
Anggasta saat ini sudah siap untuk pergi ke kantornya ,karena dia sudah menyelesaikan semua ritualnya di dalam kamar mandi dan ia hanya meninggalkan satu kecupan pada pacarnya itu yang masih tertidur dan ia tidak membangunkannya ,karena pasti nanti dia akan susah untuk pergi jika membangunkannya terlebih dahulu.
Dia pun segera pergi setelah melakukan itu dan di ruang tamu ada bi euis yang merupakan asisten rumah tangga di rumah sasya, dia menawarkan sarapan pagi kepada anggasta. Tetapi dia menolaknya dengan alasan sudah telat untuk datang ke kantor karena dia akan mengadakan meeting bersama klien.
"Aden, udah bangun sini bibi udah nyiapin sarapan pagi buat aden dan aden wajib mencobanya, karena aden yang pasti akan menyukai masakan bibi yang satu ini? "serunya menghampiri anggasta.
" eh bibi, nggak usah bi aku sudah terlambat ke kantor dan aku juga harus segera sampai di sana karena ada meeting bersama klien! "Serunya.
" Ya sudah kalau begitu, tapi aden harus bawa bekal ke kantornya biar nanti nggak lemes saat kerja dan bibi juga udah masakin buat aden yang enak-enak loh, bibi sedih kalau ada nggak makan masakan bibi? "serunya memasang wajah sedih.
" Ya sudah kalau bibi masak, aku akan bawa bekal saja ke kantor dan untuk nanti aku nggak akan pulang ke sini ,karena ayah mungkin pulang! "Serunya. Walaupun sebenarnya ayahnya tidak akan pulang dalam waktu dekat, karena dia masih sibuk dengan kerjaan nya.
Anggasta hanya bisa diam saja menunggu bi euis datang membawakan bekal sarapan paginya yang akan dibawa ke kantor, walaupun sebenarnya dia tidak akan memakannya tapi dia menghargai pemberian dari asisten pacarnya itu.
Tidak lama dari itu akhirnya bi euis datang dengan membawa kotak nasi yang isinya roti roti bakar dan juga satu kotak nasi goreng yang di masak olehnya. Dan anggasta pun menerimanya untuk menghargai pemberian dari pembantu pacarnya itu, dan dia ingin segera pergi dari sana sebelum sasya bangun.
" Ya udah deh terima kasih banyak atas makanannya sekarang aku pamit dulu, karena aku sedang buru-buru nanti lain waktu aku ke sini lagi dengan membawa hadiah untuk bibi! "Serunya yang langsung segera pergi dari sana meninggalkan bi euis sendirian.
__ADS_1
Bi euis mengikutinya sampai teras depan dan setelah anggasta tidak ada lagi di hadapannya dan hilang dari pandangannya. Dia segera kembali ke dalam rumah milik majikannya itu dan melanjutkan pekerjaan yang lain ,karena dia baru selesai mengerjakan beberapa pekerjaan di rumah itu sebelum tuan putri dari rumah itu terbangun dia harus segera menyelesaikan semuanya.
" sekarang aku harus segera pergi dari sini sebelum non sasya bangun, dan nanti aku yang akan di salahkan jika tidak membangun kan dia, karena den anggasta sudah pergi dari sini sepagi ini. Dan aku harus pura-pura tidak tahu saja kalau dia sudah pergi, karena pada hari-hari sebelumnya juga dia marah-marah sama aku gara-gara den anggasta pulang tanpa berpamitan kepada dia! "Gumamnya dalam hati.
Bi euis pun segera pergi dari sana dan mengunci kembali pintu utama dan dia melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda akibat melihat anggasta keluar dari kamar. Sedangkan saat ini anggasta yang terburu-buru meninggalkan rumah pacarnya itu karena takut jika dia susah untuk pulang seperti biasanya.
Sasya baru tersadar dan dia baru menyadarkan dirinya setelah tertidur pula semalaman, dia meraba-raba sampingnya dan seketika dia langsung terbangun. Karena tidak menemukan anggasta dari sana, sehingga membuat dia merasa kesal.
