Card Of Mysteries

Card Of Mysteries
Bab 9: Ny. Grace


__ADS_3

Ny. Harley Grace


Jl. Dawngrits No.47 Selatan Kota.


Mengambil langkah nya dan berjalan ke Arah Selatan Kota dia terus berjalan Hingga dia menatap banyak Nya perumahan perumahan yang tergolong cukup baik tetapi masih dalam keadaan yang tidak naik tingkat terlalu jauh dari rumah Tn. Hartpart.


Dia melihat kanan dan Kirinya yang penuh dengan Perumahan dan beberapa Toko, dia Juga Melihat Papan penopang Lampu untuk malam haru di setiap Pinggir jalan dan beberapa Dekorasu yang terlihat di Perlihatkan Di Kaca-kaca toko.


Dia melihat Lambang dan Nama-nama toko yang tidak bisa dia mengerti dan terus berjalan mencari sebuah Rumah di Area itu.


Sembari beberapa kali bertanya ke pejalan sekitar Lucius menatap Rumah yang ada di depannya itu.


Itu adalah Rumah Yang cukup besar dan Rapih tetapi memiliki Desain Kuno dan Ciri Khas Era Victorian.


Melihat Papan Nomor Rumah yang terlihat di Samping Rumah itu dengan Nomor yang Sama yaitu Nomor 47 Seperti yang di Beritahu Gurunya itu dia mulai dengan pelaj mengambil Nafas dan Mulai mengetuk.


Setelah beberapa kali Ketukan Suara Pintu terbuka dan Seorang Wanita yang Cukup Muda membuka Pintu.


“Ada Yang Bisa Saya Bantu Anak Muda?” Wanita itu berusia kurang Lebih 28 Tahun melihat wajahnya yang masih sangat muda dan bersih itu , dia mengenakan Polonaise Gown yang Tidak terlalu besar dan Tubuhnya yang Cantik itu terlihat dengan Indah dengan Rambut Pirang nya dan Mata Kuning Cerah.


“Saya Di sini untuk Belajar Membaca dan Menulis, ini Surat dari Guru saya” mengambil Surat Dari Tn. Hartpart Lucius dengan cepat memberikannya ke Nona Cantik di depannya itu.


Sembari membaca Surat itu , Ny. Grace dengan cepat membawa Lucius masuk dan membawanya ke Ruang Yang cukup besar memperlihatkan 3 Orang terlihat di ruang itu.


3 orang itu adalah Wanita yang cukup cantik dan mereka semua terlihat Sangat Tampil anggun dengan Pakaian dan Sikap mereka.


“Nama mu Lucius Cromwell bukan? “ tanya Ny. Grace Ke Lucius.


“Ya , itu nama ku” jawab Lucius yang berdiri diam.


“Baiklah, Kau ingin belajar membaca dan Menulis, kau sudah memiliki Uang nya? Kau tahu itu tidak murah” tanya Ny. Grace.


Ketiga wanita yang sedang membaca Buku di Ruang yang lebar itu menatap Lucius yang terdiam dan menatap Lucius sedikir dengan aneh.


Gaya berpakaian, baju yang kotor, celana yang Cukup lesuh dan beberapa Tampilan lainnya yang terlihat dengan jelas bahwa Lucius berasal dari Area Kumuh.


“Hah….. Ny. Grace Saya Khawatir bahwa Pria lesuh ini tidak dapat membayar Uang Untuk biaya Belajar Menulis dan membaca” wanita muda maju dan berbicara dengan terus terangnya itu meledek Lucius dengan blak-blakan.


Dia tampil Cukup cantik , wajahnya Anggun Kulit nya cukup putih meski terlihat sedikit kehitaman, dia memakai Sarung Tangan Panjang Hingga kesiku nya dan Beberapa anting dan Akaesorir terlihat .


Gaunnya Rapih dan itu terlihat Minimaliz tetapi dengan Pembawaan yang elegan dan menarik perhatian.


Mata Coklatmya sedalam Jurang tetapi setenang laut dan Wajahnya memiliki sedikit Paras yang menyebalkan Dari Pandangan Lucius.

__ADS_1


“Anda Siapa?” Tanya Lucius yang sedikit tampak kesal.


