CEO Belok Vs Colonel Cantik

CEO Belok Vs Colonel Cantik
Mereka benar benar kompak dalam hal mengaduh


__ADS_3

Sebelum membaca budayakan like, coment, dan beri dukungannya, berupa hadiah, dan vote anda.


Hari ini Aliya dan Chandra melakukan sesi foto, di mana hanya melakukan di dalam rumah saja, rumah yang tiba tiba di sulap menjadi studio. Foto yang mereka ambil untuk undangan, agar lebih mempercantik saja.


Setelah sesi foto usai Aliya dan Chandra segera beristirahat. Nyonya Mona segera memberikan mereka air, Aliya segera memejamkan matanya hanya untuk sekedar beristirahat, terlalu banyak pose, yang membuat dirinya kelelahan.


^^^"Rasanya lebih enak latihan saja, pasti tidak akan selelah ini," Yah begitulah jika seseorang melakukannya tidak dengan sepenuh hati.^^^


Belum lagi, sebelum mereka foto bersama tadi, Aliya dan Chandra terlibat pertengkaran kecil. dimana Chandra yang kesal karena Aliya sibuk membalas pesan dari mantan kekasihnya. Ah atau lebih tepatnya, mantan kekasih Chandra, Brayen.


Flashback.


"Idih ngapain lo senyam senyum?" Chandra memandang Aliya yang masih asyik menulis pesan di ponselnya. Jiwa kepo Chandra tiba tiba kambuh melihat Aliya yang senyam senyum sendiri kala Aliya menatap ponselnya, pasti ada sesuatu yang menarik perhatian wanita itu.


"Kepo lo ah," Aliya segera menjauh dari Chandra, Aliya jelas tahu jiwa kepo Chandra saat ini, terlihat jelas di wajah Chandra, karena sebenarnya Chandra adalah tipe orang yang tidak dapat menutupi kekesalan nya di hadapan Aliya.


"Buka kepo, gue penasaran doang kok," Chandra membantah tidak suka. Aliya hanya terkekeh mendengar bantuan dari Candra.


"Sama aja curut," Aliya terus memandangi Chandra sembari mendekap ponselnya. Chandra kemudian mencoba merebut ponsel Aliya.


"Ya beda lah," Chandra segera membantah kata-kata Aliya kembali. Dan dengan sangat disayangkan Candra berhasil merebut ponsel tersebut.


"Sini ah gue penasaran," Chandra segera membuka dengan siapa Aliya saat ini sedang chatting-an. "Hah! Lo chatting ngan dengan Brayen ya?"


Alangkah terkejutnya Chandra ketika melihat dengan siapa Aliya chatting-an, mana di dalam pesan tersebut mereka sangat terlihat akrab. Chandra tak suka hal tersebut. Chandra segera menghapus nomor Brayen, namun dihentikan oleh Alya.


"Iya emang kenapa?" Aliya segera mengambil alih kembali ponselnya.


"Maksud lo apa?" Chandra masih tidak terima dengan hal tersebut, ia kembali mencoba merebut ponsel Aliya


"Ya elah ketimbang ngomongin masalah lukisan aja kami," menyadari hal tersebut Aliya segera mencoba menjelaskannya, setidaknya Chandra akan mengerti dan tidak menghapus nomor orang sembarangan lagi.


"Tetap aja, malas gue liatnya," Chandra masih ngotot tidak suka Aliya ber chatting-an dia dengan Brayen mantan pacarnya. Chandra segera menghapus chatingan mereka dan nomor Brayen, kemudian melemparnya ke arah Aliya meskipun mereka berada di satu sofa, namun tetap saja Aliya takut ponselnya kan terjatuh.


"Eh jangan di lempar dong," protes Aliya kepada Chandra dengan mata yang melotot.


"Takut banget lo ga bisa berhubungan," Candra sangat kesal melihat Aliya. Terlebih dari nada bicara Aliya penuh protes.

__ADS_1


Tiba tiba Chandra teringat sesuatu, Chandra belum mengecek tentang pesan yang lain, jangan jangan Aliya adalah kepala penangkaran buaya di ponselnya. "Sini ponsel lo, yang harus gue pastiin."


