Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
22. Pulang


__ADS_3

Anggasta dan juga sasya kini sudah sampai di tempat tujuan mereka yang sudah direncanakan dari awal, kebetulan tempat itu milik dari teman anggasta sehingga mereka bisa langsung memilih tempat-tempat yang mereka inginkan tanpa membooking terlebih dahulu.



Tempat itu bukan hotel melainkan sebuah resto yang sangat mewah dan jika ada pengunjung yang datang ke sana mereka harus membooking terlebih dahulu sebelum memasuki nya.



Dan di sana juga hanya tamu-tamu vip yang datang karena restoran yang paling mewah dan restoran itu masih bergabung dengan perusahaan milik ayah anggasta ,sehingga anggasta semakin mudah untuk memasukinya tanpa mengikuti peraturan dari restoran tersebut yang harus membooking terlebih dahulu tempat itu.



" sayang tempatnya bagus banget ya baru pertama kalinya kamu bawa aku ke sini emang ini punya siapa sih kok kamu bisa langsung masuk ke restoran ini, sedangkan mereka harus mengantri dulu untuk booking tempatnya? "Seru sasya yang berkelanjut manja ke tangan anggasta.



" restoran ini milik teman aku dan kebetulan dia masih bergabung dengan perusahaan ayah jadi aku bisa lebih mudah datang ke sini tanpa harus mengantri seperti mereka! "Serunya yang terus berjalan menuju ke tempat yang akan mereka gunakan untuk makan malam.



"Oh gitu! "Ucap sasya.



"Iya sayang! "Serunya.



Sasha terus saja mengikuti anggasta yang membawa dirinya masuk lebih dalam di restoran itu dan dia melihat interior-interior yang ada di restoran seperti di sebuah istana yang sangat megah dan dia baru pertama kalinya pergi ke tempat seperti itu dan itu juga hanya nggak salah yang membawanya ke sana ,karena kedua orang tuanya masih berada di luar negeri dan jarang sekali pulang ke Indonesia sehingga dia tidak tahu tempat-tempat seperti itu.



Kini mereka sudah duduk di kursi yang telah anggasta pilihkan dan sasya menurut saja ,karena dia juga suka dengan tempat itu apalagi suasananya sangat mendukung di malam ini.



" sayang gimana tempatnya kamu suka gak atau kita mau pindah ke tempat yang lain biar kamu lebih nyaman gitu?".



" suka kok udah aja di sini biar lebih dekat juga nanti kalau pulangnya kalau pindah lagi kan capek kalau harus jalan terus!".



" Ya udah di sini aja kamu pesen makanan apa biar aku pesenin sekarang? "Serunya.



" samain aja sama kamu ?".



" Ya udah kalau gitu aku pesenin sekarang dan minumannya seperti biasa kan? ".

__ADS_1



"Iya sayang! "Seru sasya tersenyum ke arah anggasta.



Setelah menunggu cukup lama akhirnya pesanan mereka sudah datang dan para pelayan itu menyajikannya di hadapan anggasta dan sasya.



Mereka begitu menikmati hidangan yang telah disajikan dan itu juga membuat momen dinner mereka lebih sempurna, dengan suasana yang sangat menyempurnakan acara makan malam.



Waktu yang mereka habiskan cukup lama dan mereka juga sampai pulang kemalaman, karena acara yang sudah direncanakan sedemikian rupa itu akhirnya terwujud dengan sempurna.



Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 malam dan itu tandanya mereka harus segera pulang ,karena besok harus melaksanakan aktivitas seperti biasanya dan mereka juga memiliki kesibukan tersendiri.



Anggasta yang harus bekerja sedangkan sasya harus pergi ke sekolah untuk belajar, mau tidak mau mereka harus pulang dari itu juga .



"Sayang sekarang kita pulang ya kan besok kamu sekolah jadi jangan sampai telat bangunnya? "Ucap anggasta mengelap mulutnya .