“Dia Adalah anak Dari Viscount Crossley , dia Adalah Jaena Crossley” Ucap Ny. Grace yang tampak beraut wajah Kusam dan sedikit menangkan Jaena.


“Jaena kau tidak harus melakukan itu, Dia datang dengan Surat yang Berasal dari salah satu kenalan ku, jadi aku yakin Kau pasti datang Tidak dengan Persiapan mu bukan?” Tanga Ny. Grace.


Lucius mengangguk setuju mengeluarkan setumpuk Uang nya ke Ny. Grace.


“Berapa Biaya Untuk belajar ?” Tanya Lucius.


“5 Bronz 10 Silver” Jawab Ny. Grace.


“Baiklah “ mengeluarkan 5 Bronz dan 10 Silver nya Itu Lucius memberikannya Ke Ny. Grace tanpa ragu-ragu.


Ny. Grace tersenyum meneruma dengan senang hati Koin-koin itu dan memasukan Ke saku nya.


“Sangat baik, Saya melihat Anda Memiliki Keseriusan dalam Belajar, Baiklah selama Satu Bulan Penuh kedepannya Anda Bisa belajar dengan saya Lucius, Anda bebas Datang Jam berapa pun selama itu tidak Waktu malam.” Dengan penbelasan Singkat Itu Lucius mengangguk mengerti dan Mengikuti Ny. Grace untuk duduk bersama 3 Wanita Lainnya di ruangan Yang cukup besar itu.


“Kau Terlihat Tidak menyakinkan, aku yakin Kau menggunakan Seluruh Uang mu Untuk belajar Bukan Lucius Cromwell” sembari sedikit tertawa Jaena Itu meledek Lucius dan Duduk menghampiri kedua Temannya itu.


2 wanita lainnya terlihat memiliki kepribadian yang beda yang satu cukup diam dan fokus membaca, Sedangkan yang Lainnya terlihat Jauh lebih santai tetapi Memiliki Hawa Yang sedikit menyeramkan.


Lucius menolak untuk memperhatikan dengan Detail penampilan wanita itu lagi dan hanya berfokys memikirkan Bagaimana Dia bisa belajar dengan baik.


“Setidaknya Butuh sangat banyak waktu” itu lah kemungkinannya tetapi bagaimana caranya agar itu bisa menjadi singkat?….


Di sinilah Lucius berpikir menghabiskan waktunya sembari menunggu Ny. Grace untuk Segera turun dan Mengajar.


Dia terus menghabiskan waktunya dan Berpikir bagaimana dia bisa meningkatkan Daya Ingat otaknya.


Hingga waktu berlalu cukup singkat dan Ny. Grace turun.


Di awali dengan Perkenalan Lucius berdiri mengambil nafas dan mengenalkan dirinya.


“Saya Lucius Cromwell , senang berkenalan dengan Anda, dan Mohon bimbingannya” dengan Membungkuk sedikt Ny. Grace tersenyum dan memuji cara Lucius memperkenalkan dirinya yang sangat sopan itu .


“Sangat bagus, saya Harley Grace, Anda Bisa memanggil saya Ny. Grace atau Guru Grace.” Sembari mulai menunjuk ke anak yang lain satu persatu 3 wanita itu berdiri dan memperkenalkan dirinya.


“Senang bertemu dengan Anda, saya Charline Grayson” Dengan penampilan yang lembut wanita itu terlihat cukup santai dan dia adalah wanita yang membaca buku tadi dengan tenang dan Fokus pada belajar nya.


Penampilan Wanita itu Sangat cantik, matanya berkilau seperti Air yang tenang dengan beberapa Bintang-bintang dan kulit nya yang putih serta rambut nya yang Putih terang itu begitu menakjubkan.


Mengabaikan Perkenalan Charline ,wanita satulagi dengan acuh tak acuhnya segera memperkenalkan dirinya.

__ADS_1


“Senang bertemu dengan Anda, Saya Rui Wedsney” penampilan Nya terlihat cukup kalem tetapi pembawaannya cukup mengerikan, dia terlihat sesekali seperti orang yang aneh dan menyembunyikan sesuatu tetapi Lucius hanya bisa diam menatap nya.


