Card Of Mysteries

Card Of Mysteries
Bab 27: Bertahan (2)


__ADS_3

“Saya rasa saya menolak, Ini adalah Tampilan pertama saya, dan saya tidak banyak menguasai lagu Tuan, Mungkin Guru saya akan lebih baik jika tampil.” Jawab Lucius tulus. Tn. Jilgo tidak kecewa meski ada tambahan bayaran Untuk Musisi yang bermain Lucius menolak dengan alasan yang jelas, selain dia Tidak memiliki Banyak lagu yang dia Kuasai dia Khawatir jika dia memainkan Lagu-lagu yang ada di dunianya itu akan semakin menghebongkan.


Memanfaankan Lagu yang ada Di dunianya dulu, dia juga bisa menulis lagu itu untuk menghasilkan Duit lebih banyak lagi.


Jadi Lucius memilih menolak dan alasan Lainnya karna dia sangat penasaran tentang Bidah.


Meski ini adalah Ketakutan Lucius juga …..memanfaakan dan Mengetahui apa yang ada di dunia ini adalah kesempatan Juga Untuk dirinya.


Mengetahui sesuatu lebih baik ketimbang bersembunyi tanpa mengetahuinya


Sekaligus berbaur dia juga setidaknya Ingin memanfaakan Semuanya mulai dari Sosialisasi nya dan Juga pengetahuan para bangsawan dan lain-lainnya.


Dalam Keadaan ini dia harus bisa memiliki Informasi setidaknya tentang Bagaimana para Bidah, dan Sepertinya apa dunia ini aslinya.


Dia harus melihat dunia yang di sembunyikan Dalam Bayangan yang rapih itu.


Setidaknya dia harus bisa mengetahuinya, karna Tujuannya Juga adalah Bisa kembali ke Dunianya dia harus memanfaakan apapun yang bisa dia cari tahu mulai dari sejarah, Bidah, Berkat, dan Semua hal Informasi apapun.


Sedikit menyesal dia Juga gugup karna ini adalah jalan yang Pilih.


“Selalu ada Rintangan Untuk bisa mencapai Apa yang di inginkan” bergumam dan berbicara Sendiri Lucius menatap Ke beberapa orang Dan para Bangsawan.


“Baiklah saya akan bermain Tuan Jilgo, apa tidak masalah?” Tn. Hartpart mengajukan bersama Fellway dan Wanita satunya lagi untuk bermain.


20 menit adalah waktu yang cukup dan mereka hanya akan bermain satu lagu lagi di setiap orang.


Duduk diam Lucius hanya menikmati pemandangan Itu dan menarik Tedy dengan pelan.


“L-lucius? Ada apa?” Berbisik pelan lucius mendekat ke Tedy berbicara dengan pelan untuk tidak mengeluarkan suara yang banyak.


“Lucius? Permainan Anda sangat baik dan saya merasa Anda sudah sangat Jauh dari saya Bung.” Berbicara lagi Tedy menatap Lucius yang masih terdiam.


“Saya senang mendengarnya,Tetapi kau Tak perlu Khawatir Tedy, Aku Tak akan pernah melupakan mu percaya padaku.” Tersenyum tipis Lucius menenangkan Tedy yang Khawatir dan Hanya bisa tersenyum sembaru memikirkan Banyak hal.


…..


Jauh di Aula yang sepi.


Menatap genangan air yang memperlihatkan Duke dan Uskup Pemimpin Tertinggi Sekte Serraphel Mr. Dwenties menatap dengan senyuman yang sangat cerah di wajahnya.

__ADS_1


“Senang Melihat Wajah Muda Anda masih sangat Sehat Duke Misley, saya Melihat Anda Membawa Pengawal Kesayangan Anda.” Tertawa pelan di balik jubahnya dia masuh terus tertawa di Aula yang sepi di genangan air.


Aula itu Kosong dan Rapuh lalu juga kacau tanpa ada kehidupan.


Tangan nya yang Gelap itu mengibaskan Air dan air itu melayang pelan lalu Jatuh dengan Cepat.


“ Demi Kebangkitan Serraphel!” Berjalan di Aula dia keluar dari kegelapan itu menuju Kota Grizla Di Distrik Barat


……….


“Anda Baik-baik saja tuan?” Tanya Alien dengan serius.


“Saya baik, saya Melihat tidak ada yang aneh, dan Saya juga bisa merasakan Bahwa tidak ada yang aneh di sini, mungkin menunggu 20 Menit Bukanlah Hal yang sulit.” Menyenderkan tangan di pedang nya itu Duke masih menghela nafas panjang.


Malam semakin Gelap dan Awan di atas jauh terlihat sangat Gelap menandakan akan Turun hujan.


Di Kota ini di Bulan ke 3 Di awal Tahun yang baru cukup jarang Hujan Turun hanya Beberapa kali biasanya Hujan turun dan itu biasanya di Mulai di Bulan Ke 4.


