
Duduk di Sofa kecil lantai dua di mana Area Istirahat yang Kosong Lucius duduk diam di sofa lembut itu.
“Bukankah ada baiknya Anda keluar ?” Berbicara dengan Lembut tetapi tegas Lucius berbicara.
Nada bicaranga mirip seperti orang yang tidak kenal takut tetapi bahkan juga cukup lembut dan menghargai.
Masih sangat sunyi Lucius sedikit terlihat seperti orang Bodoh yang bahkan Berbicara dan menyuruh orang keluar yang bahkan dengan jelas tidak ada.
Lucius masih diam dengan aneh nya terus memegang dahi nya.
“Bukankah kau sebaiknya keluar? Apakah Anda Tidak bisa melakukannya?” Tanya Lucius yang masuh berbicara dengan aneh.
Dia berbicara terus dengan aneh bahkan bisa di katakan seperti orang gila dan aneh yang bahkan berbicara tanpa seseorang di depan nya.
“Tidak mau keluar? Baiklah jika kau tidak Mau Keluar maka aku akan Naik kembali dan Mengeluarkan Anda” seakan dengan tegas Lucius mulai berdiri dari sofa nya itu.
Dan hanya dengan lambat laut langkah kakinya mulai terdengar menginjakan Lantai lembut dan mulai menuju ke atas.
“T-tunggu!” Seakan suara datang tanpa di ketahui Lucius terdiam.
“A-apa? Anda bisa mendengarnya?” Merasa kaget dan Bingung Suara itu bergumam dengan sendirinya.
“Saya juga penasaran kenapa saya bisa mendengarnya” merasa seperti orang yang Bijak lucius tanpa ketakutannya Duduk kembali dan Melihat sesosok yang Dari tadi dia Ingin sekali Lihat.
Sosok itu adalah Hantu yang tampak besar Mengenakan Pakaian yang Tampak Cukup aneh tapi transparan.
Gaya pakaian itu mirip Dengan Gaya Berpakaian di Kota Lucius yang memiliki style cukup standar dan tidak Begitu ketat.
Dia menatap Bahwa Hantu itu adalah Pria yang tampaknya Cukup pemalu melihat Ekspresi dan Wajahnya yang tampak takut itu.
“Baiklah bisakah Anda jelaskan siapa Anda?” Lucius kembali Fokus karna Lucius tidak merasakan Ancamana atau Tanda-tanda bahwa Hantu di depannya adalah Sebuah Ancaman dia tetap tenang dan Menatap Hantu itu yang memiliki Fitur rambut Sedikit Hitam Mata Ungu cerah yang terlihat.
Wajahnya sedikit tampan dan Lucius tidak melihat keanehan lagi kecuali matanya yang tampak sedikit lebih besar entah itu Efek Karna Dia menjadi hantu atau apa Lucius juga penasaran.
“Sekarang Bisakah Anda Berbicara?” Berusaha menjaga Cara bicaranya Lucius tetap berbicara dengan pelan Mengurangi kebisingan Untuk membangunkan Tedy.
“I-itu saya adalah Hantu” ucap Pria itu yang dengan jelas menunjuk tubuhnya yang jelas Transparan
__ADS_1
“Bukankah itu sudah jelas?” Merasa itu lelucon Lucius sedikit tampak marah.
Meski dia tahu di Depannya bukan manusia dia sendiri tidak menyangka bahwa hantu sebenarnya benar-benar nyata.
“Jadi siapa Anda?” Lucius mengulangi lagi pertanyaan itu dengan lembut tapi serius
“Saya adalah Pemilik Rumah ini dulunya, Itu mungkin telah hampir 10 Tahun yang Lalu dan Nama saya Adalah Fillip Preys, Saya Tinggal di sini sendiri dan Saya Berubah menjadi seperti ini karna suatu alasan” jawab Jujur Fillip yang membuat Lucius cukup terkejut tetapi terdiam.
“Baiklah Fillip apakah anda bisa menjelaskan Apa itu ?…. Alasan yang membuat Anda seperti ini.” Tanya Lucius yang berpikir sejenak dan menatap Fillip.
Mungkin Bagi Lucius ini adalah kesempatan karna ini akan menjadi Tambahan Untuk dirinya menuju arah Dunia Supernatural!
“Anda sangat aneh Tuan, bukankah Anda sebaiknya Takut? “ tanya Fillip.
“Begitukah?…. Saya tidak takut dengan hantu, apakah Anda Berniat Membuat saya takut? Jika begitu Mungkin saya akan segera memanggil Pendeta untuk menyucikan Anda” dengan sedikit pengetahuannya Lucius paham bahwa pendeta di sini jelas memiliki kekuatan Yang mereka tulis Kekuatan Suci dan meski tidak tahu apa fungsinya Lucius bisa memahami sedikit melihat Dari Tebakan nya terhadap Gereja dan Beberapa Kejadian dari Konser malam itu.
“Tidak! Kumohon jangan! Saya akan Melakukannya! Saya akan Berbicara!” Berteriak dengan Kuat Lucius sedikit merasa Sakit di Gendang telingannya tetapi dia menutup telingannya dengan sedikit tenang dan menatap Fillip.
