Bucinnya Ceo Galak

Bucinnya Ceo Galak
40. Bangun


__ADS_3

Tidak membutuhkan waktu lama anggasta ternyata sudah bisa menemukan keberadaan naya dan dia benar-benar menemukannya di sana, tapi dia merasa asing dengan tempat itu. Karena sebelum dia lulus dari sekolah sma nya dia pernah ke sana ,tapi keadaannya belum seperti itu.



" ini kan rumahnya ,nggak nggak mungkin karena rumah ini sangat mewah. Dan pasti ini milik orang lain, jadi slow aja gasta! "Gumamnya.



Anggasta langsung pergi dari sana, karena dia ingin memastikan tempat tidur. Jika di sana ada keberadaan naya saat ini ,karena dia harus segera membawanya pulang. Dan sebenarnya juga dia tidak ingin melakukan itu, kalau bukan karena ayahnya yang selalu menuntut dia agar tetap menjaga nama baik keluarganya agar tetap terjaga. Dan saat ini saya tidak pulang ke rumahnya takut jika ada orang yang mengetahui hal itu dan mengadu kepada ayahnya.



" aku nggak usah mikirin apapun lagi dan sekarang aku harus segera membawa dia pulang ,sebelum ayah mengetahui ini semua untuk masa lalu aku akan dalam-dalam. Walaupun tempat ini mengingatkan beberapa tahun yang lalu! "Gumamnya menepi segala pikirannya.



Dia yang saat ini sudah masuk ke dalam rumah tersebut dan kebetulan rumah itu tidak dikunci ,jadi dia dengan gampang bisa memasukinya tanpa harus meminta izin kepada orang yang punya.



Dia melihat keadaan sekitar dan tidak ada tanda-tanda orang yang berada di sana ,sehingga dia langsung mencari keberadaannya yang saat ini berada di dalam kamar alcan, karena anggasta sudah mengetahui titik di mana keberadaan naya saat ini yang membuat dia langsung mengikuti tanda itu.



Dengan hati-hati dia menaiki anak tangga yang ada di rumah itu dengan sangat hati-hati dan tidak mengeluarkan suara sampai dia di depan sebuah kamar yang menuruti dia itu adalah tempat dimana naya saat ini berada. Sehingga dia langsung mendobrak paksa pintu tersebut yang membuat alcan terkejut.



Karena dia dari tadi berada di sana dan hanya menunggu naya naya bangun walaupun itu ada kamarnya .Tetapi dia tidak berani untuk tidur di samping naya saat ini dan dia pun menyukainya karena nafsu,tapi dia ingin menjaganya tetap baik-baik saja.



Alcan melihat ke arah pintu dan dia melihat jika ada anggasta di sana yang membuat dia geram dengan kehadirannya, dia pun segera beranjak dari sana untuk menghampiri anggasta yang saat ini berjalan ke arahnya.



Anggasta melihat kepada naya yang saat ini tidak sadarkan diri dan dia sudah berpikir yang tidak-tidak kepadanya. Walaupun dia sendiri tidak tahu harus melakukan apa dan harus bagaimana, karena selama ini pun dia tidak memiliki perasaan apapun kepadanya. Hanya sekedar status saja yang dia miliki saat ini tetapi dia tidak bisa dia begitu saja melihat istri di atas kertasnya itu, tidur di rumah laki-laki yang selama ini dia selalu hindari.

__ADS_1



Dia melakukan itu untuk kebaikan dirinya sendiri dan nama baik keluarganya yang sudah dia kubur selama ini, dan dia pun merahasiakan ini dari keluarganya dan bisa menyelesaikannya sendiri tanpa bantuan dari ayahnya sedikitpun untuk menutupi semua yang terjadi di masa lalu.



"Lo ngapain di sini a\*\*\*\*g? "Sergah alcan yang langsung naik pitam.



