Card Of Mysteries

Card Of Mysteries
Bab 34: Salah Paham


__ADS_3

Merapikan Area Sekitar yang Kacau Viladine memimpin Banyak Ksatria Untuk berjaga, Membuat beberapa Pelindung dan Bahkan Juga Melacak apakah ada Musuh di sekitar.


“Tn. Hilir Apakah Anda Telah memeriksa Area sekitar?” Tanya Viladine yang masih dengan sikap menyilangkan tangannya.


“Saya melihat sepertinya mereka hanya Menyebar anggota mereka Untuk memancing Para Pengawas Malam dan saya rasa Mereka seharusnya semuanya Telah mati.” Jawab Pendeta Hilir yang masih dengan santai tetapi cukup memendam kesedihan di dalam hatinya.


“Baiklah setelah mengevaluasi area Sekitar dalam 10 Menit saya akan mengembalikan Para Bangsawan Ke rumah mereka dan saya Harap gereja dapat membantu saya.” Kata Viladine dengan sedikit senyum.


“Saya senang membantu, Tunggu Untuk Uskup agung datang, karna saya telah Memanggilnya Uskup pasti akan Tiba dalam beberapa menit” tegas Pendeta Hilir dengan senyumnya juga.


Viladine hanya mengangguk santai memeriksa daerah sekitar lebih cepat.


……


Gereja di Bagian Barat .


Wanita Cantik dan Anggun terlihat berjalan di Kegelapan Gereja yang sunyi itu melihat kegelapan itu di hiasi dengan beberapa Lilin serta Bangunan Putih indah yang terlihat megah.


Wanita itu Adalah Anna Dari Team Inqusitor yang Termasuk Anggota Penting yang Mengurus masalah-masalah seperti Bidah,kejahatan,Supernatural atau bahkan Beberapa Masalah Lainnya.


Karna Team Inquisitor termasuk Dari Team Pengawas malam mereka hanya berada Lebih Tinggi dari Standar Struktur gereja.


Jika di urutkan Mungkin Pengawas malam berada di Bawah dan Team Inquisitor dan Team Inquisitor adalah Team Khusus yang hanya akan bergerak Jika di bawah Perintah Para Uskup.


Tentu saja Team Inquisitor bisa bergerak di bawah Pendeta juga jika mereka telah di beri Izin Oleh Uskup atau Uskup agung.


Kegelapan Malam itu masih Sangat Pekat tetapi Hawa di gereja mengandung sedikit menakutkan yang aneh.


Anna masih berjalan di Banyak Bangku yang besar dan panjang Lalu dia berjalan ke sebuah Platform besar dengan anak tangga yang di depannya memiliki Patung Yang tampak seperti Malaikat perang.


“Yang Mulai Uskup Agung, Saya Anna Melaporkan Bahwa Uskup Wilsom telah mati.” Melaporkan dengan Membungkuk dan Berlutut dia menatap Pria yang tamoak besar dan Cukup tinggi .


Dia tampak sedikit tua dengan Keriput nya tetapi masih sangat tenang dengan Salib perak di Dada nya yang menggantung dengan Baju Putih full itu.


“Bisakah Anda Menjelaskan Mengapa Uskup Wilsom Tewas Anna?” Wajah nya tampak senyum tetapi suaranya yang lembut itu seakan akan menekan dan bisa menerkam siapa saja yang membuat nya kesal .


“Yang Mulai Maaf sepertinya Uskup Wilsom Gagal Menahan Serangan Para Bidah dan para Pendosa itu Juga nampaknya Melukai Duke dan Grand duke yang sekarang Keadaan nya tidak di ketahui.” Jawab Anna yang nampak menyesal.

__ADS_1


Uskup Agung di depannya adalah Antonion Halm, yang Berusia Hampir 70 Tahun lebih Tetapi Wajah nya bahkan Masih jauh dari kata Orang tua yang kaku.


Dia masih sangat sehat dan penuh energi bahkan kerutannya tidak banyak dan rambut nya masih Hitam cerah Dengan Jenggot besar.


“Sayang Sekali Para Pendosa itu Harus di Hukum! Mereka Melukai Pengikut Tuhan! Bawa saya Ke Tempat kejadian dan Ambil Artifak Yang berada di ruang Penyegelan, aku Ingin Sealed Artifak No. 5-7 Di keluarkan.” Suaranya tegas dan Dia Terlihat sangat Marah dengan Sikap nya itu yang menjadi sedikit tidak santai.


Sealed Artifat No. 5-7 Memiliki arti yang dalam di mana No. 5 berarti Ruangan 5 dan 7 adalah Nomor dari Seri Artifak di ruangan 5 itu.


Karna Artifak cukup di Jaga oleh gereja , mereka memiliki kekuatah Mistis yang kuat termasuk seperti Kekuatan Berkat.


Artifak di terbuat Dengan Cara dan Hasil dari Daging dan Darah seseorang, Tentu saja Seseorang itu harus mempunyai Berkat/berkah Yang Tinggi dan dapat Membuat senjata Mistis yang memiliki berkat.


