
Rye dan Anna memutuskan menghabiskan sisa jam kerja mereka untuk bergelung di ranjang.
“Kita menikah minggu depan. Please jangan menolak.” kata Rye sambil mengelus pipi Anna.
" Okay tapi aku ingin kamu sekali lagi memceritakan masa lalumu. Aku tidak mau terkejut di kemudian hari karena mengetahuinya dari orang lain." kata Anna
“Aduh nanti kamu ngambek lagi soal ML.” kata Rye segan
“Kali ini nggak.” kata Anna
“Ok. Pacar pertamaku Hannah di SMA. Tapi cinta monyek gitu. Cuma jalen bareng, nonton, cium pipi, cium bibir juga, tapi kecupan aja, tidak hot. Soalnya kami berdua pemalu. Nah yang kedua dan ketiga aku yang malu maluin. Heuuh kenapa sih harus mengenang masa lalu yang memalukan.” kata Rye bete
“Terusin !.” kata Anna gak sabar
“Iya satu waktu S1 di Jepang dan satu waktu S2 di London. Aku pacaran gak sampai 3 bulan karena aku sekolah sambil kerja, bolak balik ke Indonesia kan. Aku masih perawan sampe lulus S2. Si ujang dulu pemalu. Udah itu aja.” kata Rye
“Cinta satu malam ?.” kata Anna mendesak
Rye terdiam lama. Wajahnya tampak muram
“Aku pernah melakukannya 6 tahun yang lalu. Aku mabuk di diskotik. Oleh sebab itu aku gak pernah ke diskotik lagi.” kata Rye
“Bou Bai punya anak dari insiden itu ?.” tanya Anna tidak sabaran
“Tidak.” jawab Rye tegas
“Terus Kevin SIAPA ?.” teriak Anna kesal
“Kamu tau Kevin dari mana ?.” tanya Rye kaget
" Ini saatnya kamu menjelaskan mas bukan nanya ?." kata Anna
“Oalaaah…pantes kamu mutusin aku. Dia anak angkatku. Kasian dia anak terlantar. Dia diadopsi kawanku Susan dan suaminya Ted. Mereka tinggal di Amrik.” kata Rye. Dia begitu lega akhirnya sumber pemicu putusnya dia dengan Anna terkonfirmasi.
“Habis menikah kita bulan madu ke New York. Aku akan ajak kamu napak tilas, titik kelam dalam hidupku. Sampai aku ketemu anak itu.” kata Rye sambil mengecup bibir Anna
“Kamu bisa minta catatan polisi, catatan pengadilan, arsip berita di koran dll. Di Amrik kita gak punya pengaruh kayak di Indonesia. Jadi kamu bisa mendapatkan kebenarannya.” lanjut Rye
"Kenapa kamu gak cerita di awal. Kan aku gak akan mutusin kamu.’’ kata Anna berkaca kaca
“Kamu nanyanya aku punya anak hasil ML-ku, dan kamu selalu ngambek gak jelas gitu. Jadi aku gak inget ke si Kevin. Maapin ya. Aku cuma manusia biasa. Jadi gak bisa selalu melakukan hal yang benar.” kata Rye penuh penyesalan.
"Kalau dia anak angkatmu. Kenapa dia tidak tinggal denganmu. Dia memanggilmu Daddy kan ?" kata Anna
"Susan dan suaminya Ted mengadopsi Kevin. Dia sekertaris Kok Hendra untuk Erlangga Group di New York yang juga masih kerabat dari pihak papah. Aku membiayai pengobatan dan perawatan Kevin dari sejak lahir sampai dia sembuh tahun lalu. Susan dan Ted sangat menyayanginya meskipun berat mengasuh anak yang sakit sakitan dan kecanduan narkoba bawaan dari ibunya. Kevin entah kenapa tetap mau manggil aku Daddy, padahal aku sudah melarangnya. Kan bisa merusak pasaran hahaha.." kata Rye
Anna ikut tertawa. Dia begitu lega dan bahagia. Dia tertidur dengan damai.
Rye memeluk Anna erat dan mengelus ngelus punggungnya. Sesekali mencium pucuk kepala Anna.
__ADS_1
Tuhan izinkan kami menikah minggu depan agar halal. Kami selama ini menumpuk dosa dengan ritual pinggang ke atas. Maapkan kami. batin Rye
____________________***______________________
Derri senang sekali hari ini. Akhirnya dia mendapatkan ide untuk mempersatukan Anna dan Rye. Dia menelepon Rye
Rye melepaskan tangannya pelan pelan dari bawah leher Anna. Dia mengambil HP dari atas nakas.
“Hallo Ko Rye. Ini aku Derri. Bro aku ada ide untuk mempersatukan kalian.” kata Derri bersemangat
“Oh ya ? ide apa tuh ?.” kata Rye geli campur haru dengan perhatian calon adik iparnya itu.
