Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
32. anaya terluka


__ADS_3

Naya sudah tergeletak tidak berdaya di atas lantai dan dia ditinggalkan begitu saja oleh anggasta yang sudah menyiksanya tanpa ampun.



Dan sekarang anggasta malah pergi ke kamar kamu yang ada di seberang kamarnya ,karena dia ingin meninggalkan naya sendirian di sana tanpa mengetahui saat ini naya kondisinya seperti apa ,karena dia sedang kalut dalam pemikirannya dan dia sangat begitu emosi.



" Kenapa lihat foto-foto itu gue jadi marah banget sama dia, padahal dia bukan siapa-siapa gue dan gue juga gak mencintai dia gue hanya anggap dia sebagai istri di atas kertas aja dan gue gak akan pernah menyukainya tapi kenapa hati gue seperti ini. Padahal baru beberapa hari gue menikahinya dan selama ini juga gue gak pernah memiliki perasaan sama dia, argghhh! " teriak nya yang saat ini berada di atas balkon kamar itu.



Anggasta berada di sana sangat lama dan itu juga sudah sangat larut malam sehingga dia ketiduran di sana, tanpa mengetahui apapun.



Sasya yang dari tadi menunggu kabar dari pacarnya,tetapi dia tidak mendapatkan itu juga dan saat ini dia sedang berada di sebuah klub malam bersama teman-temannya dan dia juga ditemani oleh salah satu temannya juga, tapi teman itu sangat begitu spesial untuknya.



Sasya melupakan semuanya dan dia sangat bahagia berada di sana karena dia bisa melupakan semua masalah-masalah dalam kehidupannya walaupun untuk sesaat di sana.



" gue happy banget ada di sini semua masalah gue hilang seketika dan gue bisa menikmati semuanya! " racauanya yang sangat tidak jelas.



Teman spesialnya yang menemani dia ke sana memiliki kesempatan untuk lebih dekat lagi dengan sasya, karena saat ini sasya tidak sadarkan diri dan dia saat ini mabuk berat. Sehingga dia memiliki kesempatan dalam kesempitan.



Dia pun sama-sama mabuk, tetapi tidak separah sasya yang saat ini sudah tidak sadarkan diri dan terus meracau dengan tidak jelas.



Di sana banyak sekali teman-temannya yang meracau dengan tidak jelasnya mengungkapkan isi hati, dengan semua beban-beban yang ada di kehidupan mereka dan mereka semua rata-rata sama seperti sasya usianya.



Teman laki-lakinya langsung membawa sasya keluar klub malam itu dan dia langsung membawanya yang sasya tidak menyadari itu semua, karena dia saat ini sudah tidak sadarkan diri dan tertidur sangat pulasnya.



Pagi hari anaya menggeliat dari tidurnya dan dia merasa jika badannya sakit semua ,karena semalaman dia tertidur di lantai dengan kondisi yang sudah sangat lemah dan dia melihat jika banyak darah di sana.


__ADS_1


"Awshhh! "Ringisnya sambil memegang kepalanya yang sangat sakit.



Dia berusaha untuk bangun dari sana ,walaupun badannya sudah sangat lemah dan tenaganya pun sudah tidak berdaya. Tetapi dia terus berusaha untuk berdiri karena di sana pun tidak ada siapapun yang membantunya untuk beranjak dari sana.



Setelah dia menggapai benda-benda yang ada di dalam kamarnya ,sampai dia bisa terduduk di atas kasur yang ada di kamar itu.



Anaya baru menyadari jika dirinya semalam telah disiksa oleh anggasta sampai dia tertidur di lantai dan yang terakhir dia ingat,anggasta membanting dirinya sampai terjatuh ke lantai dan itu juga beberapa kali dilakukan oleh anggasta.



" Ini semua perbuatan dia apa saja kalau aku udah bisa seperti normal lagi dan aku memilih tenaga yang kuat, aku akan merasa dia walaupun secara bertahap!"sergah naya dengan nada letih nya.



