Card Of Mysteries

Card Of Mysteries
Bab 17: Persiapan


__ADS_3

Berdiri Mengambil Buku besar yang dia baca sebelumnya Lucius membawanya ke Resepsinonis dan menatap Jirome yang terlihat.


Dia melihat papan kecil Nama yang menampilkan Nama jirome dengan Plat perak dan Hitam itu.


“Tn. Jirome, Saya Ingin Meminjam Buku ini, apakah syarat untuk saya dapat Meminjam nya?” Tanya Lucius.


“Buku dapat di pinjam selama 7 hari dan setelah itu Harus di kembalikan, tidak ada pungutan Biaya, Anda hanya perlu Mengisi nama lengkap, alamat rumah, dan Umur Anda, Anda harus mengisi nama Anda dengan baik dan Benar.” Tegas Jirome yang mengulanginya lagi dengan tegas.


“Baiklah saya akan menulis” dengan lembut Lucius mengangguk dan Kertas serta pena Bulu Di berikan kepada Lucius.


Dia menulis Alamat rumahnya yang berada di Timur kota dan Nama nya serta umurnya dengan Jujur.


Menulis dengan baik di kertas itu dia menyerahkan ke Tn. Jirome.


Jirome memeriksa sebentar kertas itu untuk memverifikasi Identitas Lucius dan menatapnya.


“Anda dapat membawanya Tn. Cromwell” mendengar itu Lucius sedikit terkejut dan hanya berterimakasih lalu pergi.


“Cromwell kah….” Berjalan pelan dengan Gumaman kecilnya dia berjalan membawa Buku itu di tangannya.


……


“Pagi Lucius.” Sapa Tn. Para pegawai Yang telah mengetahui bahwa Lucius akan datang.


“Siang, bukan pagi. “ canda Lucius.


Mereka sedikit malu karna terlalu Gugup melihat Musisi hebat dan karya yang sangat hebat itu di buat oleh Musisi yang belum genap 18 Tahun.


Melihat Lucius datang Satu pegawai berjalan memasuki sebuah Kantor mengetuk kantor di mana ada papan Nama bertuliskan Mr. Leopard Wakil Presdir asosiasi di bawah Play pintu itu.


“Siang Mr. Leopard, Mr. Lucius telah datang” kata Pegawai itu. Menutup kertas yang dia lihat itu, dia melepas kacamata Berlensa Kecil itu di matanya dan Berjalan.


“Baiklah terimakasih” kata Mr. Leopard yang berjalan.


Lucius di sisi lain memasuki Ruang Latihan Asosiasi besar yang terlihat cukup besar dan Kosong.


Panggung di sini tidak ada penontonnya dan hanya ada panggung yang sedikit besar untuk tempat Team Orkestra bermain.


“Siang Lucius” sapa Pria yang Cukup tua itu. Tn Leopard.

__ADS_1


“Siang Tn. Leopard, Anda Tampak sehat” tegas Lucius yang bercanda.


“Saya sangat sehat dan menantikan karya Anda Lucius, Team Orkestra sudah siap dan mereka telah mendapatkan Beberapa Salinan Not-not Lagu Anda, apakah Anda sudah siap Lucius?” Tanya Leopard.


“Sangat siap, saya juga berharap yang terbaik Untuk latihan ini” jawab Lucius yang Berdiri menatap Team Orkestra yang ramai.


“Sebelum itu Mr. Jilgo ingin Bertemu dengan Anda Lucius.” Tegas Tn. Leopard .


“Mr. Jilgo? Bolehkah saya tahu siapa dia?” Tanya Lucius yang tidak tahu apapun.


“Presdir Asosiasi Atau biasa di sebut Legenda Musik Hidup” jawab Lembut dengan senyuman itu.


“Saya merasa terhormat Bisa bertemu Presdir Asosiasi, Saya akan menemuinya “ jawab Lucius yang sedikit gugup.


Tn. Leopard mengangguk dan membawa Lucius memasuki Koridor kecil keluar Dari aula latihan dan memasuki Sebuah Kantor yang Mempunyai Plat tertulis di situ dengan jelas.


Mr Jilgo, Presdir Asosiasi.


Mengetuk 3 kali Dengan lembut suara halus terdengar.


“Masuk” .


Dengan cepat pemandangan Yang menganggetkan Mengejutkan Lucius.


Meja ini bersih dan seperti kantor yang rapih pada umumnya terdapat pena bulu, buku, rak-rak, dan Sebuah Bohlam kecil yang Berada di meja.


Beberapa tumpuk kertas memang ada tetapi itu sangat rapih dan Sangat jelas terlihat bahwa Kerapihan di Kantor ini sangat di jaga Dengan baik.


“Ini Adalah Tn. Lucius, Presdir” ucapa Leopard yang membawa masuk Lucius


Penampilan Tn. Jilgo Tampak Tua tetapi berenergik, rambutnya penuh dengan Putih tetapu kejayaan tubuhnya masih terlihat bahwa itu masih Sangat Kuat untuk beraktivitas seperti umumnya.


