
Lama mereka belajar di sana dan akhirnya bel pulang berbunyi yang menandakan bahwa mereka semua sudah bisa pulang ke rumah masing-masing. Setelah guru tersebut keluar dari kelas naya dan semua murid yang berada di kelas itu segera membereskan buku masing-masing untuk segera pergi dari sana.
" nay kan guru sudah memilihkan kita sebagai satu kelompok dan nanti kita kerjakan tugas ini di mana? "Seru alcan .
"Di selamat tadi aja biar suasananya enak dan tempatnya juga nyaman banget jadi kita bisa lebih fokus mengerjakan tugas-tugasnya bagaimana? "Serunya.
"Ya sudah besok saja kita kerjakan nya di sana? "Seru alcan.
Setelah mereka selesai membereskan buku-buku mereka yang dimaksudkan ke dalam ransel dan mereka langsung pergi dari sana karena semua teman-temannya juga sudah keluar dari kelas itu, sehingga tidak ada satupun dari mereka yang masih berada di sana kecuali naya dan alcan.
Mereka berjalan beriringan dan di perjalanan mereka pulang tetap bercerita satu sama lain melanjutkan cerita yang tadi setelah istirahat terputus .sampai akhirnya mereka terpisahkan karena alcan membawa mobil dan naya dia dijemput oleh sopir pribadi dari keluarga suaminya. Yang mana dia beritahukan kepada alcan bahwa itu adalah sopir pribadi dirinya yang sudah disiapkan oleh mamanya untuk dia selama berada di sana.
"Alcan itu sopir aku, aku duluan ya dadah sampai ketemu besok? "Seru naya yang langsung berlari meninggalkan alcan yang masih berdiri di sana.
Sedangkan alcan dia segera berjalan menuju ke arah parkiran untuk mengambil mobil nya yang tidak akan langsung pulang ke rumah, melainkan dia akan pergi terlebih dahulu ke toko buku untuk menjadikan buku-buku bacaan yang sesuai dengan usianya yang dia akan berikan kepada naya.
Sedangkan naya dia segera berjalan menuju ke arah gerbang ,karena sopirnya sudah datang . Sedangkan alcan dia segera berjalan menuju ke arah parkiran untuk mengambil mobilnya dan segera menuju toko buku yang dia maksud, untuk mencari buku bacaan untuk saat mereka berada di taman belakang sekolah yang membuat naya merasa nyaman berada di sana sehingga dia kepikiran untuk membelikannya.
Dia segera menghampiri mobilnya dan memasuki serta langsung menjalankan mobil tersebut untuk segera menuju ke toko buku yang dia maksud dan di dalam mah dia sampai di toko buku itu dan langsung saja memasuki toko buku yang sangat banyak diminati oleh kalangan masyarakat ,karena di sana tersedia berbagai macam buku bacaan dan juga alat tulis yang benar-benar lengkap.
Di dalam toko alcan memilih-milih buku bacaan yang dia akan beli, setelah lumayan lama dia berada di sana dan langsung pergi ke tempat kasir untuk membayar semua buku-buku yang sudah dia pilih itu.
" udahlah segini aja yang penting bisa di baca dan ini buku-buku nya juga pasti seru-seruan ,pasti naya suka! "Gumamnya.
Alcan berjalan menuju ke arah kasir dengan barang-barang yang dia bawa untuk membayarnya. Dia tidak hanya membeli buku novel saja ,tetapi dia membeli buku diary yang sangat indah untuk dia berikan pada naya.
__ADS_1
Lama mengantri untuk membayar barang-barang nya, alcan akhirnya bisa pulang dengan membawa buku novel itu.
Alcan berjalan dengan gontai dengan menenteng satu buah kantung kresek besar yang isinya buku novel serta buku diary yang dia beli dari toko buku itu.
Dengan raut wajah bahagia dia menaiki mobilnya untuk segera pulang ke rumah nya, karena hari ini dia masih mempunyai acara dengan keluarga besarnya.
"Semoga aja naya suka dengan buku-buku ini! "Gumam alcan sambil menyetir mobilnya.