Anaya melihat semua luka-luka yang dia terima dari anggasta begitu sangat sakit dan perih di tubuhnya,karena banyak sekali luka-luka yang anggasta lakukan kepadanya. Apalagi di keningnya yang sudah sangat terlihat membengkak dan itu tidak bisa ditutupi oleh apapun, karena percuma saja. Jika diolesi dengan make up maka lukanya tidak akan mengering.



Dia terus meringis kesakitan karena banyak sekali lukai yang ada di sekujur tubuhnya dan saat ini dia berusaha untuk pergi ke kamar mandi ,karena dia harus membersihkan semua luka-luka itu . Apalagi sebentar lagi dia harus pergi ke sekolah barunya dan dia harus ikut belajar disana.




Saat ini anggasta sudah rapi dengan style nya untuk berangkat ke kantor dan dia juga sudah berada di meja makan lebih awal dari ayahnya.



"Gasta tumben kamu sudah berada di sini ?"sergah dalbert yang baru datang dan dia langsung duduk di kursi miliknya.



" iya yah aku akan segera berangkat ke kantor karena hari ini hari ini bagi jadi aku tidak boleh telat, karena klien yang satu ini sangatlah penting dan kita akan menahan lebih banyak keuntungan! "Serunya yang melanjutkan memakan rotinya.



" bagus kamu yang terbaik dan kamu itu anak kesayangan ayah! "Serunya tersenyum.



Dalbert pun langsung memulai sarapan paginya, karena dia juga akan pergi keluar kota dan dia tidak tahu sampai kapan dia berada di sana, karena banyak sekali project yang harus dia kerjakan. Walaupun banyak baju dan juga pekerja dia tetap melakukannya sendiri.

__ADS_1



" gasta ayah akan pergi keluar kota untuk mengerjakan project yang ayah handle sendiri dan ayah titip jaga nama baik keluarga kita disini? "Serunya setelah sarapannya habis.



" Berapa hari ayah di luar kota? "Seru gasta yang langsung mengelap mulutnya.



" besar kemungkinan beberapa bulan ayah berada di sana, tapi ayah juga tidak mengetahui sampai kapan ayah berada di sana, karena banyak sekali project-project yang harus ayah kerjakan. Jadi ayah titip sama kamu untuk menjaga nama baik keluarga kita dan jangan sampai melakukan kesalahan apapun selama ayqh tidak ada disini,kamu juga tidak boleh gegabh untuk melakukan sesuatu untuk istri kamu .Ayah tidak mau sampai terjadi masalah besar nantinya, apalagi semua orang sudah mengetahui jika kamu sudah menikah dengannya? "Sergahnya.



"Iya ayah aku ngerti! "Serunya.



"Bagus! "Serunya.



Dalbert dalbert beranjak dari sana dan dia langsung segera pergi meninggalkan anggasta yang saat ini masih berada di meja makan.



" Ayah sudah pergi ,ini waktunya aku untuk pergi juga karena aku memiliki keinginan sendiri tanpa harus dikekang olehnya dan ini kesempatan buat aku ,untuk bisa melakukan sesuatu yang aku mau tanpa banyak kekangan darinya! "gumamnya tersenyum.



Dia pun segera beranjak dari sana untuk segera berangkat ke kantor karena ayahnya sudah berangkat terlebih dahulu, untuk pergi ke luar kota dan semua perusahaan yang ada di kota itu dia yang handle sendiri.



Saat ini anaya sudah keluar dari kamar mandi dan dia harus segera memakai seragamnya untuk bersiap-siap pergi ke sekolah, karena waktunya juga sudah sangat mepet dan dia harus segera sampai di sekolah sebelum bel masuk.



" Ya ampun ini udah jam berapa aku belum siap-siap juga dan ini awshhh sakit banget! "gumamnya meringis kesakitan.



Dia berusaha untuk segera baru siap karena sebentar lagi dia harus segera berangkat apalagi kiamat sudah menunjukkan pukul setengah 7 ,jadi dia harus segera bersiap.



Dengan hati-hati dia bersiap untuk pergi ke sekolah dan dia menutupi semua luka-luka yang dia dapatkan dari anggasta dengan memakai make up, walaupun tidak terlalu tertutup semua tetapi itu membantunya agar bisa keluar dari sana.

__ADS_1


__ADS_2