
“Bisakah saya mengetahui Untuk apa Anda bertanya itu Lucius?” Tanya Charline.
Berpikir dengan Pelan Lucius telah menemukan jawabannya dan Dia hanya Bisa Menjawab dengan Jawaban yang telah dia Pikirkan.
“Untuk teman saya, Teman saya Ingin Membangunkan Berkatnya dan saya Ingin membantunya, Anda Tahu bahwa saya Hanya rakyat Miskin tetapi Saya Ingin membantu Teman saya sebisa Mungkin.” Jawab Lucius.
“Anda sebaiknya Berbicara Kepada Teman Anda Bahwa dia tidur seharusnya Bermimpi seperti itu Lucius, saya Khawatir bahwa dia bahkan tidak Akan Bisa membangun berkatnya, karna itu hanya akan menjadi satu-satunya hal yang Sangat sulit.” Jawab Charline yang sedikit mengerutkan kening sembari menyilangkan tangannya.
“Baiklah saya memahaminya, tetapi saya Tetap Ingin membantunya Apakah Anda Bisa memberi tahu Saya Sedikit apa Itu berkat?” Tanya Lucius Yang tampak serius.
“Baiklah , Berkat adalah Kekuatan yang terbangun dari darah seseorang, itu biasanya memiliki kekuatan bermacam-macam dan Bergantung Pada Karakteristik diri seseorang, Tentu saja Membangunkan Berkat tidak semudah itu, karna biasanya Seseorang Yang Ingin membangunkan Berkat harus sangat bekerja keras Berlatih Latihan Ksatria Ataupun Prajurit Untuk Dapat membangunkan Berkat mereka” tegas Charline .
“Tetapi Berkat hanya dapat terbangun di Usia sebelum 25 Dan ketika dan telah Melewati itu , Anda Tidak akan pernah bisa membangunkan Berkat tentu saja Membangunkan Berkat sangat sulit dan itu Hampir Sangat-sangat sulit dan mempunyai Presentase yang sangat rendah Untuk membangun Berkat.” Lanjut Charline yang berbicara seakan-akan itu memang benar-benar sulit.
Lucius memahami dan merasakannya meski dia tidak Terlalu Paham dia bisa merasakannya dengan jelas segala Ucapannya itu sangat tulus dan jujur , dia juga berbicara seperti itu Bukan karna Dia ingin menggagalkan Mimpi Teman Lucius tetapi dia hanya Khawatir bahwa itu hanya akan membuat mereja semakin memburuk.
Lucius sangat mengerti bahwa Itu terlihat sangat sulit.
“Kalau begitu bagaimana Cara membangunkannya?” Memasuki pertanyaa Inti Lucius mendengarkan dan memasang Kupingnya dengan baik sembari menatap Charline.
“1 Black Lotus, Dan 100ml Cairan Berkat .” Jawab Charline.
“Anda harus tahu Lucius, bahwa Dua bahan itu sangat Mahal, dan Saya harap Anda mempertimbangkan Lagi bagaimama Anda Akan Berbicara ke teman Anda.” Tegas Charline.
Lucous terdiam mendengarkan nama bahan itu dan menatap Charline.
“Jika saya Ingin tahu berapakah harga Untuk kedua bahan itu?” Tanya Lucius dengan serius sembari merenung.
“ 1 Gold” ucap Charline.
“Itu sangat mahal” terdiam sejenak Lucius hanya bisa memasang Wajah Pasrah karna itu sangat-sangat mahal.
“Saya hanya menyarankan Anda Untuk tidak membuang waktu Lucius, meski Anda membeli bahan itu, tidak ada jaminan Teman Anda Bisa membangunkan Berkat.” Tegas Charline yang merasa sedih dan menasehati Lucius.
“Baiklah, tetapi Jika Anda Tidak keberatan Bisakah saya mengetahui bagaimana Cara membeli bahan itu?” Tanya Lucius yang memasang ekspresi kusam seakan akan Dia menyembunyikan Niat nya.
__ADS_1
“Saya tidak menyarankan Anda Untuk membeli nya Lucius, tetapi jika Anda Butuh saya Bisa membantu Anda mendapatkannya tentu saja Dengan tambahan Biaya.” Memasang Wajah yang Serius Charline mamdang Lucius yang tampak Kusam
“Lucius Anda adalah Musisi dan saya menantikan karya Anda, saya yakin Anda adalah Musisi termuda yang tampil di Aula Flizo, jadi saya ingin Anda tidak memikirkan itu dan Fokus dengan Konser Anda.” Memyemangati Lucius, Charline memasang Ekspresih Yang tampak Sangat serius tetapi Juga berusaha menyemangati Lucius.
“Baiklah, saya akan memikirkannya Charline, terimakasih atas pengetahuan Anda dan waktu Anda, saya Sangat beterimakasih Charline, saya akan melakukan yang terbaik Untuk Konser, dan saya harap Anda menyaksikan ketika itu di mainkan” memasang senyuman di wajahnya Lucius mengantar Charline pergi ke Rumah Ny. Grace lalu pergi ke rumahnya dalam Larut malam yang semakin gelap dengan Kabut Putih dan abu-abu itu.