"Dengerin ya sayang kamu itu nggak boleh sering begadang, jadi untuk sekarang aku akan menjadwalkan main sama kamu supaya kamu fokus belajar dulu. Sebentar lagi kan kamu lulus cuma nunggu 8 bulan lagi kamu lulus, jadi pergunakan waktu itu biar dapat nilai bagus! "Serunya memegang tangan sasya.



"Ya udah kalo gitu, kitu pulang sekarang tapi janji ya kamu jangan deket-deket sama istri kamu itu awas aja? "Sergah sasya.



"Pasti sayang kamu tenang aja! "Ucapnya mengecup pucuk kepala sasya.



"Janji dulu? "Rengek sasya.



"Iya aku janji sayang! "Anggasta memeluk sasya.



Sedangkan naya yang saat ini sedang membereskan buku-bukunya yang akan dia bawa besok pagi ,karena besok adalah hari pertamanya dia kembali bersekolah dan itu sekolah barunya.

__ADS_1



" Besok gak usah terlalu banyak bawa bukunya deh ,karena nggak akan belajar seperti biasanya juga kali ya.Aku kan baru masuk dan jadi murid baru di sana? "Gumamnya yang terus membereskan buku-bukunya.



" bawa 3 buku aja deh nggak mungkin juga kan bakalan habis satu hari nih buku! "gumamnya kembali.



Iya terus membereskan buku-bukunya dan 3 buku saja yang hanya dia masukkan ke dalam tasnya, lalu dia menyimpannya kembali di meja belajarnya yang baru saja diletakkan di kamar itu tanpa sepengetahuan aggasta sang pemilik kamar.



"Akhirnya selesai juga dan meja belajar aku bagus banget, jadi semangat deh kalau belajar nanti! "Gumamnya melihat meja belajarnya yang sudah sangat rapi, karena dari tadi dia membereskannya sendirian di sana tanpa ingin dibantu oleh siapapun termasuk mbak mirna.



Dia segera beranjak dari sana dan pergi ke tempat tidur, karena dia ingin beristirahatkan tubuhnya .Apalagi itu sudah sangat malam yang seharusnya dia sudah tertidur.



Dan anaya langsung tertidur pulas di sana karena dia juga sudah sangat kelelahan ,apalagi itu sudah sangat larut malam.



Anggasta yang saat ini baru sampai di rumah sasya dan kebetulan di sana sasya sudah tertidur ,karena dia juga sudah mengantuk saat di perjalanan sehingga anggasta menggendongnya sampai ke kamar sasya.



" kasihan pacar aku ini pasti ngantuk banget ya bobonya yang ya aku akan anterin kamu sampai ke kamar, biar kamu gak keganggu tidurnya! "Serunya melepas sabuk pengaman mobilnya.



Dia segera keluar dari mobil dan mengelilingi mobilnya untuk membukakan pintu sasya agar dia bisa dengan mudah membawanya dari sana ,karena saat ini sasya masih tertidur di sana.



Dengan hati-hati anggasta membawa sasya tanpa membuat sasya dan dia segera menggendong sasya menuju ke arah pintu depan. Dan ternyata pintu itu tidak dikunci dari dalam sehingga dia bisa langsung memasuki rumah itu tanpa membunyikan bel terlebih dahulu.



Anggasta melihat jika di sana ada bi euis yang tertidur dia sofa ruang tamu mungkin dia sedang menunggu kedatangan mereka, tetapi dia tidak mengganggu bi euis di sana dan segera berjalan menaiki anak tangga untuk menuju ke arah kamar sasya.



Sesampainya di depan kamar sasya, anggasta langsung memasuki kamar sasya untuk segera menidurkan sasya di sana, karena dia tidak mau jika sasya tidur dengan tidak nyaman jika terus dia gendong.



" tidur yang nyenyak ya ,aku pulang dulu besok aku hubungi kamu sebelum berangkat ke kantor? "Ucap anggasta mencium kening sasya.


__ADS_1


Dan dia segera pergi dari sana untuk segera pulang ke rumahnya ,karena itu juga sudah sangat larut malam sehingga dia harus segera pulang dari sana.


__ADS_2