
Anggasta yang baru menyelesaikan semua pekerjaannya dan dari tadi pun terus berada di depan laptop miliknya itu ,tanpa melihat keadaan sekitar dan saat ini naya sudah tertidur pulasnya ,akibat terlalu lelah dalam kesehariannya hari ini dan dia juga sudah sangat kelelahan untuk bisa beristirahat.
" Akhirnya selesai juga pekerjaan gue ,sekarang gue harus segera istirahat ,karena besok harus kembali bekerja dan meladeni bocah itu yang selalu membuat suasana hati gue nggak baik! "gumamnya yang membereskan kembali meja kerjanya yang bersampingan dengan meja belajar anaya.
Dirasa sudah selesai dia langsung menaiki kasurnya untuk mengistirahatkan tubuhnya dan dia langsung tertidur pulas di samping naya yang posisinya sambil memeluk naya.
Kebetulan malam itu cuacanya sangat dingin yang membuat anggasta dan juga naya saling berpelukan tanpa menyadari, jika mereka memeluk siapa dan sampai pagi mereka tetap masih berada di atas kasur, karena cuaca sangat dingin. Sehingga mereka tetap berada di sana tanpa beranjak sedikitpun dan tanpa membuka mata mereka masing-masing ,karena terlalu nyaman dengan posisi seperti itu.
" pertama kalinya tidur di rumah ini aku merasa sangat nyaman seperti sekarang, tetapi kenapa tubuh gak sangat perhatian! "gumam naya tanpa membuka matanya.
Tapi saat tangannya meraba-raba .Dia sangat terkejut karena dia merasa janggal dengan pagi hari ini, sehingga mau tidak mau dia membuka matanya sedikit demi sedikit karena ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan kenapa bisa seperti itu. Dan alarm pun dari tadi sudah berbunyi yang membuat dia sangat kaget saat melihat jam yang ada di sampingnya itu jika itu menunjukkan pukul 07.00 yang seharusnya dia sudah berada di sekolah ,tetapi dia masih berada di atas kasur dan melihat penampakan anggasta seperti itu yang membuat dia ketakutan.
"Argghhhhhhh! "Teriak naya yang langsung membangunkan anggasta.
__ADS_1
Anggasta yang baru terbangun langsung melihat keadaan tubuhnya dan juga tubuhnya yang sama-sama sangat terkejut ,karena semalam mereka tidak mengingat apapun dan juga tidak tahu dengan apa yang sudah terjadi ,karena semalaman mereka kedinginan dan juga tertidur pulas.
Mereka berdua sama-sama langsung menutupi tubuh masing-masing dan di sana pakaian mereka sudah berhamburan di lantai yang mereka sendiri tidak ingat apa-apa dan juga tidak merasa melakukan apapun. Tetapi anggasta mengingat sesuatu jika saat ia akan mengerjakan proyeknya .Dia meminum minuman yang baru-baru ini dia konsumsi yang membuat dirinya merasa rileks jika meminum minuman itu tetapi itu memabukkan.
Naya mencoba untuk menjauhi anggasta ,tetapi saat dia melakukan pergerakan tubuhnya terasa sakit, apalagi di area bawahnya yang sangat begitu sakit ya rasakan dan itu membuat anggasta merasa sangat cemas karena mungkin saja dia melakukan sesuatu saat dirinya dalam kondisi tidak disadarkan diri dan juga dalam pengaruh alkohol terhadap naya.
Tetapi dia langsung menepisnya, karena dia sendiri tidak sadar dan tidak melakukan hal apapun kepada naya. Tapi saat melihat naya kesakitan seperti itu dia yakin ,jika semalam dia sudah melakukan sesuatu yang belum pernah dia lakukan. Dan selama ini dia selalu menjaga dirinya ,walaupun banyak sekali wanita-wanita cantik yang dekat dengannya bersama pacarnya saja dia tidak berani melakukan sesuatu yang berlebihan selain main bersama dan juga kencan.
