
Duke berjalan dengan tenang menghampiri para bangsawan lain yang sedang mengobrol menunggu kereta Kuda dengan asik.
“Mohon semuanya Maaf menyela, Karna ada sesuatu yang Darurat Di harapkan Untuk para bangsawan Menunggu di aula demi kenyamanan, Karna ada sesuatu yang darurat ini benar-benar keadaan yang darurat.” Ucap Duke dengan ekspresi tegas membuat wajah nya membeku dan kaku dengan sangat serius.
“Apa? Ada apa Duke Misley?” Tanya Grand duke Orion Yang tiba-tiba serius.
“Masalah, dan itu cukup besar” ungkap Duke Misley dengan serius.
Itu juga di dengan oleh banyak bangsawan lainnya dan mereka semua membuat wajah Khawatir Tetapi sangat penasaran dengan apa yang terjadi.
Semuanya kaku dan bingung tetapi beberapa mulai memahami apa yang terjadi Termasuk Count Eylin yang Membangunkan Berkat
Earl Grayson di sisi lain bersama Putri dan Istri nya mengerutkan kening dengan Bingung tetapi berusaha mengerti dan memahami.
Karna mereka tidak tahu apapun, itu juga cukup membuat mereka kekurangan Informasi termasuk karna mereka bukanlah Seseorang yang membangunkan Berkat itu Juga menjadikan mereka hanya bisa berlindung tanpa tahu apapun.
“Sayang sebaiknya kita masuk” dengan serius Earl Grayson berbicara Ke istrinya yang tampak Khawatir juga.
Istrinya hanya mengangguk menggenggam tangan Putri Mereka Charline dan masuk.
Beberapa bangsawan berbicara dan berbisik sembaru masuk kembali ke aula.
Karna 20 menit waktu yang lama itu Juga akan sedikit Membuat mereka harus menunggu dengan Bosan .
“Orion, Tolong bilang Ke asosiasi Untuk para Musisi Bermain lagi, Tidak masalah permainan apapun itu untuk menghibur dan Menemani Para bangsawan menunggu.” Ucap Duke.
“Baiklah itu masuk akal, saya akan berbicara kepada Asosiasi” kata Grand duke dengan serius
“Ah betul, untuk masalah Keuangan biarkan Mereka menagih nya ke saya Untuk Biaya Tambahan, Saya akan membayar Biaya Tambahan Untuk Musisi yang bermain lagi.” Grand duke mengangguk dan membungkuk dengan Hormat.
Di sisi Lain Count Eylin menghampiri Duke dengan serius itu dan berkata.” Maaf Duke, Apakah ada Masalah Di sini?” Count Eylin cukup tua tetapi dia adalah orang yang membangunkan Berkat meski berkat nya rendah tetapi Kekuatannya Cukup Kuat Untuk bisa mengalahkan Para Bidah-bidah itu.
Berkah Count Eylin Cukup Banyak di ketahui Dan Berkat nya Termasuk Dalam Kemampuan Memahami Sekitar dengan Baik dan Kemampuan Untuk Memperkuat Kekuatan Spiritual dan Mempertanjam Insting dan Indra.
Meski berkat nya Tergolong Bukan berkat yang tinggi Tingkat Count Eylin di sini adalah Ksatria Tingkat 2 Setidaknya dia bisa mengalahkan 5 Orang para Bidah tanpa Kekuatan Spiritual dan bisa mengalahkan 3 Musuh dengan Tingkat 1.
Membangun Berkat Bukan sesuatu yang Mudah dan Mempunyai Berkat Juga mempunyai Tanggung Jawab yang besar.
__ADS_1
Count Eylin serius karna Dia Juga sangat membenci Para Bidah, dia menatap Serius melihat Uskup Datang menghampiri Juga
“Para Bidah Sebelumnya menyerang, dan Beberapa Kota di Buat Kacau Oleh mereka, sepertinya Ini situasi yang Buruk dan Uskup Khawatir para Bangsawan terancam.” Tegas Duke
“Itu yang Terburuk, Apakah Para Ksatria akan datang?” Tanya Count Eylin.
“20 menit, dan Setidaknya Itu adalah Waktu yang di perkirakan Dalam tenggat Normal.” Jawab Duke.
“Saya Telah Memperbesar Pelindung Ilahi, siapapun Yang masuk dengan aneh akan terdeteksi” Sela Uskup yang menyela Perbincangan Itu dengan senyum nya.
Count membungkuk sedikir mengurangi Waktu untuk terlalu Formal dan menatap Uskup.
“Uskup, Seberapa Besarkah Perkiraan Mereka akan menyerang?” Dengan serius Count bertanya.
“Saya tidak tahu, tetapi saya memperkirakan Bahwa Mereka akan mengganggu Malam indah ini dan mencemari Nama Tuhan, saya Harap Anda Bisa membantu Kita di sini Count Eylin” senyum muncul di wajah uskup dan Count mengerti dengan baik.
