bersama teman-temannya yang akan pergi ke lapangan basket, karena saat ini akan ada pertandingan antara tim pacarnya dan juga musuh bebuyutan dari pacarnya itu.


" guys sekarang kita pergi ke lapangan basket karena banyak gue mau tanding dan lo pada harus ikut semangatin team pacar gue? "Sergah gista.


"Oke! "Seru mereka yang langsung beranjak dari sana untuk segera mengikuti gista yang sudah berjalan terlebih dahulu.


Mereka pun segera pergi meninggalkan area kantin dan saat ini naya dan juga alcan yang masih berada di tempat mereka yang dari tadi dipergunakan untuk makan dan mengobrol melalui menceritakan kehidupan masing-masing ,walaupun mereka baru saja mengenal tetapi mereka sangat terbuka untuk menceritakan masalah pribadi.


Setelah mereka mengobrol dengan sangat panjang lebarnya baru aljan menanyakan tempat tinggal naya yang membuat naya susah untuk menjelaskan dan memberitahunya k,arena dia tidak mau jika semua rahasianya terbongkar begitu saja.


" untuk sekarang aku nggak mau jadi di tempat kosan aku nggak boleh ada yang bertamu apalagi kalau orang laki-laki ,kecuali keluarga aku sendiri dan ibu kosnya sudah mengetahui jika keluarga aku hanyalah mama kandung aku saja karena di sini aku tidak memiliki siapa-siapa. Jadi kalau mau ada apa-apa di sekolah saja enggak usah di luar sekolah ya! "Alibi nya.


" Oh gitu ya ya udah kalau gitu ,tapi kalau aku nganterin kamu pulang gimana bisa kan? "Seru alcan.


Lagi-lagi pertanyaan alcan membuat naya sangat kebingungan untuk menjawabnya dan naya juga saat ini tidak bisa berbicara yang sebenarnya , sehingga dia terus saja berbohong kepada alcan dan dia juga mengatakan jika dia akan di jemput hari ini oleh mamanya .

__ADS_1


"Maaf ya alcan pokoknya aku menolak tapi untuk hari ini aku dijemput sama mama dan kebetulan mama belum keluar kota, karena baru kemarin juga kami datang ke kota ini! "Serunya.


" Ya udah lah ini kali aja kita pulang barengnya! "Seru alcan sambil tersenyum ke arah naya.


Dan naya pun membalas senyuman dari alcan dengan sangat tulusnya dan mereka segera beranjak dari sana tidak lupa alcan yang membayar semua makanan yang mereka makan tadi ,walaupun anaya sudah menolak karena dia sendiri sudah membawa bekal yang diberikan oleh mertuanya. Tetapi alcan bersih keras ingin membayar semua makanan yang mereka makan itu.


" makanan yang aku makan biar aku aja yang bayar karena aku juga masih punya uang kok? "ucap naya.


" nggak usah biar aku aja yang bayar semuanya anggap aja ini sebagai traktiran pertama untuk pertemanan kita, jadi kamu nggak usah sungkan kayak gitu simpan aja lagi uang kamu biar aku yang membayar semuanya? "Suruh alcan yang langsung membayar semua makanan yang mereka makan tadi.


Naya begitu sangat tidak enak hati karena alasan yang membayar makanannya ,walaupun dia sudah bilang jika itu teraktiran pertama untuk pertemanan mereka .Tetapi dia merasa sangat tidak enak kepada alcan tapi alcan langsung mengajaknya untuk segera pergi dari sana.


"Alcan aku merasa nggak enak sama kamu masa kamu karakter aku padahal kita baru saja mengenal dan hari ini kita mengenal, tapi kamu udah mau traktir aku seperti barusan aku merasa tidak enak hati biar aku bayar saja ya makanan yang tadi? "Ucap naya.


" kita kan udah berteman sekarang jadi kamu nggak usah merasa tidak enak hati seperti itu jangan bahas itu lagi ,sekarang aku mau bawa kamu ke tempat yang pasti belum kamu datangi ayo? "Sergahnya yang menarik tangan naya.


Dan itu membuat naya merasa sangat terkejut dengan apa yang di lakukan oleh alcan padanya dan dia hanya bisa mengikutinya saja ,karena naya tidak mungkin menolak ajakan dari teman barunya itu.


Selama perjalanan naya terus saja bertanya pada alcan tetapi alcan tidak memberitahu jika dia akan membawa naya ke suatu tempat yang pasti sangat merasa nyaman di sana untuknya dan dia juga ingin membuat naya bahagia di hari pertemanan mereka.

__ADS_1


Bahkan banyak sekali orang-orang yang melihat ke arah mereka dan berbisik membicarakan naya yang baru saja membuat salah satu pangeran dingin di sekolah itu tersenyum.


__ADS_2