
“Ny. Grace apa yang Anda Lakukan? Anda Lama sekali” berjalan Keluar Gadis yang cukup Cantik itu keluar.
Itu adalah Charline yang tampak sangat cantik dengan Gaunnya dan beberapa perhiasan mengkilaunya.
Dia mengenakan Gaun Hijau muda Tipis dan berjalan Menatap Lucius di depannya.
“Anda datang Lucius” ucap Charline, lucius cukup berteman Baik dengan charline karna hanya dia satu-satunya orang yang tampaj sangat Misterius dan selalu pendiam dengan apa yang ada.
Beda dengan Jaena dan Sisa satunya lagi yaitu Rui, Charline tipe orang yang cukup santai dan tenang dia juga mempunyai Kepribadian yang menarik dan beberapa kali membantu Lucius untuk belajar dengan cepat
Seharusnya belajar akan Terjadi sangat sulit tetapi dengan bantuan Charline, itu dapat dia selesaikan dengan Mudah meski dia belum mencapai kesempurnaan Dalam Membaca , setidaknya dia dapat mengerti Bahasa Dan tulis tulisan yang Umum meski dia harus Lebih banyak belajar lagi.
“Anda tidak masuk Lucius?” Tanya Charline dengan Anggun.
“Saya hanya Datang Untuk Memberikan Ny. Grace Kupon Untuk datang dan berterimakasih karna saya Akan berhenti” jawab Lucius dengan Lembut dan Halus
“Kupon? Apa itu?” Tanya Charline.
“Ini…… “ terdiam sesaat Ny. Grace menatap dengan Bingung ke Kupon Berwarna itu yang ada di depannya.
“Lucius Anda Tahu apa ini?” Tanya Ny. Grace.
“Saya sangat mengetahuinya Ny. Grace, Itu adalah Kupon Untuk menonton Konser yang akan di adakan Seminggu kedepan, Saya akan bermain di situ Ny. Grace dan Sebenarnya saya adalah Musisi meski saya baru belajar dalam beberapa Bulan” tertawa pelan Lucius tampak senang dan membuat wajah gembira itu.
“Ini….. lucius! Kenapa Kau tidak pernah Bilang pada ku?” Dengan wajah Yang kaget Charline dan Ny. Grace terkaget-kaget dengan Ucapan lucius serta kupon itu.
“Hahaha maaf Ny. Grace saya Tidak bilang karna saya Terlalu Larut untuk Fokus belajar, saya juga Cukup Kaget karna Karya saya di terima Dan Saya akan tampil di Aula Flizo Yang Terkenal itu.” Tertawa Kecil Lucius Benar-benar Sangat larut dengan pembelajarannya Hingga dia Bahkan tidak Pernah Bilang bahwa dia adalah Musisi.
“Anda Adalah Musisi Termuda Yang pernah saya Lihat Untuk tampil di Aula Flizo Lucius! Kau tahu apa artinya ini! Anda akan menjadi terkenal!” Benar-benar kaget Charline berbicara dengan Tegas kepada Lucius gang Polos itu.
Selama 1 Bulan itu Charline juga sangat tahu betapa Polos dan tidak tahu apa-apanya Lucius itu.
“Eh?….. apakah memang akan Seterkenal itu? Bukankah Itu hanya Sebuah Konser Musik?” Tanya Lucius.
“Anda Akan sangat terkenal Karna Akan Ada Duke dan Grand Duke Yang datang Setiap Tahun Untuk mendengarkan Musik Di Aula Flizo Lucius.” Menjawab Pertanyaa Lucius yang Polos itu tak lama Dua gadis lainnya datang menatap Lucius dan keluar dari Pintu itu dengan wajah Bingung.
“Hey! Apa yang Kalian lakukan? Ny. Grace apakah kelas hari ini di batalkan?” Tanya Jaena masih dengan nada Sombong nya.
__ADS_1
“Lucius? Heh…..” sembari mengejek pelan Jarna kembali berbicara.” Jika Anda Tidak Ingin Belajar pergilah, aku tahu Kau pasti tidak Sanggup Membayar Biasa Les Lagi bukan?” Mengejek pelan Jaena Hanya tidak mau waktunya terbuang dan terus menunggu dengan kesal.
“Jaena Anda tidak boleh begitu” tegas Ny. Grace yang menatap Jaena itu dengan Tegas.
“Saya akan datang Lucius, terimakasih, ini kesempatan yang sangat berharga untuk saya” tersenyum pelan ke Lucius itu Ny. Grace mulai masuk membawa Jaena dan Rui.
“Maaf saya hanya mendapatkan dua Tiket Charline, dan satu tiket lagi Ingin saya berikan ke Keluarga saya” meminta maaf dengan Tulus Lucius menatap Charline dan membungkuk.
“Anda tidak perlu Khawatir lucius, saya turut senang, saya pasti akan datang, karna kebetulan Ayah saya Juga mengajak Saya Untuk datang” sebelum Wajah sedih Lucius semakin Dalam Hanya dalam sekejap dia membuka matanya lebar-lebar dan menatap Charline.
“Saya sangat senang charline, saya harap Anda menikmati Musik saya nanti” sedikir menangis lucius tersenyum menatap Charline dengan malu.