Masih menunggu diam, duke di sini Bersama Alien, 20 Ksatria , Uskup, Count Eylin dan beberapa lainnya.


Mereka sangat waspada terutama Pendeta Hilir yang juga mengawasi di setiap seisi Kota.


Merasa Sangat Tidak nyaman dia masih memperhatikan Sekitar membiarkan Kristal itu di jaga oleh beberapa Penjaga Ksatria dan Beberapa Pengawas malam juga menjaga di sini.


Uskup berjalan sembari memegang Tongkat kecil dan Salib yang masih menggantung di leher nya itu.


Di sisi lain.


Viscount Gersla Memperhatikan dari balik Pintu Berpura-pura bersandar dengan Nyamam sembari menutup matanya.


Dia juga hilang dari banyak pandangan Bangsawan dan melewati sosialisasi yang sebenarnya malah sangat menguntungkan Untuk para bangsawan sekarang.


Viscount Gresla Mempunyai Tubuh Besar Cukup gendut dengan Mata Biru gelap dengan rambut Hitam keputihan.


Usianya berusia kisaran 40-41 Tahun dan Viscount Greslay telah melajang Hampir seumur Hidupnya.


Meski kekayaanya Cukup Banyak dia tidak menikmati Hidupnya dan Hanya Hidup dalam keputusaan di mana dia tidak merasakan Kebahagiaan Di dalam Hidupnya sama sekali.


Meski beberapa Wanita tertarik padanya seakan-akan Viscount mengetahuinya dengan baik dia Sangat malas bahwa dia tahu wanita yang mau kepadanya hanyalah Beberapa Wanita yang menginginkan Kekayaan nya sebagai Viscount dan Gelar nya.

__ADS_1


Dia masih duduk santai dan Tangan Pucat dan Besar nya itu di di atas punggung tangan yang tertutup pakaian panjang terdapat Sebuah Lambang yang sangat Familiar Untuk Pengikuti Para Sekte Serraphel.


“Demi Mimpi abadi”


“Demi Kebangkitan Serraphel”


Dia terus bergumam sembari terus tercengir dan Tertawa Pelan di dalam Hatinya itu.


Dengan Cepat Viscount Itu berjalan Keluar menatap beberapa Ksatria yang datang memberhentikannya.


“Viscount ? Apakah ada masalah?” Tanya Ksatria yang tampak tinggi dengan Armor full body dan Pedang di Pinggang nya.


“Saya Ingin Melihat keluar sebentar karna saya merasa sangat tidak Kuat berada di dalam, saya Sedikit memiliki Penyakit yang membuat saya tidak bisa terlalu lama di dalam Ruangan gelap dan Kerumunan yang ramai” ungkap Viscounr yang berwajah pucat.


Karna pada dasarnya Wajah nya Cukup Pucat, Akting itu benar-benar sangat sempurna dan membuat Banyak Ksatria Percaya.


Di sisi Sebrang tidak jauh Duke di hampiri Uskup dia berbicara sesekali dengan Tenang di malam yang gelap.


Karna malam semakin Gelap Cahaya bulan di malam hari mulai tertutup Oleh awan Tebal yang Terlihat di atas langit-langit itu


Tidak Lama Hujan turun dan itu sangat deras menghantam Daratan dengan kencang.


Hujan sangat berisik dan Kehangatan Air Hujan tertahan Tanpa sadar Oleh Pelindung Ilahi yang Bahkan Melindungi mereka dari Hujan.


Karna Hujan yang berisik beberapa Tidak sadar akan sesuatu tang aneh dan Viscount semakin mendekat di Kristal Pelindung Ilahi itu.


Ketika dia Cukup dekat senyuman Muncul di wajahnya Hingga sebuah tangan menggapai Nya.


“Apa yang Anda Lakukan Viscout? “ Tanya Alien.


Tidak banyak kekhawatiran di wajah Viscount karna yang dia Inginkan Bukanlah menyentuh Kristal itu.


Dia berbalik menatap Alien dan tersenyum.


“Saya Melakukan Apa Yang Ingin Saya Lakukan Ny. Alien” tersenyum tipis Tubuh nya,otot nya Urat-uratnya dan lemak-lemaknya semakin membesar membuat Para Ksatria yang tidak menyaksikan Itu tersontak kaget dan Dengan Cepat Lambang di Tangan Viscounrtyang Hitam itu bersinar terang.


Ledakan terjadi dengan Kencang Kristal Hancur dan daging serta Darah dari Banyak Orang Berceceran di mana-mana.


Bola Mata Viscount yang keluar dari Wajah nya itu sangat mengerikan dan bahkan kulit serta daging-daging nya benar-benar hancur.

__ADS_1


Ksatria tingkat dua dan tiga mati yang berjarak sangat dekat dengan Viscount Gresla


__ADS_2