
Ke lapangan lagi. Sibuk lagi. Setelah dapat restu dari mamih, Rye dan Anna malah sulit ketemu.
Hari ini adalah agenda pelatihan internal tentang Gender dan Kekerasan.
dr. Farid dan dr. Lisnawaty telah duduk di depan meja rapat. Semua staf dan pimpinan LSM Hijau Lestari telah hadir.
"Hello perkenalkan saya, dr. Farid Ridwan merangkap psikolog dan ini kolega saya dr. Lisnawaty, psikiater. Banyak orang yang menyangka psikolog itu dokter. Sebenarnya bukan. Itu profesi selaku konselor. Maka psikolog tidak boleh memberikan resep obat. Nah kalau saya, kebetulan dokter umum.
Kemudian sekolah ngambil jurusan psikologi. Kalau psikiater sudah jelas dokter ya. Areanya di bidang kesehatan mental dan jiwa.
“Bentuk kekerasan pada relasi gender laki laki dan perempuan bisa karena budaya dan juga karena ada kelainan.”
“Sebab sebab non medis akan disampaikan DR. Ririn ya nanti sesi sore. Ini kalau lihat di kerangka acuan yang dibuat Bu Dian” kata dr. Farid sambil membuka lembar kerangka acuan.
dr. Lisna, wanita muda yang cantik berkacamata, membuat beberapa staf cowok cari perhatian.
Beberapa catatan penting dari presentasi dr. Lisna:
Kekerasan itu bisa verbal, lingkungan yang menekan (sikap bermusuhan dan meremehkan), dan kekerasan fisik.
Kekerasan fisik bisa berupa penganiyaan sampai dengan kekerasan seksual.
Macam macam kekerasan seksual:
1.Fedofilia, prilaku seksual menyimpang terhadap anak kecil dengan usia kurang dari 13 tahun.
2.Eksibisionisme, prilaku senang mempertontonkan organ kel*min pada orang asing
3.Voyarisme, senang mengintip sambil masturb*si
4.Froteurisme, senang menggesek organ kel*min pada orang asing termasuk di tempat umum.
5.Fetisisme, memiliki gairah *****al pada benda mati seperti ulekan, pakaian dalam, atau apa saja untuk membangkitkan gairah
6.Tranvestitisme, pria heteroseksual yang senang berpakaian dan berdandan seperti perempuan untuk membangkitkan gairah
7.Masokisme atau Sadomasokisme, senang melakukan kegiatan seksual dengan kekerasan verbal dan fisik
8.Sadisme seksual, menyiksa pasangannya secara psikologis dan fisik
Sedangkan hyperseksual masih diperdebatkan sebagai kelainan mental karena sulit menentukan berapa intensitas yang disebut hyper. Tapi indikasinya bisa dilihat jika sdh terobsesi dengan fantasi sex termasuk kecanduan pornografi sehingga mengganggu aktifitas normal.
Pelaku fedofil, masokis, dan sadisme bisa dijerat pidana. Voyarisme dan frotorisme jika diadukan oleh yang merasa dirugikan, biasanya akan divonis gangguan jiwa dan dikirim ke RS jiwa.
Penanganan semua kelainan di atas bisa dengan konseling dan perawatan psikiater.
Pertanyaan yang bagus datang dari Indri.
“Dok gimana ngebedain masokis dengan sadis ?”
"Masokis pada level aman masih bisa dinikmati dan merupakan kesepakatan. Bagi yang pernah nonton film Christian Grey dan Anna, itu contoh masokis. Dimana yang satu jadi submissive dan satu lagi jadi dominan. Mereka membuat aturan main jika kekerasan yang dilakukan sampai pada batas tertentu menyakiti lawannya. Dia bisa memberi kode dan itu dihentikan. Masokis bisa berubah sadis ketika tidak terkontrol.
Para staf serius mendengarkan. Adnan ekspresinya datar aja. Sedangkan Riska tampak tidak nyaman. Bu Dian dan Jamilah saling pandang memberi kode. Di sisi lain, bukan staf Hijau Lestari kalau gak pecicilan setelahnya. Ciri khas gank dekil bin jail.