“Alien , apakah Para Ksatria sudah bergerak?” Tanya Duke.
Alien di samping duke Mengangguk dan Uskup serta Count memperhatikan jawaban Alien itu dengan serius
…….
Duduk diam para bangsawan masih terus berbicara memberikan Beberapa pemikiran mereka tentang apa yang akan terjadi.
Sebenarnya di kalangan bangsawan Ini bukanlah hal yang tersembunyi meski mereka tidak membangunkan Berkat beberapa orang tua dan Kerabat mereka juga ada yang membangunkan Berkat.
Dan kejadian-kejadian Mistis dan Kabur selalu mereka temukan dan dapatkan dari cerita-cerita kerabat dan orang-orang yang dekat dengan mereka.
Lagi pula semua bangsawan juga tahu dan mereka sangat mendambakan kebangkitkan berkat mereka.
Sangat di sayangkan karna Syarat dan Pembangkitan berkat sangat sulit tentu Saja banyak orang hanya berjuang sia-sia tanpa harapan dan masa depan yang jelas.
Di sisi lain Grand duke jalan dengan tenang tetapi cepat lalu memandang Tn. Jilgo yang cukup bingung bersama Tn. Leopard.
“Mr. Jilgo, saya Mohon maaf Tetapi karna ada suatu masalah Beberapa Bangsawan akan tetap di sini, duke meminta Untuk para Musisi bermain lagi dan untuk para Musisi yang bermain akan di Berikan Bonus dari Duke sendiri.” Ungkap Grand duke dengan Cepat. Tn. Jilgo terdiam dan Tn. Leopard juga di sisi lain masih diam.
Para Musisi kebetulan berada di belakang mereka dan mereka di barisan kanan di mana Tidak ada banyak yang duduk di sana karna para Bangsawan duduk di Area Tengah aula.
__ADS_1
“Bisakah saya Tahu masalah apa itu ?” Menyela perbincangan Lucius tampak tidak cukup sopan tetapi dia bertanya dengan Polos karna ketidaktahuannya.
“Ada sedikit masalah, Hanya beberapa Bidah-bidah, dan Hanya itu yang bisa Saya beri tahu, Anda Tidak perlu Khawatir dan Karna Musik Anda bagus, bagaimana Jika Anda bermain lagi Mr. Lucius” Ungkap senyum Grand duke.
Bidah!
Meski cukup tekejut Bidah bukanlah hal yang jarang dan tidak di ketahui orang-orang di sini.
Mereka mengetahui bidah dari cerita dongeng dan Berita koran tetapi mereka sangat jarang melihat kejadian itu secara langsung.
Karna itu mereka terkejut dan tidak bisa menyembunyikan Rasa terkejut mereka.
Di sisi lain di belakang Grand duke, Ny. Grace Jalan dengan Tedy dengan Bingung menatap Lucius.
“Hai Lucius!” Panggil Tedy.
Wajah mereka tampak Kusam dan Tedy tampak Bingung di sisi nya bersama Ny. Grace yang juga bertanya-tanya apa yang terjadi.
“Oh, dia Sahabat ku Tedy, dan di belakang nya adalah Ny. Grace Guru Membaca Ku.” Ungkap Lucius.
Dia tampak senang melihat Tedy tetapi dia tidak bisa menyembunyikan Wajah khawatir nya.
Dunia ini benar-benar menyeramkan dan meski di bilang dia takut dia lebih khawatir tentang apa yang terjadi.
Karna Mimpinya dulu dia mengingat kenangan buruk dan bahkan Orang yang sebelumnya dia Tidak kenal Muncul di Mimpi itu.
Meski kekhawatiran nya Muncul, jujur saja mimpi itu sudah terjadi Cukup lama dan mengingat kejadian ini dan menghubungkannya dengan Mimpi itu mungkin sedikit tidak masuk akal.
Lucius hanya bisa diam menatap Tedy.
“Apakah ada Masalah Tuan-Tuan? Saya Melihat Bangsawan masuk kembali apakah Konser akan berlanjut?” Tanya Ny. Grace. Dia bingung tetapi bertanya dengan Sopan karna sosok di depannya adalah Sosok-sosok penting di Distrik dan Kota ini.
“Sedikit Masalah Nona Cantik, Anda Bisa menunggu di Aula dan mendengarkan Musik, Ini demi keamanan semua orang karna di Khawatirkan akan mengancam nyawa” memasang senyum seperti Uskup menyebalkan dia benar-benar senyum seperti seorang Playboy yang jauh bersikap di banding dia berbicara kepada para lelaki
Lucius tidak memperhatikan tetapi dia hanya berdiri diam menatap para Bangsawan dan Tn. Jilgo yang menatap para Musisi
“Anda Ingin tampil lagi Lucius?” Tanya Tn. Jilgo.
__ADS_1