"Sayang, Kamu di mana sih kebiasaan banget ninggalin aku kayak gini! "Sergahnya yang langsung terbangun dan berjalan menuju ke arah kamar mandi ,tetapi di sana dia tidak menemukan siapapun dan sampai dia mencari keluar. Tapi tetap saja dia tidak menemukan anggasta.
" Ya ampun non,non kenapa? "Sergahnya yang langsung menghampiri sasya.
Tetapi sasya terus saja membantingkan semua barang-barang yang ada di tempatnya yang membuat bi euis sangat merasa ketakutan, dan dia tidak mau karena kamu dari anak majikannya itu. Tapi tidak mungkin juga dia meninggal rumahnya sendirian di sana dengan keadaan seperti itu yang nantinya pasti akan menyakiti dirinya sendiri.
Setelah bi euis cara menghampirinya dan benar saja bi euis di sana langsung dimarahi habis-habisan oleh sasya, dan saat ini kemarahan dia sangat memuncak yang membuatnya hanya bisa terdiam tanpa menyangkal sepatah katapun.
__ADS_1
" Bibi kenapa nggak bangunin aku saat pacar aku .Bibi nggak beritahu atau menjaga dia ini tahu kalau aku nggak mau jauh-jauh dari dia,kenapa sih bibi nggak ngerti juga? "Sergahnya yang kembali memecahkan vas bunga.
"Maaf non,bibi juga nggak tahu kapan den anggasta pulang ,karena bibi dari tadi sibuk beres-beres rumah dan bibi juga tidak melihat nya pergi dari sini? "Serunya yang sudah berkaca-kaca.
Tetapi tetap sasya mengeluarkan sikap aslinya dihadapan bi euis yang merasa ketakutan karena dia merasa sangat bersalah telah membohongi sasya, karena dia sendiri sudah mengetahui bagaimana kehidupan putri dari majikannya itu yang sangat kurang kasih sayang dari keluarganya, karena mereka berada di luar negeri dan dia memiliki seorang pacar yang selalu datang ke rumahnya.
Dan itu lah hal yang membuat sasya masih bersemangat dengan kehidupannya, walaupun sebenarnya dari dulu dia ditinggalkan oleh kedua orang tuanya .Tetapi dia tidak ingin ikut bersama mereka karena tetap saja. Jika dia mengikuti mereka ke luar negeri .Tentu saja dia akan sendiri di sana karena Kedua orang tuanya sama-sama bekerja.
Sasya terus mengomeli bi euis dan dia hanya bisa tapi diam saja ,karena dia tidak mungkin melawan ya bisa-bisa dia akan dipencet dari rumah itu dan ia sangat membutuhkan pekerjaan itu untuk membiayai keluarganya, yang berada di kampung dan dia yang menjadi tulang punggung keluarganya.
Dirasa udah puas dengan apa yang dia lakukan, sasya segera pergi dari sana meninggalkan bi euis yang masih menundukkan kepalanya. Tanpa dia sadari dia meluncurkan air matanya di sana saat kepergian sasya, langsung pergi dari sana untuk segera memasuki kamarnya karena dia ingin menyendiri saat ini.
Sedangkan sasya yang sudah merasa sangat benar dia masuk ke dalam kamar mandinya dan langsung membersihkan tubuhnya itu, karena dia akan segera pergi ke sekolah dan ia tidak boleh terlambat hari ini ,karena memiliki jadwal untuk bertemu terlebih dahulu sebelum mengikuti pelajaran, dia akan bertemu dengan adit temannya yang selalu membuatnya happy tanpa apapun.
Dia sangat lama berada di dalam kamar mandi, karena banyak perawatan tubuh yang harus dilakukan setiap saat mandi, begitu juga setelah selesai mandi ini harus melakukan perawatan-perawatan yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Jauh berbeda dengan naya dia satset dalam melakukan apapun dan
dia juga tidak memerlukan perawatan sebanyak itu ,karena dia sudah cantik natural.
__ADS_1
Bersambung.........