Setelah pemeriksaan ponsel, terdapat banya sekali laki-laki yang mencoba mendekati Aliya, ah ternyata benar calon istrinya ini merupakan pawang buaya, sekarang merangkap menjadi kepala penangkaran buaya.


Chandra segera menghapus satu satu lelaki yang menurutnya sangat intensif mendekati calon istrinya, Chandra tidak suka itu. Aliya hanya untuk dirinya tidak untuk orang lain.


"Idih kenapa sih lo cemburu bilang jangan gini dong hapusin satu satu," Alia sungguh tak terima segera memukul Chandra.


Chandra pun merasa kesal karena dia merasa ini bukan salahnya, Apa salahnya memeriksa ponsel calon istri agar tahu siapa saja yang akan membahayakan posisi mereka kelak.


"Demi apa lo? Gue tahu lo lagi cemburu kan?" Aliya segera menebak dengan tepat sasaran.


"Enak aja lo."


Yang tertuduh jelas jelas tak terima, jadinya Chandra merasa terhina, karena setahu Chandra cemburu itu tanda tak mampu, namun saat ini dirinya merasa mampu melarang Aliya kemanapun. Hanya saja ketidak sukaannya terhadap chat tersebut, membuatnya melakukan hal tersebut.


Ah, bukannya sama saja dasar tuan pencemburu yang tidak sadarkan diri.


Flashback end.


"Eh ingat semu barasal dari chatingan teman biasa hingga menuju ke arah lain," Chandra segera memajukan wajahnya ke hadapan Aliya.


"Ga gitu juga konsepnya," geram Aliya.


Ah, sepertinya Chandra terlalu banyak menonton drama. Hal ini lah yang membuat Aliya malas menonton film drama dramaan apalah itu.


"Ga memang berasal dari ngomongin pekerjaan, berpindah ke hobby, lama lama jadi saling nyaman, dan akhirnya lo selingkuh deh," entah dari mana Chandra mendapat sekenario tersusun dan terstruktur itu.


"Kebanyakan nonton drama lo," Aliya segera memukul bahu Chandra, membuat Chandra terlihat sangat kesal.


"Ga juga emang gitu kok realitas nya," Chandra balik menyerang Aliya.


"Eh maksud lo apaan?" Aliya tak terima segera menyerang Chandra. Para orang tua segera memisahkan kedua kepada kedua orang tersebut.


"Kalian apa apaan sih? jangan kayak anak kecil deh, berantem mulu ga tahu tempat," oceh nyonya Mona. "Kalian itu sudah mau nikah, seharusnya kalian itu lebih banyak damainya, jangan hanya perang terus, aduh pusing kepala mama."


"Dia ni mah, cari masalah mulu," tiba tiba kata kata pembelaan muncul di bibir kompak antar Chandra dan Aliya, membuat nyonya Mona, tuan Omer dan kakek Rio tercengong sendiri, mereka benar benar kompak dalam hal mengadu.

__ADS_1


......................


Dua belas hari lagi 🤫🤫🤫🤫 kyuk ikutan give away, berikan komentar terbaikmu, berikan vote karena tinggal 7 hari lagi!!!


Hi hi semua ohtor cantek tengah mengadakan give away untuk para pembaca setia nih, ya give away kecil kecilan untuk novel baru othor, berbagi rejeki hehehehe.


Di sini ada dua kategori,



Aktif komentar dan like.


Aktif dalam memberi dukungan, seperti memberi vote dan hadiah.



Nah jadi syaratnya itu;



Aktif memberikan komentar komentar di setiap updetannya,


Aktif dalam memberikan dukungan, dalam novel CEO belok vs colonel cantik.



Setelah itu untuk hadiahnya ga besar kok, cuman pulsa 40K untuk dua orang pemenang, akhir lombanya tanggal 1 bulan depan. Semoga kalian senang ya ikutan lomba ini.


20K untuk pemenang komentar dan like.


20K untuk pemenang dalam memberikan dukungan.


Ingat setiap minggu bahkan harinya saja bisa saja berubah setiap saat, jadi yuk buruan berikan dukungan sebanyak banyaknya, jangan sampai kelewatan.


Yuhuu yuk ikut partisipasi.


Maaf othor cuantek terlalu sibuk akhir akhir ini, jadi ga biasa update banyak, jIagan lupa like share anda coment.

__ADS_1


__ADS_2