
Anggasta yang saat ini sudah sampai di kantor nya dan dia segera memasuki ruang meeting karena sudah banyak klien yang datang kesana sehingga dia melupakan sarapan paginya ya yang merupakan pemberian dari bi euis pembantu di rumah sasya.
Dia melakukan meeting sangat lama dan itu cukup memakan waktu, karena pembahasan meeting kali ini sangatlah penting dan begitu pentingnya bagi perusahaan nya. Dia selalu dibantu oleh ajudan pribadinya yang selalu menjadi pengawal setianya ,kemanapun yang tak lain adalah sahabat sendiri yang dari dulu selalu bersama dengannya.
Sampai meeting itu selesai dan mereka masih sama-sama berada di sana karena untukmu rehat kan tubuh mereka sendiri. Meeting yang mereka ikuti benar-benar sangat lama dan itu sangat menguras tenaga mereka masing-masing.
"Selamat siang pak, kami semua pamit undur diri. Karena meeting juga sudah selesai dan kami masih memiliki kesibukan? "Ucap salah satu klien yang hadir di sana.
"Siang pak,baik kalau begitu terima kasih atas kehadirannya! "Serunya sambil menjabat tangan klien itu.
Tidak lama setelah itu banyak yang berpamitan kepada anggasta dan para pekerja nya di sana, karena mereka akan pulang ke kantor masing-masing.
Naya yang dari tadi sudah berada di dalam kelaskan dia tidak melihat tanda-tanda kehadiran alcan di sana yang membuat dia merasa sangat kesepian ,karena selama beberapa hari dia masuk ke sekolah itu alcan lah yang selalu menemaninya dan saat ini juga dia masih merasa sangat bersalah, karena belum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan kenapa dia melakukan itu.
"Kalau nggak ada alcan sepi juga ini bangku, biasanya juga dia yang selalu ngajak aku ngobrol kalau guru nggak masuk seperti sekarang dan aku sangat cemburu kepada teman-teman yang lain. Mereka bisa memiliki banyak dengan taman dengan mudah dan mereka asik banget mengobrol di sana Aku juga ingin seperti mereka! "Gumamnya dalam hati.
Di dalam kelas naya hanya bisa melamun sendirian dan dia hanya bisa mengotak-atik handphonenya yang dari tad,i dia kirimkan beberapa chat kepada alcan, tetapi tidak ada satupun balasan chatnya dari alcan. Dan itu membuat dia sangat merasa bersalah akan semua hal itu dan handphone alcan pun tidak bisa dihubungi berulang kali ,sehingga membuat dia tidak sabar ingin menghampirinya ke rumah itu lagi, karena dia masih ingat perjalanan ke rumah itu.
"Mungkin alcan marah sama aku dan nanti pulang sekolah aku samperin aja ke rumahnya mungkin bisa malam itu rumahnya ,karena aku juga dia membawa aku ke rumah orang lain .Jadi nanti pulang sekolah aku akan pergi ke sana untuk menemuinya dan menjelaskan semua kebohongan yang telah aku buat. Aku mau jujur sama dia kenapa aku melakukan itu! "Gumamnya kembali.
Sampai pulang sekolah mereka tidak belajar hanya bergosip ria dan naya hanya melihat saja di pojokan bangkunya, karena dia tidak memiliki teman dekat di kelas itu selain alcan, yang saat ini belum diketahui penyebabnya sampai dia tidak masuk hari ini dan guru pun sudah menghubunginya. Tetapi tetap saja dia susah untuk dihubungi ,sehingga membuat absennya menjadi Alfa, karena tidak ada keterangan darinya.
__ADS_1
Teman-teman perempuan dari kelas itu berbisik-bisik membicarakan naya, tetapi naya tidak tersinggung, karena dia juga tidak mengetahui apa yang sebenarnya mereka bicarakan terhadapnya dan dia juga bersikap biasa saja tidak melakukan apapun, karena dia sendirian dan tidak ingin membuat masalah dengan teman-teman barunya itu.
Naya saat ini sangat mengantuk ,karena dari tadi dia tidak belajar tidak ada satu guru pun yang masuk ke dalam kelasnya dan itu membuat dia sangat mengantuk dan ingin beristirahat saja . Sedangkan teman-temannya sangat bahagia ketika guru tidak memasuki kelas, karena mereka bisa mengobrol sepanjang hari dan memainkan game online yang ada di handphone masing-masing dan mereka juga memiliki kegiatan lainnya selain itu .
apalah daya untuk naya dia hanya sendirian tidak memiliki teman. Bukannya dia tidak ingin bergaul bersama teman-teman barunya itu ,tapi dia ingin mencari teman yang baik untuknya dan selalu menjaga kepercayaannya.
"Nay, sabar nggak apa-apa kamu udah punya teman saat ini tapi nanti suatu saat nanti kamu akan mendapatkan teman terbaik, walaupun itu hanyalah satu teman tapi dia akan selalu ada buat kamu dan selalu menjaga kepercayaan kamu semangat terus! "Gumamnya tersenyum ke arah teman-teman yang lain yang saat ini sedang asyik dengan dunianya sendiri dan hanya melihat ke arah teman-temannya yang dari tadi berbisik-bisik dan melihat parahnya yang membuat dia merasa sangat tidak menyukai mereka.
Dan mereka yang dari tadi membicarakan naya yang duduk sendirian di pojok kelas ,mereka benar-benar membicarakan naya dan mereka tidak menyukai kehadiran naya di sana dan itu membuat saya tidak nyaman karena mereka.