Melihat keduanya telah memperkenalkan diri Lucius hanya membungkuk untuk menghormati ketiga temannya itu dan mulai duduk Untuk belajar bersama Ny. Grace.


Pembelajaran itu di Mulai dan Buku di buka.


Lucius tahu bahwa tulisan di sini sangat aneh tetapi dia tidak menyangka bahwa itu memang terlihat aneh .


Mungkin secara kecil itu terlihat seperti Tulisan Runes di dunianya tetapi hanya di sini terlihat jauh lebih aneh dengan banyak pola lainnya.


Lucius tidak pernah belajar bahasa dengan baik , dia ragu bahwa 1 bulan cukup untuknya bisa menguasai belajar membaca dan Menulis.


Mengambil nafas yang dalam dia fokus mendengarkan penjelasan Ny. Grace yang mulai mengajarinya dasar dasar kalimat-kalimat dan tulisan yang ada di buku itu.


Lucius sangat fokus seperti dia mendidikasikan Jiwa Musiknya untuk belajar Piano dan kali ini dia mendidikasikan seluruh hidupnya Untuk belajar Membaca dan Menulis.


Mengambil Pena bulu yang di berikan Ny. Grace dengan selembar kertas, dia juga di suruh mencatat macam-macam Huruf untuk dia dapat menguasai dan menghafalnya dengan baik.


Lucius fokus belajar mengikuti arahan Ny. Grace dan Ny. Grave juga mengajari anak-anak lainnya yang juga sama di sini untuk belajar Membaca dan Menulis.


Mereka belajar dengan baik melebihi Lucius karna materi mereka sudah cukup jauh dan mereka sudah cukup mampu menguasai membaca dan menulis dengan baik.


Lucius tidak khawatir karna dia harus fokus pada pembelajarannya jadi dia hanya terus mulai menulis membaca dan sesekali bertanya apa huruf yang tidak dia ketahui


Dia terus melakukan itu dan membuat 3 wanita yang belajar memperhatikan Lucius dengan sungguh-sungguh, tatapan mata lucius benar-benar serius dan Keinginannya untuk membaca terlihat jelas membakar-bakar di matanya itu.


Tidak di ketahui mengapa tetapi mereka dengan cukup aneh menatap Lucius.


“Ny. Grace untuk Apa anak Dari Daerah Miskin belajar Membaca dan Menulis? Saya khawatir kehidupan mereka bahkan jauh lebih sulit karna menghabiskan Duit mereka Untuk belajar membaca.” Dengan nada Polos nya Charline Grayson bertanya dan sedikit mengerutkan Kening nya.


“Terkadang ada seseorang yang Ingin bisa belajar membaca, memang menghabiskan duit mereka untuk belajar itu akan menyulitkan situasi mereka, tetapi beberapa orang memiliki situasi yang berbeda dan tidak semuanya sama, belajar membaca juga meningkatkan peluang kerja mereka dengan lebih baik dan dapat membantu mereka di manapun.” Tegas Ny. Grace yang tersenyum.


“Pengetahuan adalah Kekuatan dan Begitu Pula untuk seseorang yang dengan Gigih ingin belajar , mereka seharusnya dapat di apresiasi dan di dukung karna kegigihan mereka untuk belajar” senyum Ny. Grace yang menjawab dan membuat wajah yang senang. Charline hanya mengangguk puas dan mengerti dengan apa yang di jelaskan Ny. Grace dan melanjutkan pembelajarannya.


Di sisi lain Jaena Crossley dengan kesak terdiam menatap Lucius dengan kesal dan hanya terus belajar dengan fokus.


Mereka belajar cukup lama Hingga larut malan dan Lucius benar-benar menghabiskan waktunya Untuk belajar.


Kali ini dia dengan sopan pamit pulang di malam hari dan keluar dari Rumah Ny. Grace.


“Hey kau!” Teriak Jaena yang memanggil Lucius.


“Lucius, itu nama ku” jawab Lucius yang membalikkan badannya.

__ADS_1


“Cih, aku hanya memberitahumu, kau sebaiknya Tidak membuang-buang duitmu untuk belajar Lucius, kau tidak akan Bisa menjadi Lebih baik!” Meledek Lucius seperti anak Bodoh itu, lucius hanya tertawa.


__ADS_2