“Eh Judi ! ketauan loe suka pake daster nyokap looo wkkk…wkkk…” Yuddis gangguin Judi ketika rehat
" Itu mah Mas Wira sama si Agus juga pernaah…" si Judi nunjuk pada dua orang yang disebut tadi
" Iyaaa …pas sepakbola 17 Agustusan ha…ha…ha…" Mas Wira menanggapi santai
Anna melihat Dino jadi pendiam hari ini. Waktu rehatpun dia malah naik ke lantai dua sambil bawa piring kecil isi darlung (dadar gulung) dan risoles ayam. Anna menyusul ke lantai 2.
“Kenapa lo din ? ayam lo ada yg nyuri ? kok dari tadi diem aja.” Anna narik kursi terdekat dan duduk di depan meja Dino.
__ADS_1
"Heuuuh…dunia ini…gue lagi benci sama orang Batak ! kecuali Cecen. Kata Dino menghela napas malas
" Loe benci ma si Agus ? (namanya Agus Sinaga)
“Enggak. Kecuali cecen dan Agus” si Dino menyimpan kedua tangannya bertumpu di atas kepala
“Si Nova ? si Frans ? Tante Berti yang jualan lontong Medan ?” Anna pasang tampang serius
“Enggaaaaaaak…gua benci sama ortu Cecen dan semua orang Batak yang mengagungkan suku sendiri !” Dino meradang
“Naah gitu dong yang jelas. Kenapa ? mereka gak suka orang Dayak ?” Anna mencondongkan badannya.
" Mereka tuh gak suka semua sukuuuu…mereka maunya Cecen pacaran dan menikah dengan orang Batak lagi. Hiks." Dino mulai bete mau mewek
Ya ampun batin Anna. Seandainya Dino tau kalau dua minggu yang lalu, matanya sampai sembab karena nangis selama dua hari. Ya itu, gara gara ibunya gak mau mantu orang Cina.
" Ya udah lo jangan menyerah. Buktikan kalau cowok Dayak itu gak kalah keren dari cowok Batak. Okeh !" Anna menghibur Dino
Dino hanya mendengus frustasi
___________________***______________________
DR. Ririn ketua tim Prospect mengisi sesi gender dan kekerasan karena budaya.
"Kekerasan pada perempuan terutama terjadi pada masyarakat patriarki. Yaitu sebuah sistem sosial yang menempatkan laki - laki sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran kepemimpinan politik. Contoh: hanya laki laki yang boleh memegang posisi strategis. Perempuan sebagai pelengkap saja. DR. Ririn berhenti dulu untuk minum.
Selain itu laki laki jadi pemegang otoritas moral dan hak sosial serta penguasaan properti, sehingga aturan dan sanksi sosial hanya memberatkan perempuan. Seperti maraknya KDRT. Berapa sih jumlah laki laki yang dihukum secara sosial karena memukuli istri dan anaknya ? seperti di NTT, Nias dan banyak tempat lainnya hal itu bahkan jadi rahasia umum. Sedangkan untuk perempuan bisa sangat tragis. Di Lombok misalnya dimana saya tinggal dan mengurus LSM di bidang perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Ada beberapa kasus, seorang perempuan diperkosa. Dia diusir dari desanya karena tokoh masyarakat yg notabene laki laki menganggap itu mencoreng nama baik desa. Dia sudah jadi korban, diusir pula. Perempuan sudah bocor kepalanya dan babak belur karena KDRT terpaksa menebus suaminya di kepolisian. Dia mendapat tekanan keluarga dan warga. Dia dianggap bersikap tega, menjebloskan suami sendiri ke penjara…dan masih banyak lagi contoh kasus" DR Ririn menghela napas
" Maka bekerja ngurusin isu ini seperti sebuah gerakan senyap…yang tanpa diketahui banyak orang, kita terus memberikan pendidikan dan keterampilan pada perempuan agar bisa melepaskan diri dari rantai kekerasan…"
Materi pada sesi itu cukup berat. Diskusi sangat hidup dan gak ada yang pecicilan.
___________________***_______________________
Anna sangat rinduuu tak tertahankan pada Rye. Habis sholat Isya sudah resah dan gelisah. Dia gak mau ngerjain tugas kantor, gak mau nonton drakor, gak mau denger musik. Pokoknya mau BOU BAI !. Akhirnya dia ke ruang tamu nemenin ibunya nonton film seri India. LuAnnan juga bisa mengalihkan perhatian. Pada episode itu diceritakan, si pemeran utama perempuan menyamar jadi laki laki. Dia pakai baju seragam petugas PLN gitu. Pake kumis palsu, rambut palsu dan topi. Tapi itu payudara gede menonjol, ukuran 40 D kale. Kok bisa bisanya semua orang terkecoh. Anna sewot menghina dina. Film bodoh katanya. Ibunya setuju, tapi tetep ngikutin tuh film sambil makan kacang. Dan tentu saja mengusir Anna karena berisik 😅
" Hai cintaku manisku muach muach" Rye menyapa dengan senyum cemerlang. Dia tampak segar baru mandi
“Lama banget !” Anna merajuk
" Maap qin. Biasa baru beres meeting sama calon rekanan. Ini mandi cepet - cepet" Rye menunjukkan rambutnya yang masih agak basah.
