
Mbak mirna menunjukkan letak cctv yang ada di dekat kolam renang keluarga besar dalbert abimana. Dan aya langsung mendekatinya dan dia meminta bantuan kepada mbak mirna untuk mengantarkannya ke ruang cctv yang ada di rumah itu.
" mbak,anterin aku ke ruang cctv ?"serunya yang langsung bersemangat dan mbak mirna pun mengantarkan naya ke ruang cctv yang di mana. Di sana dijaga ketat oleh para ajudan abimana, anggasta tidak berani melakukannya sendiri ,karena dia mau jika ayah mengetahui jika saat ini dia sedang di ancam oleh seseorang.
"Ayo mbak anterkan kamu ke sana, tapi harus izin dulu pada tuan besar! "Serunya.
Anaya langsung mengerutkan keningnya dia bingung harus meminta izin seperti apa kepada mertua kejamnya itu. Tetapi yang terlintas di benaknya hanya ada anggasta, karena dia menyuruh nya untuk menyelidiki semua itu. Sehingga naya langsung menghubungi saja anggasta untuk meminta solusi terbaik ,seperti apa untuk segera bisa mendapatkan orang tersebut.
Dan itu juga baik untuk nya supaya mendapatkan bukti untuk menjatuhkan keluarga abimana, dan dia bisa segera terbebas dari mereka. Dan dia bisa bersama kembali dengan mamanya, yang sudah lumayan lama tidak bertemu.
" Halo aku udah ada di depan tempat ruangan CCTV bagaimana caranya aku bisa masuk supaya bisa mendapatkan orang yang macam kamu karena di sini banyak sekali penjaganya aku gak bisa sembarangan kata Mbak Mirna aku harus izin dulu sama ayah mertua? "Sergah naya.
" bilangin aja kepada mereka kalau aku yang meminta kamu datang ke sana untuk mencari sesuatu dan nggak boleh takut dan jangan pernah sampai ayah tahu mengenai ini semua!"sergahnya dari seberang sana.
" Ya udah kalau begitu tapi kalau ada apa-apa jangan nyalahin aku ya, karena ini karena masalah kamu sendiri harusnya kamu yang mau cari tahunya sendiri. Bukannya aku yang menjadi korban? "Sergah naya.
Tanpa menjawab apapun lagi anggasta langsung menutup secara sepihak teleponnya bersama naya yang membuat mendumel , tidak jelas yang membuat mbak mirna merasa bingung dengan naya.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang naya menghampiri para penjaga di sana dan dia meminta untuk masuk, karena ingin mengejar sesuatu dan itu diperintah oleh suaminya dan dia juga telah mendapat izin. Jadi mau tidak mau para penjaga itu mengizinkan naya untuk masuk, karena ia ingin memasuki ruang cctv itumengetahuinya dan untuk masuk hanya bisa dia sendiri karena mbak mirna tidak diperbolehkan untuk memasuki ruang itu.
Naya langsung memasukinya saja sesuai perintah dari mbak mirna, karena dia tidak bisa memasuki ruang cctv itu dan mereka juga tidak diperbolehkan untuk lama-lama berada di sana. Sehingga naya tidak menyia-nyiakan kesempatan yang bagus itu.
Naya terus memindahkan rekaman cctv yang berada di dekat kolam renang ke dalam handphonenya untuk bisa memberikan pada anggasta dan dia sendiri akan menyimpannya, karena itu akan menjadi bukti jika mereka bukti melakukan kekerasan kepadanya beberapa kali.
" Aku nggak tahu dia siapa ,tapi kalau anggasta pasti mengetahuinya! "gumamnya dalam hati yang sudah selesai memindahkan rekaman cctv yang ada di dekat kolam renang untuk kejadian dia tenggelam.
Naya segera pergi dari sana setelah selesai dengan tujuannya dan dia meminta kepada mbak mirna untuk memberitahukan kepada siapapun .Jika dia sudah pergi ke sana.