Anggasta menetap keadaan maya yang saat ini masih tidur di atas kasur itu yang membuat dia langsung menghampirinya dan anggasta berjalan menghampiri naya tanpa berbicara sedikitpun yang membuat alcan semakin geram dibuatnya.



" lo mau ngapain di sini dan lo mau apain naya? "sergahnya yang mencegah pergerakan anggasta.



"Lepasin gue? "Bentak anggasta.




Anggasta yang tidak bisa menahan emosinya dia langsung menghajar habis-habisan alcan disana juga, dan itu membuat suara di sana sangat berisik yang membuat naya terbangun dari tidurnya.



Saat dia membukakan kedua matanya dia sangat terkejut dan membuka lebar-lebar matanya tersebut ,karena dia melihat keadaannya saat ini dan dia sebenarnya tidak mengetahui tempat itu karena dia baru saja sadar dan disuguhkan oleh pemandangan yang sudah sangat berantakan. Apalagi pertumpahan darah di antara anggasta dan juga alcan yang membuat dia sangat ketakutan.



" ngapain mereka berantem di sini dan kenapa aku ada di tempat ini! "Gumam naya melihat ke arah sekitar.



Naya langsung tersadar dan segera memisahkan anggasta dan juga alcan yang saat ini masih berkelahi di sana tanpa mengetahui jika naya sudah terbangun.

__ADS_1



"Stop please stop? "Teriak naya , tetapi tidak membuat mereka berhenti dalam perkelahian itu yang membuat naya kewalahan untuk memisahkan mereka.



Naya sangat pusing dibuatnya apalagi lihat baru saja bangun dari tidurnya dan dia melihat ada gunci yang menurutnya akan membuat perkelahian antara suami dan temannya itu berhenti dalam perkelahian itu ,dia segera mengambil guci itu lalu melemparnya ke sembarangan arah .



Prangggggggg........... Suara guci yang ada di kamar alcan baca seketika yang dilempar oleh naya, dan seketika juga mereka yang dari tadi berseteru langsung terdiam dan melihat ke arah guci itu.



"Udah stop, aku bilang stop kalian apa-apaan seperti anak kecil saja dan sekarang aku ada di mana. Kenapa aku berada di sini dan kenapa kalian berdua berkelahi seperti ini? "Ucap naya melihat ke arah gasta dan alcan.



Mendengar perkataan naya, anggasta langsung melihat ke arah alcan, karena dia yakin sehingga dialah yang membawa anaya ke sana. Jika naya tidak mengenali tempat itu apalagi dia kehilangan kesadarannya cukup lama.



Tetapi dia segera menepisnya karena dia tidak peduli dengan hal itu ,tetapi dia hanya ingin membawanya pergi dari sana agar tidak diketahui oleh ayahnya jika naya dari tadi belum pulang sekolah dan dia saat ini berada di rumah seorang laki-laki yang mungkin masih asing baginya dan itu akan membuat masalah besar jika ayahnya sampai mengetahui itu semua.



" bodo amat dia lagi ngapain di sini, tapi yang penting gue harus bawa dia sekarang juga buat sampai ke rumah dengan segera mungkin ,karena takut jika para pekerja mengadu pada ayah tentang ini semua. Bisa berabe nanti urusannya! "gumam nya dalam hati.



" lo ngapain di sini berduaan sama cowok yang lo gak kenal? "sergah anggasta.



" tadi aku ada di taman sekolah nggak kemana-mana lagi, pas bangun-bangun aku ada di sini emangnya siapa yang mindahin aku ke sini? "Seru naya yang jujur.


__ADS_1


Tetapi bagi anggasta itu tidak membuat dia langsung percaya tetapi dia akan mencari tahu terlebih dahulu. Apa yang sebenarnya terjadi sebelum itu sampai naya berada di dalam kamar itu dengan seorang laki-laki, yang membuat dia sangat curiga dengan apa yang telah dilakukan oleh naya dan juga alcan disana.


__ADS_2