“Kita sudah dua minggu gak ketemu langsung. Jadwal kita selisihan terus. Dua minggu itu setengah bulan pap !” Anna masih merajuk.
“Ya udah besok Bobai usahakan ketemu. Aku harus ke Batam. Besok pagi Bobai meluncur dari Brisbane. Sore kita ketemu di Singapur untuk jalan jalan dan makan malem. Lusa pagi Bobai balik ke Brisbane dan kamu balik ke Indo. Gimana kamu senang ?” Rye menghibur Anna. Diapun sudah sangat rindu.
“Gak bisa. Aku besok harus ke Kabupaten V. Ada data dan wawancara yang harus dilengkapi.” Anna jadi sedih dan kesal
Rye menghela napas bingung
“Kalau gitu kamu keluar kerja aja. Jadi kamu bisa ikut aku, kemanapun aku pergi.” Rye frustasi juga dengan situasi ini.
“idiiih ogah. Terus aku ngapain ? cuma nunggu kamu pulang rapat ?” Anna cemberut
“Ya gak usah gitu juga. Ehmmm… gimana kalau kamu jadi sekertaris pribadiku gantiin Daniel ? biar Daniel jadi manager di kantor.” Rye senang dengan idenya yang tiba tiba muncul itu.
Anna tiba tiba tertawa, … “Ha…ha…ha…aku jadi serasa cewek di novel novel yang aku baca. Si CEO akhirnya minta pacarnya jadi sekertaris pribadi.”
“Nah bagus kan. Tunggu apa lagi.” Rye senang melihat Anna gak cemberut lagi.
“Tergantung. Mas punya ruang khusus di ruang kerja gak ?. Di novel novel itu si CEO punya ruang tidur, ruang ganti dan kamar mandi. Jadi dia bisa istirahat dan gituan deh sama pacarnya yang sekertaris itu he…he…he…” Anna merasa lucu seandainya itu terjadi padanya.
" Yang di kantor pusat Jakarta punya dong. Klu yang di site kan ada villa. Jadi deket aja." Rye merespon semangat.
“Oh ya ? waah berarti kamu suka gituan sama sekertaris kamu yang di jakarta ? siapa tuh namanya ?” Anna sewot tiba riba hatinya pilu dimakan cemburu
“Loh…loh loh. Kok jadi ke situ. Kamu perempuan cerdas tapi logika berpikirnya kadang - kadang suka impossible. Capek deh. Gak gitu dong sayang. Bobai gak make tuh kamar sama siapapun. Bobai mau pake itu sama neng Anna aja.” Rye jengkel dan bete juga
__ADS_1
"Ah gombal. Dulu aja waktu kuliah, ML sama pacarnya. " Anna merajuk lagi. Mau nangis malah. Duuh gak kebayang istri pertama yang dimadu itu sedihnya kayak apa ya, batinnya. Padahal Anna bukan istri pertama. Kenal aja belum di masa lalu he…he…he…tapi itu mungkin yg disebut empati pada perempuan yang dimadu.
Rye bener bener frustasi. Rasanya dia pengen garuk tembok, cakar beruang (tapi gak berani), dan menari dengan ikan hiu (sambil lari terbirit birit wkkk…wkkk)
“Anna cukup !. Kamu tau gak sih. Aku tuh sudah menderita - jauh dari kamu. Sekalinya bisa lihat di video harus berantem yang gak logis. Sayang gak sih kamu sama aku ?” Rye ngomel. Dia gak mau lagi manis manis membujuk Anna
Anna kaget. Ini pertama kalinya lihat Rye ngomel.
“Iya mas aku sayang banget” kata Anna dengan muka manja.
