
Rambut Perak panjang, Mata Ungu cerah dan sepasang Gaun Hitam yang panjang Dengan Ciri Khas Kerajaan Dawnridge yang mempunyai beberapa garis dan lekukan-lekukan.
Gaun itu indah dengan Tambahan Stocking hitam yang berada di kaki putih nya itu.
Itu membawa kesan yang aneh ke Lucius dan beberapa orang ,sekaligus kesan mendalam yang membuat orang hampir tidak bisa melupakannya.
Gadis cantik itu turun menatap banyak bangsawan yang menatap ke arahnya itu.
“Selamat Ulang Tahun Putri!” Ungkap Beberapa bangsawan yang menyambut Wanita cantik itu.
“Terimakasih ini adalah hari terbaik saya” ungkap gadis itu yang berjalan ke arahnya .
Di sisi lain Duke Trutis juga tersenyum mulai berjalan Di tengah-tengah dan Menepuk pelan tangannya tetapi membuat suara runcing yang nyaring.
Di sisi Yunhoo, murid-muridnya juga mulai datang dia berdiri di samping Orliana yang juga sedikit terpesona dengan senyumannya.
Dia tampak sedikit aneh dan Orliana juga memiliki sikap yang tampak aneh tetapi tetap tersenyum.
Sedangkan Theo di sisi nya juga menatap Gadis itu yang berjalan bersama Duke trutis itu melihat dia di perhatikan oleh semua orang.
Dia sedikit menyipit dengan aneh tetapi langsung tersenyum dengan Polos.
…….
“Baiklah Acaranya akan kita Mulai”
“Saya sebagai Pengada acara di sini ingin berterimakasih atas semua orang yang datang terutama Untuk beberapa bangsawan yang datang dan memberikan hadiah Untuk putri saya”
“Di hari yang besar ini saya tidak akan pernah Lupa, hari yang Indah ini akan menjadi malam Untuk Mengakhiri Umur anak saya yang ke 17 dan akan menjadi Dewasa Berumur 18 Tahun!”
“Putri saya Riestine Akan memberikan Pidato nya dan setelah itu akan ada Acara Untuk Dansa dan beberapa iringan Musik”
“Saya harap kalian semua menikmatinya” membuat senyuman yang cerah beberapa bangsawan saling berbicara dan Duke Trutis sedikit mundur dan Putri Riestine Maju dengan lembut dan menatap para bangsawan.
“Saya sangat berterimakasih kepada ayah saya yang membuatkan Hari yang indah itu, dan tanpa kedatangan beberapa bangsawan hari indah ini akan menjadi sia-sia, saya sangat berterimakasih kepada Kalian”
Membungkuk dengan lembut beberapa bangsawan memberikan senyuman cemerlang sekaligus merasa senang, beberapa lainnya juga ada yang tampak tidak senang tetapi hanya berusaha tersenyum .
__ADS_1
“Ini adalah Hari terakhir saya sebelum saya Dewasa dan ini benar-benar kebanggan saya untuk bisa merayakan Hari besar ini, saya akan mengucapkan terimakasih lagi dan silahkan Nikmati pesta ini!” Suara besar itu seakan akan lembut tetapi kencang dan Mengakhiri Pidato itu.
Di sisi lain Duke Trutis sedikit meneteskan air matanya seakan akan dia tampak sangat senang dengan Ulang tahun anak nya itu.
Dia tersenyum dan Dia kembali ke beberapa bangsawan.
Di sisi lain Musik yang tenang dan nyaman mulai di setel menandakan Acara selanjutnya di mulai.
Itu adalah Musik yang nyaman dari Genre Musik Nocturne.
Meski perkembangan rata rata Musik orkes dan Simfoni memiliki Gaya yang payah tapi Nocturne ini memiliki Elemen yang hebat dimana keintiman, Romantisme dan juga beberapa perasaan indah itu sangat cockk untuk lagu malam yang indah ini.
Permainan itu Di Mainkan Oleh Fellway dan Lucius sedikit terkejut karna melihat dia di sana.
Dia sedikit mengerut tetapi mulai menikmati musik itu.
“Ini lagu yang indah! Saya ingin berdansa!” Aylin di sisi lain yang selalu memiliki Antusias yang tinggi tampak menjadi begitu aneh dan dia bahkan bergemu gemu dengab semangatnya.
Beberapa pria bangsawan yang datang juga Mulai satu persatu Ingin berdansa daru kejauhan memperlihatkan mereka untuk meminta dengan lembut berdansa pada Putri yang sanbat cantik itu.
Untuk sekilas Lucius berpikir ini memang dunia Fantasi yang indah yang selalu membuatnya kagum.
Mengambil Minuman Oren pekat itu Lucius meminum nya lagi dengan sangat cepat.