Biasanya Artifak Itu akan Terbuat Jika Daging dan Darah Dari Seseorang yang mempunyai berkat Bersatu tanpa penolakan Dari Kekuatan Berkah nya sendiri.


Karna biasanya banyak penolakan terjadi tidak di Pungkiri bahwa Sangat sedikit artifak yang ada.


Tentu saja biasanya artifak yang ada Memiliki Banyak Kekuatan Hebat seperti Seseorang Mempunyai berkat.


Karna di sini Item di bedakan menjadi dua yaitu item Sealed Artifak yang terbuat dari Daging dan Darah Seseorang yang mempunyai berkat yang telah mati. Sedangkan Artifak Biasa adalah item yang di Buat dengan Bahan dan Campur Tangan Seseorang Pemilik Berkah Untuk Membuat Item Ajaib.


Kekuatan artifak tersebut sangat Kuat dan Hampir menyamai seperti seseorang Membangunkan Berkah nya sendiri.


Inilah mengapa Artifak ini di segel dan hanya Gereja yang memilikinya.


Tentu saja Bukan berarti Orang lain tidak Memilikinya tetapi Hanya sebagian saja seseorang dapat memilikinya karna Gereja Telah mengamankan Ratusan Sealed Artifak di Seluruh benua.


Anna terdiam mendengarkan Perintah Uskup agung.


Karna Sealed artifak hanya bisa di Keluarkan Jika kebutuhan Khusus ini berarti Uskup sangat marah dan Menandakan Bahwa Keadaan ini sangat gawat.


Sealed Artifak No. 5-7 adalah Sealed yang langkah yang memperkirakan Seseorang Bisa membaca Sebagian Ingatan dari orang yang telah mati.


Tentu saja Itu juga memiliki sebuah Bayaran Untuk menggunakan Artifak yang Hebat itu.


Bayaran itu adalah : Mengalami Trauma Pasca Kematian Dari seseorang yang dia Baca ingatannya selama 1 Hari.


Meski tergolong tidak Menyiksa di setiap keadaan yang berbeda tentu saja itu adalah Petaka yang Buruk.

__ADS_1


Terutama Karna itu membuat seseorang seperti mengalami sendiri kematian itu dan Trauma nya yang dalam.


Anna hanya terdiam tetapi Uskup Agung tampak serius dan Dia bahkan Bergegas dari Platform yang tinggi itu dan Turun .


Karna Gereja ini adalah Gereja besar yang di Bangun di Distrik Bangsawan ini jelas sangat besar .


Uskup Agung Antonion Berjalan Mengagambar Sebuah Tulisan dengan Cahaya aneh di kertas yang Berwarna Coklat gelap itu dan Tulisan itu adalah Izin untuk pengambilan Sealed Artifak 5-7.


Anna menunghu dengan Tenang dan Mengambil Surat Izin yang di berikan oleh Uskup Agung itu.


“Ambil lah dengan Cepat, bilang kepada Penjaga bahwa ini situasi gawat” Anna mengangguk tegas dia berlari ke Ujung Lorong dan Melihat sebuah Portal cukup aneh di Lorong itu yang di jaga dua Orang yang tampak lesuh di kedua mata dan Kulitnya


“Anna?” Suara lemah itu memanggil anna yang tampak tergesa-gesa.


“Selamat Malam Tn. Dien, maaf Mengganggu, Keadaan Gawat terjadi, Uskup Agung meminta Saya Mengambil Sealed Artifak No. 5-7” tegas Anna.


Wajah nya cantik tetapi berbicara dengan tegas dan Tenang .


Dien yang berwajah Kusut dan Lemah dengan rambut keriting melihat Izin surat itu dengan serius dan mengidentifikasinya.


Setelah cukup Yakin dia menyalakan Kertas Coklat itu dengan aneh dan Sebuah Pola Yang secara aneh terbentuk.


Pola itu adalah Pola Terverifikasi Untuk Dapat memasuki Zona Portal di Belakang Tn. Dien itu yang tercantum di kertas itu.


Pola itu akan Hilang setelah Kertas itu di bawa masuk dan Secara Otomatis Seseorang yang masuk itu tercatat di Buku Catatan Histori yang di Catat Untuk mencatat Seseorang yang Masuk Ke Portal Sealed Artifak.


Anna Berterimakasih kepada Tn. Dien yang salah satu pria yang menemaninya laku berlari memasuki Portal.


Dia berlari terus di Banyaknya Jeruji besi dan Koridor gelap penuh Hawa aneh dan Energi Tidak menyenangkan


…….


“Tunggu apa yang kalian lakukan!” Lucius berteriak penuh rasa Bingung sembari berusaha keluar dari Seseorang yang tampak aneh itu.


“Hey lepaskan! Aku sudah Bilang bukan aku yang membunuhnya! Aku ini Lucius! Aku musisi!” Lucius masih terus bersikeras sembari di angkat dengan menyedihkan di Bahu Seseorang itu.


“Tenang! Atau kau Ingin kepala mu jatoh ?” Suara itu tampak menyebalkan dan sedikit menakutkan membuat beberapa Bulu Kuduk Lucius berdiri.

__ADS_1


__ADS_2