“Good. Dan jangan panggil aku pap atau mas kalau lagi jauhan begini.” Jawab Rye tegas
“Loh kenapa ? itu kan lebih romantis dari pada Bobai kayak bawang (bombay)” Anna kesal ekspresi cintanya tidak dihargai
“Soalnya si ujang bangun klu dipanggil mas atau pap” kata Rye setengah berguman sambil membuang muka.
Anna menyeringai dalam hati. Kalau orang indigo bakal bisa lihat ada dua tanduk evil gitu muncul di kepala Anna 😅. Tampak luar Anna hanya senyum menahan geli.
“Ya udah kita ngobrol yang lain. Oh ya aku baru saja ikut pelatihan. Sekarang aku tanya kamu ya beb.” Anna iseng mau ngetes Rye apakah dia ada kelainan seksual atau tidak. Ya begitulah pemirsa, Anna itu otaknya 95% brilian dan normal. Nah yang 5% itu rada rada aneh bin ajaib dan polosnyaaaaa gak ketulungan.
“Kamu suka ngintip orang mandi, ganti pakaian, atau lagi gituan ?” tanya Anna kalem
Rye melotot kaget ditanya begitu
" Apa-an sih kamu nanya begitu ? ya enggak lah."
“Apakah perlu ulekan, bohlam, atau benda lainnya untuk meningkatkan gairah ?” lanjut Anna
Rye melotot gak menjawab
" Apakah suka menggesek batang pada orang lain ? atau mamerin batang pada orang lain ?" Anna keukeuh melanjutkan "survey"nya.
“Annaa cukup !. Kamu itu ikut pelatihan apa sih ?. Lagipula, kamu nanya kayak gitu gak akan dapat kebenaran. Kalau mau, kita tinggal satu bulan satu rumah. Diem disitu gak kemana mana. Baru kamu tau prilaku seksualku kayak apa !” Rye sudah kesal tingkat dewa.
" Maap aku kan cuma mencari bahan pembicaraan." Anna pasang tampang memelas
Rye langsung luluh…hadeuuh
" Besok kalau VC kamu pake masker atau penutup wajah gitu ya biar aku gak terlalu menderita. Lihat wajah kamu jadi makin rindu. Mana si ujang meradang minta jatah. Huh lengkap sudah penderitaan." Wajah Rye gak kalah melas
Seandainya abang tau, bukan hanya ujang yang meradang. Tapi imas juga menjerit bang. Begitu batin Anna.
“Oh sayang…” Anna menghibur penuh cinta.
Rye menjambak rambut sendiri. Duh itu mah sama aja nyiramin bensin ke api 😭
____________________***______________________
Langit cerah secerah hati Anna yang baru kembali dari lapangan. Hari harinya penuh cinta bersama Rye, jauh maupun dekat. Dia merasa berada di dunia dongeng. Ah nikmat Allah mana lagi yang akan engkau ingkari ? duhai insan yang sedang dimabuk cinta.
Rumah itu sudah ditinggali selama 19 tahun. Dulu waktu lahir, Anna tinggal di rumah dinas PLN. Ayahnya menabung dan kemudian membeli tanah. Pelan pelan ayahnya membangun rumah. Sehingga dalam 5 tahun, mereka bisa pindah ke rumah sendiri. Konsepnya rumah tumbuh. Dari satu lantai menjadi dua lantai. Semua dibuat dengan tabungan yang disisihkan dari gaji ayah setiap bulannya.
Anna mengamati dengan seksama bagian depan rumahnya. 2,5 bulan lagi dia dan Rye akan menikah. Dia sedih harus meninggalkan rumah bercat putih ini. Dia tidak mau tinggal di Jakarta. Dia mau tinggal di Kota P agar bisa sering mengunjungi rumah tempat dia dibesarkan.
“Hei ngapain kamu berdiri di depan pagar rumah ?” mamih datang dari arah samping, menegur Anna.
Anna terkejut dan menoleh ke arah suara itu. " Aduuuh mamiiih. Kaget aku." Anna memegang dadanya.
“Aku baru nyampe dari bandara. Tapi kok ujug ujug rindu lihat rumah ini dari depan. Gak kerasa ya mih, kita sudah tinggal di sini 19 tahun.” Anna berjalan masuk ke halaman rumah bersama ibunya. Tangan kirinya menggerek koper kecil.
_____________________
Readers yang budiman,
Apakah cinta Anna dan Rye akan sampai pelaminan ? ikuti kelanjutannya
Jangan lupa dukungannya dengan like, komen, dan vote
__ADS_1