“Itu terdengar Bagus, baiklah bicara” lucius sedikit menyeringai dengan Jahat dan menatap Fillip.
“Jika dia begitu takut maka pasti ada Rahasia yang cukup membuatnya Rela bercerita dan Tidak Ingin saya melaporkannya ke gereja, apakah itu berkaitan dengan Sekte sesat? Kekuatan darah? Atau hal lain?” Berpikir dengan Tenang Lucius mulai menatap dan memasang Kuping dan pendengarannya dengan baik sembari melihat Fillip yang tampak sedih dan meneteskan beberapa air mata.
Melihat kepribadiannya Lucius bisa memahami bahwa Fillip adalah orang yang tampak sedikit Bodoh tetapi dia menikmati Megolok-ngolok Hantu di depannya itu.
“10 Tahun yang Lalu saya menemukan Sebuah Buku, Buku itu membuat saya tertarik karna Hal-hal yang ada di dalam Buku itu terlihat sangat aneh saya berusaha memahami dan memecahkannya, karna saya adalah Ahli Sejarah sekaligus Kalkulus Dan Juga Bekerja di Bagian Penelitian Penelitian, saya bisa memahami betapa menarik nya dan Jiwa penelitian saya begitu menyukai Buku itu ketika saya pertama kali melihatnya.
Setelah itu ketika saya berusaha memahami dan memecahkan Buku itu saya berusaha sangat keras menghabiskan Hari-hari untuk memecahkan dan mencari tahu apa itu .”
“Setelah saya hanya mendapatkan sebagaian Pemahaman karna Saya juga tidak begitu mengetahui saya mencoba menjalankah Ritual tersebut yang ada di buku itu.”
“Sayangnya meski saya telah mengetahui sedikit itu hanya mengandung Informasi kecil dan Saya kehilangan Tubuh saya, ritual itu membuat Jiwa saya keluar dari Tubuh saya dan Tubuh saya yang perlahan lahan mati tanpa cara tahu mengembalikan Jiwa ke tubuh saya.”
“Sekarang Tubuh saya Telah Mati seharusnya dan Saya terjebak di sini karna tidak mengetahui bagaimana Caranya keluar dari sini.” Sedikit menghela nafasnya Fillip tampak sedikit sedih dan kehilangan harapan Untuk Hidupnya.
Di sisi nya Lucius bukannya kaget dia bahkan Cukup senang melihat dan menyaksikan Cerita itu.
Ritual? Apa itu?….
__ADS_1
Sembari bertanya-tanya Lucius tampak cukup penasaran dan semakin tertarik dengan Ritual dan banyak hal Supernatural lainnya.
Di dunia lain seperti ini dia benar-benar tidak bisa menyangka ketertarikan paling menarik adalah Supernatural dan kekuatan aneh yang ada di dunia ini.
Meski saya merasa menarik dia tampak sedikit Bingung juga .
Meski Supernatural sangat menarik tidak bisa di bilang itu adalah hal sepenuhnya menarik.
Karna pembunuhan dan banyak hal hal gelap lainnya jelas ada di sini.
Selain cukup Takut dia juga paham betapa ngerinnya dan Kejam nya Hal-hal di dunia ini.
Sekte sesat, Gereja, Ritual, Berkat. Lucius mulai memahami satu persatu dari banyak Hal tapi apa yang bisa dia lakukan?…
Untuk melangkah lebih jauh tekat nya harus cukup Kuat dan dia juga harus siap mati karna entah apa yang akan menunggunya itu pasti jelas bukan hal yang baik.
Sedikit Mengernyit Lucius tampak larut dalam Pikirannya bahkan meninggalkan Fillip yang masih diam dengan wajah sedih dan Pucat.
“Hey Fillip apakah Anda Bisa Tahu di Mana buku itu? Bisakah saya melihatnya?” Tanya Lucius.
Fillip sedikit kaget tapi Dia mengangguk patuh seperti anak anjing yang pintar dan Menuntun Lucius.
Dia pergi ke Lantai Bawah di lantai 1 Dan berjalan di antara rak Buku.
Di aula Tengah di mana beberapa Buku ada Fillip Dengan tenang Memberi Isarat Ke Lucius dengan tangannya sembari melayang itu ke salah satu buju hitam.
“Apakah ini?” Lucius sedikir bertanya dan Mengambil Buku yang cukup kotor.
Buku itu bersampul Hitam aneh Dengan Tulisan yang sulit di pahami.
Secara Singkat Meski tulisannya Itu patah-patah Lucius bisa menebak Judulnya.
“Ritual Jiwa”
Mengambil Buku Coklat Penuh debu dan kertas yang sangat rapuh lucius membersihkannya dengan pekan dan Membukanya dengan santai.
“Apakah ini bukunya?” Tanya Lucius.
__ADS_1
Lucius menatap Kertas Kosong yang tidak berisi apapun itu dan menatap dengan Bingung ke Fillip.
“Saya tidak Melihat apapun di sini” Lucius sedikit Bingung dan menatap Fillip yang berada Melayang di samping nya.