" kamu semalam ngapain aku? "sergah naya dengan mata sembab karena dia terus menangis.
Naya menyibakan selimut tambahannya dan dia melihat jika di sana ada bercak merah yang membuat dia sangat ketakutan, karena dia tidak mau mungkin haid kembali . Karena 3 hari yang lalu dia sudah beres masa haidnya.
Anggasta pun ikut melihat ke arah sprei yang disebabkan oleh naya yang membuat anggasta menelan salivanya dan keringat dingin pun langsung membasahi tubuh anggasta dan semakin yakin juga naya. Jika anggasta lah yang sudah melakukan itu semua, tetapi anehnya dia tidak merasa apapun saat semalam dan kejadian yang sangat mengerikan baginya sampai akhirnya saat inilah yang dia rasakan rasa sakit yang benar-benar menyakitkan.
__ADS_1
Setelah melihat bercak merah itu agak susah diam membisu dia pindah mengeluarkan suaranya bahkan tubuhnya saat ini sangat barong kebakaran ia langsung pergi ke kamar mandi dan mengunci kamar mandi itu dari dalam, sedangkan naya tetap diam di atas kasur, dia terus menangis karena dia tidak bisa melakukan pergerakan apapun ,yang membuat dia merasa sangat sakit jika dia menggerakkan sedikit saja.
"Ya ampun, apa yang sebenarnya gue lakukan semalam gue benar-benar gak sadar apa yang gue lakukan .Karena setelah minum itu gue ingat kalau gue mau tidur aja, nggak melakukan apa-apa. Tetapi kenapa dia bisa seperti itu, tapi gue harus memastikannya ke dokter untuk lebih pastinya lagi supaya tidak ada kesalah pahaman! "Gumam anggasta di dalam kamar mandi sambil mengguyur tubuhnya dibawah shower.
" tapi kalau dirasa-rasa tubuh gue kenapa ngemplong ini ya apa jangan-jangan. Beneran kalau gue melakukan itu sama harus sama dia karena cuaca semalam sangat dingin, kalau beneran lo lakuin itu sama dia lo bego banget gasta ,karena pacar lo itu sasya bukan naya istri diatas kertas lo! "sergahnya sambil memukuli tubuhnya yang masih diguyur air.
Anggasta tidak keluar-keluar dari kamar mandi dan naya yang masih berada di atas kasur ia tidak bisa bangun ,karena dia kesusahan untuk bangun dadanya bisa merasakan rasa sakit yang masih benar-benar melekat di tubuhnya, apalagi saat ia melihat jika area bawahnya bengkak juga masih berdarah yang membuat dia sangat ketakutan.
"Mama, sakit mah sakit! "gumamnya di tengah isakkan tangisnya.
Iya terus menangis di sana tanpa ada yang membantunya, karena anggasta dari tadi masih berada di dalam kamar mandi dia tidak keluar-keluar dan mbsk mirna pun tidak ada datang ke kamarnya ,karena kamar itu dikunci dari dalam, jadi dia sangat kesusahan untuk meminta bantuan alhasil dia hanya diam saja di sana dan hanya bisa menangis saja.
Anggasta masih bertahan dalam kamar mandi dia tidak mau keluar, karena tidak mau bertemu dengan naya dan dia merasa sangat bersalah kepadanya, karena gara-gara dia . Naya seperti itu dan karena dia juga naya menjadi rusak dan orang yang pertama kali merusak naya adalah dirinya sendiri dan dia menyaksikan sendiri. Jika ada bercak merah yang digunakan di kamarnya itu.
__ADS_1
" Bagaimana ini dan bagaimana kalau pacar lu gue sampai mengetahui ini semua!"pikir anggasta yang sudah ketar-ketir.
Bukannya memikirkan keadaan anaya saat ini dan menolongnya, dia malah memikirkan pacarnya yang beberapa hari ini belum dia temui, karena saat dia ke rumahnya pacarnya itu tidak ada di rumah.