Anggasta kini sudah berada di rumahnya karena mendapatkan kabar, jika naya sudah mendapatkan bukti bahwa siapa yang sudah mengancam dirinya. Dan ia dengan semangatnya sudah berada di dalam kamar untuk mendapatkan rekaman yang dimaksud oleh naya, sedangkan naya. yang berjalan menuju kamarnya dia belum sampai ke sana, karena terlalu asik mengobrol dengan mbak mirna yang dari tadi belum juga sampai.
"Mbak sekali lagi terima kasih banyak ya ,karena udah ntar aku ke sana kemari dan maaf buat hari ini gara-gara aku terlalu lama di dalam sana,jadi mbak nunggu nya lama? "sergah naya.
" Iya naya sama-sama .Ya udah kamu masuk dulu aja takutnya tuan muda sudah berada di dalam kamar dan mbak juga mau pergi ke dapur dulu,mau melanjutkan pekerjaan mbak yang sempat tertunda! "Serunya.
Naya langsung memasuki kamarnya dan benar saja anggasta sudah berada di dalam kamar itu dengan wajah garamnya .Karena dia sudah menunggu terlalu lama di sana, dan dia juga membuat naya takut sekarang, karena wajah nya yang tidak bersahabat dan ia pun yang menjadi takut dia tidak melanjutkan perjalanannya.
__ADS_1
" Kenapa lama, dan kenapa diam cepetan ini mana rekamannya gak usah banyak drama? "Sergah nya sambil membentak.
Naya seketika naya tersadar dengan bentakan dari anggasta yang membuat dia, langsung segera menyerahkan rekaman itu yang menampakkan seseorang yang ia tidak tidak kenali, tetapi anggasta langsung pergi setelah melihat rekaman cctv itu sambil membawa handphone milik naya.
Naya yang tidak mau sampaikan kenapa-napa dengan handphonenya itu ,karena anggasta keluar dengan amarah dia takut handphone nya di rusak, apalagi dia tidak memiliki handphone lagi ,itu juga handphone miliknya yang hanya satu-satunya yang dia punya itu pun pemberian dari almarhum ayahnya.
" kenapa dia nggak izin dulu bawa handphone itu aku takut dia membanting nya, itu milik aku takutnya dan itu juga kenang-kenangan dari papa! "sergah nya yang langsung mengikuti anggasta dari belakang.
Naya terus mengikuti anggasta yang tidak tahu mau ke mana. Karena dia sudah mengelilingi banyak tempat dan selama dia tinggal di sana dia belum pernah ketempat-tempat yang saat ini dia lalui.
" mau pergi ke mana dia , aku udah capek banget ngikutin ya dan itu handphone aku kenapa dia nggak kasih sama aku! "gumamnya yang tidak berhenti mengikuti anggasta dari belakang.
Anggasta dia tidak memikirkan apapun lagi karena saat ini dia sudah mengetahui orang yang sudah mengancamnya, bahkan miliaran dia berikan kepada orang tersebut.
Naya yang terus mengikutinya dari belakang sudah sangat kelelahan ,karena anggasta tidak berhenti juga dari sana dia terus berjalan menuju suatu tempat yang sangat jauh dari kamarnya. Apalagi di sana sudah sangat sepi yang membuat dia sangat takut dan hanya diam saja dari kejauhan untuk melihat anggasta menemui seseorang yang dia yakini,jika orang tersebut yang ada di dalam rekaman cctv itu.
" aku tunggu saja di sini karena takut juga kalau mengikutinya sampai saatnya aku lihat saja dari kejauhan .Apa yang dia lakukan kepada orang itu! "gumamnya dalam hati.
__ADS_1
Naya hanya bisa diam di sana sambil melihat gerak-gerik anggasta, dan dia hanya bisa memantaunya dari kejauhan karena berbahaya jika dia mendekatinya. Apalagi saat ini anggasta sudah sangat meradang setelah menunjukkan cctv itu kepada orang tersebut.