“Ini sangat enak apa nama minuman ini?” Seakan akan bertanya dengan Bingung Lucius menoleh untuk hanya melihat Theo di sisi nya.
“Apa?….. dimana yang lain Theo?” Tanya Lucius .
Theo terdiam tidak berkata banyak dan hanya menujuk dengan dagu nya.
“Oh…. Mereka sepertinya terlalu bersemangat” lucius tidak bisa berkata kata lagi melihat mereka berdansa Bersama sesama wanita.
Meski ini adalah Acara Formal ini juga menjadi kesempatan indah untuk mereka Mencari teman dan kenalan baru tetapi Lucius tidak menyangka bahwa mereka akan Berdansa dengan sesama wanita dimana Camil bersama Aylin dan Orliana bersama Tirtis
Itu menjadi pemandangan yang aneh tetapi karna Banyak bangsawan besar dan orang tua lainnya hanya fokus berbincang dengan sesama bangsawan dan Menyuruh anak mereka mendekati Putri Riestine itu menjadi hal biasa di kalangan banyak orang.
Lucius tidak banyak bicara tetapi hanya tersenyum karna Dia tidak begitu bisa berdansa.
__ADS_1
Selain itu menjadi Penyendiri adalah hal yang baik dan dia juga tidak begitu Ingin memiliki Koneksi dengan banyak bangsawan karna dia hanya seorang Musisi .
Meski musiknya terkenal hanya dalam satu malam kesenjangan Antara rakyat biasa dengan bangsawan adalah hal yang jauh dan itu tidak Mungkin bisa di imbangi dengan mudah.
Meski pasti tidak sulit tetapi Lucius tetap tidak Terlalu Ingin Banyak mengenal bangsawan ini adalah ketulusannya dan Karna dia dulu membaca cerita yang aneh dua tidak pernah berpikir bangsawan adalah orang yang baik dan mendekati mereka adalah hal yang Bodoh.
Tentu saja dia mendekati bangsawan hanya untuk meraup keuntungan besar dan Lucius akan sangat senang jika dia Bisa meraup banyak keuntungan.
“Fufu, memang Mendapatkan Uang adalah hal yang paling Ku suka” terkekeh Lucius berjalan merasakan perut nya begitu sakit.
“Sial apa ini efek dari Banyak Minum?” Lucius terdiam dalam Keheningan dalam merasakan sakit dan Juga Sembelit di perut nya.
“Lucius, Anda sudah siap? 5 menit lagi Anda akan Bermain” Duke Trutis berjalan ke Lucius dengan wajah anggunnya itu membawa pesona dan aroma yang dalam.
Mencium aroma itu Lucius semakin merasa Tidak enak menyerang tubuhnya dan tertawa kecil.
“Maaf duke dimana Toilet? Saya merasa tidak enak badan, tentu saya akan tampil dalam 5 menit” lucius merasa sedikit malu tapi dia hanya bisa berterus terang atau bencana mungkin akan datang menyerang nya dengan gila.
“Oh….. Anda sangat pucat, baiklah Saya akan memberi Anda 10 menit, Toilet berada di Ujung koridor di situ ada sebuah Pintu dan itu adalah Toilet nya
“Pintu itu mempunyai warna Kuning cerah … ya kuning cerah seingat ku” jawab Duke yang berpikir memegang dagu dan menegaskan kembali ‘Kuning Cerah’
“Terimakasih saya akan tampil dalam 10 menit kedepan” setengah tersenyum Lucius meninggalkan Theo di situ dan pergi ke ujung Koridor yang jauh itu di bawah Anak tangga.
……..
Di sisi lain.
“Senang sekali bisa berdansa dengan Anda Putri Riestine, bisakah Kita berbincang lagi jika ada Waktu?” Tanya seorang pria bangsawan itu adalah Vinz Pria bangsawan yang ayahnya adalah seorang Count.
Putri Riestine yang tampak selalu tampil Anggun itu masih tersenyum dengan ramah dan menjawab dengan lembut. “Mungkin saya tidak akan Punya waktu”
Pergi meninggalkan Vinz itu menjadi Tolakan yang mengerikan untuknya dan dia terus mengepal tangannya dengan kuat.
“Sial putri yang satu ini Sombong sekali!” Mencerutu dengan kesal dia berjalan membuat wajah yang sangat marah tetapi dia sembunyikan ketika orang terlihat.
Di sisi lain Putri Riestine yang berjalan itu mengarah jauh ke Koridor besar dengan wajah yang sedikit lemah dan kesal.
__ADS_1
“Sial orang-orang itu benar-benar menyebalkan” jalan di koridor sendiri dia berjalan dengan kesal tetapi masih terus tersenyum menjaga keanggunan nya.
“Mungkin ada baiknya Jika saya Menampar wajah mereka” terus mencerutu dan mengejek dia berjalan ke sebuah Pintu Berwarna Kuning cerah.