Naya yang saat ini baru saja sampai di rumah dia langsung segera memasuki rumah ,karena dia ingin menceritakan semua kejadian hari ini kepada mbak mirna yang merupakan art di rumah itu sekaligus menjadi sahabatnya saat ini.
Naya terus mencari keberadaan mbak mirna yang dari tadi dia cari ,tetapi tidak ketemu juga dan dia memutuskan untuk segera memasuki kamarnya dan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu.
" Mbak mirna ke mana ya, dari tadi aku cariin kok nggak ketemu juga? "Gumam naya yang saat ini menaiki anak tangga ,karena dia akan segera menuju ke kamar nya.
Gista turun dari mobilnya dan segera menuju ke arah ruang pribadi anggasta dan dia tidak meminta izin terlebih dahulu kepada staff yang berjaga di depan.
"Mbak mau ke mana, tuan muda saat ini tidak bisa diganggu karena sedang melakukan meeting dengan klien garap menunggu terlebih dahulu? "Serunya yang mencegah.
Tetapi gista terus saja berjalan menuju ruang pribadi kakaknya, karena dia ingin segera memberikan kabar yang sangat mengejutkan itu baginya.
Gista yang merasa risih dengan staff itu dia langsung mendorongnya sampai terjatuh tanpa menolong, karena dia merasa kesal kepada orang itu yang sudah ikut campur dengan urusannya ,walaupun itu di kantor tetapi kantor itu milik keluarganya sendiri.
" stop ya nggak usah halangin gue lagi untuk ketemu sama kakak gue, lo mau gue pecat lo gara-gara lo halangi terus gue kayak gini hah? "Sergahnya yang langsung mendorong staff tersebut.
Kebetulan staf itu adalah karyawan baru di perusahaan milik ayah anggasta dan dia tidak mengetahui siapa gista itu yang membuat dia mencoba untuk menghalanginya .
__ADS_1
"Tari? "Sergah salah satu karyawan yang berada di sana dia langsung menghampiri mereka yang saat ini sedang berseteru, karena tari tidak ingin menerima dengan perlakuan gista kepadanya. Dan kebalikan dari gista dia terus saja tidak mau untuk dihalangi, karena dia ingin segera bertemu dengan kakaknya.
" mohon maaf nona ada apa ini? " serunya menundukkan kepala setelah menghampiri mereka yang saat ini sama-sama terdiam.
" lihat karyawan ini dia sudah lancang dengan menghalangi gue untuk bertemu dengan kakak gue sendiri ?"sergah gista yang sedikit membentak.
" maaf nona dia ini adalah karyawan baru di perusahaan ini jadi dia belum mengenal nona ,mohon maaf nona dengan kesalahan ini? "Serunya.
Gista segera pergi meninggalkan mereka tanpa berkata apapun lagi, dia terus berjalan untuk menghampiri ruang pribadi kakaknya yang saat ini tertutup rapat.
" mbak siapa dia itu ,kenapa dia sangat sombong sekali? "Seru tari.
" dia itu adalah adik dari tuan muda jadi kamu tidak boleh mengatakan apapun dan tidak boleh membuat dia marah! "Serunya yang membantu tari untuk berdiri.
" Oalah aku nggak tahu mbak maaf ya ,karena gara-gara aku mbak juga kena bentakan dari dia tadi? "Serunya.
" nggak papa yang penting sekarang kamu sudah tidak apa-apa kan!"serunya.
"Iya mbak terima kasih banyak? "Ucapnya.
" Iya sama-sama,sekarang kembali lagi dengan pekerjaan kamu karena kalau tuan muda sampai mengetahuinya maka kita akan dimarahi? "Sergahnya.
"Baik mbak! "Seru tari yang langsung pergi dari sana untuk kembali ke pekerjaannya.
Naya yang saat ini sudah selesai membersihkan tubuhnya dia segera mengambil baju dan memakainya sampai dia merias wajahnya dengan riasan tipis, tetapi kecantikan tidak memudar bahkan dia tampak lebih cantik dengan riasan make up yang natural seperti itu.
__ADS_1