“Anda tidak perlu khawatir, Saya Melihat Anda memang Sangat Hebat Lucius” memeluk Pelan Lucius Charline menepuk Punggung dan mengusap nya secara pelan.
“Saya harap Anda memberikan Hasil terbaik Dan membuat saya Terkenal Lucius” lucius mengangguk dengan cepat dan serigs laku berbalik dengan senyumannya.
“Sampai Jumpa 7 Hari lagi Charline” meninggalkan Rumah Ny. Grace dengan senyumannya itu Lucius pergi.
……..
“Ny. Grace apa yang Lucius lakukan? Anda bilang akan datang , datang kemana itu?” Tanya Rui itu dengan Sedikit bingung dan menyilangkan tangannya.
“Ini hadiah dari Lucius, dia Bilang bahwa dia akan Tampil di Aula Flizo” jawab Ny. Grace.
“Apa?!” Tampak kaget mereka terdiam dan menatap Kupon itu.” Ini benar-benar Kupon Yang Hanya para Bangsawan Kaya yang bisa memasukinya, bahkan aku mendengar bahwa Akan ada Grand Duke dan Duke!” Tegas Jaena yang kaget itu.
Rui juga cukup kaget dan merasa tidak percaya tetapi Bukti kupon itu benar-benar tidak bisa di Bohongi bahkan Dia Juga sangat kaget
“Apakah Ini benar-benar dari Lucius?” Tanya Jaena dan Rui secara berbarengan.
“Itu dari Lucius” jawab Charline yang datang sembari memegang Buku di tangan Kanannya.
“Apakah Anda Memiliki Bukti itu dari Lucius?” Tanya Jaena.
“Itu dari lucius Jaena, saya mendapatkannya dari dia.” Ucao Ny. Grace yang membuat Jaena kaku dan terdiam.
“Apakah itu mungkin? Bagaimana Bisa Orang Miskin seperti dia Bisa Bermain Musik?” Tanya Jaena yang tidak percaya.
__ADS_1
“Hm….. saya juga baru ingat, ketika Lucius datang dia memberikan Surat yang berasal dari Kenalan saya, dan dia adalah Musisi.” Mengingat kembali kenangannya dia merasa tidak salah mengingat dan berjalan cukup santai sembari tersenyum.
“Sepertinya ini memang dari Lucius, Kebetulan Kenalan ku juga seorang Musisi jadi Mungkin saja dia Belajar Dari kenalan ku” jawab Ny. Grace yang duduk di sofa besar menatap ketiga wanita itu.
“Kalau boleh tahu siapa Kenalan Anda Ny. Grace?” Tanya Rui.
Jaena dan Charline diam tetapu memperhatikan dengan Rasa ingin tahu juga.
“Hm…. Dia adalah Hartpart” jawab Simple Ny. Grace.
“Hartpart? Musisi Yang Berumur 35 Tahun itu?” Tanya Rui.
“Ya, setauku dia berumur segitu.” Jawab Ny. Grace yang berpikir dengan kerutan tetapi kembali berwajah biasa.
“Saya pernah mendengarkan Musik Tn. Hartpart, Meski Tidak sebagus Karya dari Mr. Jilgo dan Mr. Leopard Saya cukup Yakin karya nya memang enak di dengar.” Jawab Rui yang berpikir memegang dagunga dengan lembut itu.
“Ya! Tapi ini aneh, bukankah Umur Lucius terlalu Muda?” Tanya Jaena.
“Saya juga pikir itu aneh, dia musisi termuda yang bahkan Karyanya Tampil di Hadapan Grand Duke dan Duke jadi saya yakin Lucius pasti seorang Jenius yang Sangat Berbakat!” Ujar Ny. Grace.
Charline setuju dengan Ucapan Ny. Grace dan tertawa dengan riang di hadapan kedua orang itu yang membeku.
“Baiklah, mari lanjutkan Belajar Gadis-gadis cantik” menepuk Tangannya, Ny. Grace langsung kembali ke Mode mengajarnya yang Galak dan tegas itu untuk mengajar 3 Gadis bangsawan Muda itu.
……..
“Hah…..” masuk dengan Lesuk Tedy sedikir Celeng dan lemah, dia membuat wajah yang Kusam dan Gelap itu dan sesekali menghela nafasnya.
Dia berjalan di Koridor sempit menaruh Bajunya di gantungan yang ada di tembok dan berjalan menatap Kasur Kayu Lesuh nya.
Dia melihat Jam yang sudah sangat lawas dan rak Kecilndi samping Ranjangnya yang berdebu itu.
Menaruh Tas nya dia juga meletakan Jam lawas yang kusam itu.
“Tedy?” Tanya Lucius yang memanggil dan keluar dari Kamar nya, dia berjalan di koridor dan terus berjalan ke Ujung menatap Tedy yang duduk sembari merenungkan dengan lemah.
“Ada apa tedy?” Tanya Lucius.
__ADS_1
“Tidak ada, hanya saja Bos tempat ku bekerja Sepertinya Ingin Memberhentikan Beberapa pekerja dan Aku merasa bahwa Tempat ku tidak Cukup aman.” Sedikit menghela nafas dia terlihat Pucat.