Umumnya Mungkin berkisar 60 sampai 70 dengan kemungkinan Bahwa Kesehatan Fisik Tn. Jilgo memang baik.


Mata Coklat Gelap nya terlihat dan itu cukup tenang tetapi dalam.


Dia memgenakan Kacamata berlensa Tipis yang menggantung di kedua matanya itu.


“ senang Bertemu dengan Anda Musisi Muda kita, Lucius” senyuman cerah Muncul di wajah Tn. Jilgo

__ADS_1


“Suatu kerhormatan Bisa bertemu dengan Anda Tn. Jilgo, saya merasa Bangga Melihat Musisi Hebat Dan Presdir Asosiasi Musik Ingin bertemu dengan saya” jawab Tulus Lucius yang sedikit membungkuk.


“Hahaha, Anda Pemuda yang sangat ramah, benar-benar pemuda yang Ramah! Lucius, saya mengundang Anda kesini karna Saya Ingin berterimakasih atas Karya Hebat Anda, saya khawatir pada awalnya Apakah Akan ada karya yang bagus karna Duke dan Grand duke akan Menonton acara ini , tetapi melihat Musisi Muda yang akan mengubah sejarah Musik selama ratusan tahun ini benar-benar membuat saya terpukau dengan karya Anda Lucius.” Dengan Sedikit tertawa Tn. Jilgo menepuk pundak Lucius itu .


“Saya merasa senang tuan, saya Juga tidak menyangka Karya saya akan begitu di Sukai Dan di Pilih oleh Asosasi” jawab Lucius dengan nada lemah dan bersyukurnya.


“Bagus, lucius, Anda harus bekerja keras, karier Anda akan terkenal di seluruh dunia dan Anda akan menjadi Musisi yang di kenang sejarah sebagai Musisi termuda yang sangat baik dan pengubah Tren musik, yang hebat! Saya bisa merasakan Bagaimana Musik akan mulai bergetar di sekitar Anda Lucius.”


Merentangkan tangannya Presdir asosiasi membuka lebar telapat tangannya itu untuk menunggu Lucius menggenggam nya.


“Saya menantikan Bagaimana Karier Anda kedepannya Lucius” ucap santai Tn. Jilgo itu.


Lucius tersenyum menggengam Tangan Tn. Jilgo dan berbicara.” Saya Akan Berusaha Tn. Jilgo” jawab Lucius.


“Baiklah, ini sudah waktunya Anda latihan, maaf menyita waktu Anda lucius, silahkan antar dia Leopard” Tegas Tn. Jilgo yang bersandar di mejanya melihat Lucius pamit pergi bersama Leopard itu meninggalkan Kantornya.


“Benar-benar pemuda yang Hebat” menghela sedikit Nafas dia duduk kembali dengan Tenang di Kantornya itu.


……


“Anda Hebat Lucius, kau tahu Presdir adalah Musisi yang hebat, bahkan saya belajar banyak darinya, dan semua orang tahu Bahwa Presdir adalah Pemusisi handal dan Penginspirasi yang hebat.” Kata Leopard.”melihat Presdir yang begitu menganggumi Anda saya yakin bahwa Anda benar-benar akan menjadi Musisi yang hebat Lucius.” Dengan penuh keyakinan dan kepercayaan dirinya Leopard berhenti di Aula hitam yang gelap dengan hanya sepercik cahaya yang menerangi tempat dimana Para Team Orkes menunggu.


“Saya harap, saya tidak mengecewakan Presdir dan menjadi Musisi sehebat Anda Dan Presdir Tn.Leopard” jawab Lucous yang tersenyum berjalan Ke aula Tinggi.


“Semoga Anda melakukannya dengan baik Lucius” jawab Tn. Leopard yang memandang Lucius berjalan itu.


Dia berhenti sejenak menatap Lucius dan Pergi dengan senyuman di wajahnya meninggalkan Aula gelap itu


…….


Memegang Teh panas Lucius duduk Di Sebuah Cafe indah di Sore hari menikmati waktunya bersantai Menata Matahari yang Perlahan lahan Mulai turun.


Dia duduk dengan santai membaca Buku lebar itu di depannya.


“Tahun ke 100 Abad pertama, itu adalah sejarah baru bagi dunia, perkembangan banyak teknologi mulai maju dan Kerajaan-kerajaan Seperti Celestial, Dawnridge, Hollyn,Birmendia,Glacia, menjadi tempat yang terus berkembang mengiringi waktu.”


“Pada Tahun ke 105, Tepat di Mana Sebuah Pesta di adakan di Kediaman Rumah Kerajaan Birmendia, sebuah Serangan menghancurkan Seluruh Pesta, banyak bangsawan mati, dan orang-orang dengan Berkat mati karna Sebuah serangan dari Pemuja Sekta sesat yang tidak di ketahui.”


“Dalam periode ini banyak kerajaan mulai Tidak tenang karna Kekuatan Yang Kuat di hancurkan Hanya dalam semalam Tepat di tempat yang mempunyai penjagaan yang sangat ketat.”

__ADS_1


__ADS_2