…….
Tanggal 7 Perjalanan Bintang ( Maret) Pukul 6 Malam.
Berjalan Di Malam Yang indah Kereta kuda terus berdatangan mengeluarkan banyak wanita dan Para bangsawan.
Satu persatu bangsawan datang dan Para Musisi Menjaga Di Pintu dan menyambut para Bangsawan sebagai Rasa Hormat mereka.
Tentu saja Lucius juga begitu dan dia berdiri bersama Gurunya Dengan setelan Jas Rapih yang sangat bersih serba Hitam nya.
Kereta kuda terus berdatangan dan beberapa bangsawan masih terus keluar.
Mereka benar-benar tampil mewah dengan pakaian Gaun indah berwarna yang sangat indah menampilkan Pesona mereka.
Lucius terus menyambut dengan ramah meski dia tidak mengenal satu persatu para bangsawan.
Hingga sebuah Kereta kuda Cukup besar berjalan dengan Lambang Pedang dan Perisai.
Tidak lama setelah itu Pintu di Buka dengan rapih dan Wanita berwajah Putih mulus terlihat, dia mengenakan Gaun indah berwarna Hijau kehitaman dan Wajah Cantiknya itu Terlihat dengan jelas dengan Rambut panjang nya yang Berkilau dengan Indah.
Rambut Putihnya itu benar-benar Indah dan Mata nya yang sedalam dan setenang air itu menatap Lucius.
“Saya menantikan Karya Anda Lucius” sapa Charline yang berjalan bersama Ayah dan Ibu nya yang tamoak sedikit tua tetapu memiliki Fitur wajah yang Unik seperti Charline.
Lucius hanya bisa tersenyum ramah menyapa Charline pergi itu dan terus menyambut beberapa tamu lainnya.
“Teman Anda Lucius?” Tanya Tn. Hartpart
“Ya, dia adalah Teman ku ketika saya belajar bersama Ny. Grace.” Jawab Lucius
__ADS_1
“Dia Wanita yang cantik”
“Saya juga berpikir begitu” setuju dengan Ucapan Tn. Hartpart lucius hanya mengangguk penuh arti dan terus melakukan Penyapaan nya ke para Para bangsawan dengan Hormat.
Tidak lama kemudia beberapa Kereta Kuda mewah datang mereka mempunyai Lambang Yang Mewakili Kekuasaan dan Wilayah lalu kereta kuda itu juga di kawal Oleh total 4 Ksatria Yang mengenakan Pakaian Full armor nya .
“Grand duke datang Bersama Duke!” Suara itu sangat kencang Hingga bergema dan Beberapa orang Langsung dengan Hormat Berjongkok.
Lucius yang memiliki respon lama karna tidak tahu apapun sedikit telat tetapi mengikuti mereka yang berjongkok dengan salah satu Kaki di tekuk.
Beberapa hentakan Kuda terdengar kencang Hingga akhirnya berhenti dan para Ksatria juga Mulai turun mengawal dan membuka Pintu Kereta kuda itu yang sangat mewah.
“Itu Grand Duke Orion!” Suara itu terdengar dari beberapa bangsawan dan mereka Juga dengan hormat menunggu kedatangan Grand duke Yang turun Bersama Duke .
“Itu duke! Duke Milsey!” Ucap beberapa Bangsawan lagi.
“Senang bertemu dengan Anda Duke Milsey , senang bertemu dengan Anda Grand duke Orion” Sapa beberapa bangsawan kepada Pria yang tampak cukup muda itu.
Mereka mungkin Berusia 30 Tahun tetapu mereka benar-benar sangat muda dan Lucius bahkan bisa merasakan perasaan aneh yang mencekam ketika berada di dekat Duke dan Grand duke itu.
Duke dan Grand duke itu berjalan, mereka mempunyai wajah berbeda tetapi Penampilan mereka benar-benar sangat muda.
Duke Misley mempunyai wajah Tampan dan keanggunan yang indah, rambutnya berwarna Ungu beserta warna Matanya Yang memiliki warna yang sama.
Sedangkan Untuk Grand Duke dia tampak sedikit Tua tetapi tidak begiru Tua hingga di katakan terlihat sangat jauh dari Duke.
Grand duke Orion memiliki Mata Kuning Sedikit gelap tetapi indah dan Rambut Ungu Muda yang sedikit mirip dengan Warna rambut duke.
“Senang melihat Anda Count Eylin, ucap Grand duke yang menyapa Seorang Lelaki yang tampak tua berkisar 40 Tahunan.”
Lucius yang mendengar iru mengernyutkan Kening pelan dan mengintip sedikit ke arah Grand duke itu.
“Count Eylin?” Lucius dengan jelas mengingat Nama itu.
Nama Keluarga yang Awalnya Ayah Tedy bekerja di sana Hingga akhirnya di keluarkan.
__ADS_1
Lucius menatap pelan ke Lelaki yang tampak tua tetapi sangat bugar itu yang bersama Istri cantiknya.