Mereka bertiga berjalan dengan gontai menghampiri naya yang saat ini dan duduk sendirian di bangkunya, mereka membawa satu botol air mineral yang naya tidak curigai mereka menghampirinya
Naya mengerutkan keningnya karena dia merasa aneh dengan gelagat teman-teman baru nya itu yang menghampirinya secara bersamaan dan dia tidak menaruh curiga sedikitpun kepada mereka, karena dia pikir mereka ingin berteman baik dengannya yang menghampiri dia saat sendirian di sana ,tapi ternyata pikirannya salah.
Byurrrrr...... Seluruh tubuh Naya basah karena disirami air mineral yang mereka bawa tadi dan semua bangkunya pun ikut basah .Begitu juga dengan beberapa buku naya yang masih belum dimasukkan ke dalam tasnya.
Naya seperti anak kucing yang dari cemburukan saat ini dia sangat gerimis dan keadaannya sangat mengenaskan ,apalagi baju seragam yang dia pakai menerawang. Sehingga membuat tubuhnya terlihat dan itu sangat membuatnya malu .Tetapi ada salah satu teman yang merupakan satu kelas dengannya juga, tetapi mereka tidak mengenal terlalu dekat hanya mengetahui wajah saja dan tidak mengenal namanya.
Dengan sukarela dia memberikan jaket miliknya itu untuk dipakai oleh naya, karena saat ini itupun hanya terlihat akibat air yang disiram oleh teman-teman sekelasnya itu yang terkenal sebagai adik dari seorang pembully di sekolah itu dan membuatnya sangat keinginan, orang yang berarti baik itu memiliki tanda yang naya tidak bisa hilangkan karena. Dia memakai kacamata bulat yang sangat menggemaskan.
Tetapi selama ini dia hanya diam saja karena takut, karena bully dari adik ratu pembully di sekolah elit itu. Tetapi dia tidak insecure pada semua murid yang bersekolah di sana ,karena dia yakin jika mereka itu memiliki ciri khas masing-masing dan memiliki kecantikan yang sudah diatur oleh tuhan dan dia bersekolah di sana juga ,hanya melewati jalur beasiswa ,karena dia memiliki kepintaran yang sulit untuk ditebak dan di luar Nalar manusia sangat jenius.
__ADS_1
Setelah ketiga orang itu pergi dan mereka sudah mengambil beberapa foto naya dengan keadaan seperti itu, mereka langsung pergi dari sana dan meninggalkan kelasnya sambil membawa tas ransel milik masing-masing.
Teman-teman sekelasnya yang lain pun tidak membantunya, karena mereka sudah mengetahui jika ada salah satu siswa atau siswi yang dibully maka mereka tidak usah menolongnya ,karena itu akan imbas kepada mereka sendiri yang sudah menjadi pahlawan bagi mereka.
" kamu nggak apa-apa kan, ini pakai saja jaket aku biar kamu gak kedinginan dan biar baju kamu ketutup juga karena basah? "ucapnya sambil menyodorkan jaket pink miliknya itu.
Naya menatap dari ujung kaki sampai ujung kepala orang itu yang membuat dia merasa heran ,karena mau membantunya .Padahal dia selama ini hanya sendirian dan ditemani oleh alcan saja, beda dengan teman perempuannya di kelas itu, tapi naya sangat bersyukur karena masih ada orang baik di sekelilingnya dan dia sangat membantunya untuk menutupi tubuhnya yang saat ini sudah basah kuyup.
" ini buat aku pakai? "Serunya.
" Iya pakai aja, biar kamu juga nggak kedinginan tapi maaf ya jaketnya nggak bagus ,karena aku cuma punya satu jaket itu dan selama 2 tahun juga .Aku nggak pernah ganti jaket jadi keadaannya seperti itu ,tapi aku yakin jika kamu memakai jaket ini kamu nggak akan sampai kedinginan lagi ?"ucapnya sambil membetulkan letak kacamatanya.
Naya mengganggukkan kepalanya dan ia langsung segera memakai jaket milik gadis yang berkaca mata bulat itu dan dia sangat benar-benar bersyukur untuk hari ini, karena dia mendapati orang-orang yang sangat jujur dan ingin membantunya dalam kesulitan ,sehingga membuat dia ingin mengenal lebih dekat lagi dengan orang itu.
Tidak lama dari itu bel pulang berbunyi yang menandakan jika mereka saat ini boleh pulang ,dan mereka sama-sama pergi berdesakan keluar kelas yang ingin segera pulang ke rumah masing-masing.
Tetapi naya yang saat ini masih berada di dalam kelas .Begitu juga dengan gadis yang berkaca mata bulat di itu ,dia masih berada di sana sambil membereskan buku-buku masing-masing ke dalam tas.
Naya yang saat ini meniup-niup bukunya yang sudah terlanjur basah dan dia tidak mungkin bisa mengeringkannya dengan mudah untuk saat ini. Apalagi dia harus segera pergi ke rumah alcan untuk menemuinya di sana, tapi saat dia ingin beranjak dari sana dia melihat jika gadis yang berkaca mata bulat itu masih duduk di bangun dan dia sedang menata rapi buku-bukunya ke dalam tas.
__ADS_1
Sehingga naya yang menghampirinya karena dia juga ingin mengucapkan terima kasih, karena dia telah membantunya dari hal yang memalukan itu. Dan ia juga berniat akan untuk mengajaknya untuk pergi makan siang ,karena dia akan mentraktirnya di sana sebagai ucapan terima kasih kepadanya yang sudah membantu dia.