“Kirim teteh ke Pakistan untuk ikut konferensi tentang perempuan. Aku sudah browsing. Bulan depan ada tuh. Nah dia kan ada kunjungan lapangan ke desa. Kakak nyusul ke sana. Nanti kakak sama teteh akan dipaksa warga menikah, karena bukan muhrim. Gimana ? bagus kan idenya ?.” kata Derri
Rye tertawa terbahak bahak. Dia melirik ke Anna apakah dia terbangun. Anna hanya bergerak sedikit.
“Idemu luar biasa de. Tapi no worry. Kami udah baikan. Insya Allah minggu depan kita resmikan ya.” kata Rye ceria
“Oh ya ? Alhamdulillah.” kata Derri merasa lega
Mereka mengakhiri telepon. Rye keluar kamar. Dia menelepon Daniel untuk persiapan pernikahan. Dia menelepon GM untuk mendapatkan informasi soal ruangan untuk pernikahan. Hanya hari Rabu ada ruangan pesta yang belum di booking. Rye setuju saja. Dia kemudian menelepon mama dan Hendra.
Rye kembali ke kamar. Dia naik lagi ke ranjang dan merangkul Anna dalam pelukannya. Sore ini, dia akan menemui mamih untuk melamar ulang.
_____________________***_____________________
Pernikahan dilangsungkan sederhana dan praktis. Acara diagendakan dari jam 14.00 wib sampai jam 16.00 wib. Acara dimulai dengan sambutan, ijab qobul, ceramah, dan makan sore alias early dinner.
Rosita mengurus seragam keluarganya plus mamih dan dua anak bujangnya. Kalau ada uang semua lancar dan bisa cepat sesuai keinginan.
Oh ya Sonny tidak hadir karena sedang ke Hawaii. Roby juga tidak hadir. Kemungkinan dia lagi judi di Las Vegas.
Para tamu adalah dari LSM Hijau Lestari dan tetangga mamih satu blok, termasuk Pak RT dan Pak RW. Jamaah mesjid akan diundang belakangan di pengajian syukuran pasca pernikahan.
Para tamu khususnya tetangga mamih metasa heran, melihat Daniel membawa sebongkah batu hitam mengkilap dalam kotak kaca. Dia membawanya dalam nampan perak.
“Kenapa orang itu bawa bawa batu. Dari musium kah pak ?.” bisik Bu RT
“Kada paham jua. Pian liat ja nanti.” kata Pak RT
Sambutan dimulai, do’a dan ijab qobulpun dilangsungkan.
" Hari ini, Rabu tanggal 27 Juni 2017, saya Adrian Raharja atau Eur Kwie Gie bin Satria Raharja Erlangga menikahi Liliana Soraya Noor binti Dadang Suhendar dengan mas kawin sebongkah batu bara, sebagai simbol dari 1% saham di PT. Eka Prakarsa dibayar tunai."
“Wah mas kawin yang anti mainstream ini. Sukaaa !.” kata Jamilah diikuti gelak tawa Pak Ben dan kawan - kawannya.
“Oalaah ternyata mas kawin. Aduuh ada ada aja.” kata Bu RT tertawa geli
Main course buat early dinner ada dua pilihan beef steak atau nasi tumpeng lengkap. 98% tamu memesan steak.
__ADS_1
Alasan mereka dalam hati, kapan lagi makan steak 400 ribu se porsi dibayarin. Keluarga mamih pilih steak juga dengan alasan bosan makan nasi. Nasi tumpeng lengkap dipilih keluarga Rye, Pak Ben dan Pak RW yang baru cabut gigi.
Acara berlangsung hidmat dan santai. Para tamu sangat senang. Ketika pulang mereka mendapat gimik HP seharga 2,6 juta rupiah kalau beli eceran. Maklum salah satu anak perusahaan Erlangga adalah distributor resmi beberapa merk HP.
_____________________***____________________
Rye tidak sabar ingin memiliki Anna seutuhnya. Anna menolak karena mereka harus makan malam dengan kedua keluarga. Jam 9 malam kedua keluarga masih saja ngobrol. Rye sudah kesal.
" Mama dan mamih serta keluarga tercinta. Terima kasih atas dukungan dan do’anya. Semoga kita semua tetap dalam jalinan kekeluargaan yang erat dan harmonis. Saya dan Anna pamit dulu. Thank you." kata Rye singkat sambil mengangkat gelas
“Waduuuh ini yang mau buka kado sampai express begini.” kata suami Rosita
Komentar itu disambut dengan gelak tawa
Anna hanya menunduk dengan wajah seperti kepiting rebus. Rye menggenggam tangannya dan mereka pergi ke penhouse.
#Di kamar
Meskipun sudah sering ritual dari pinggang ke atas, Anna tetep gugup. Rye sudah menindihnya.
“Aku akan pelan pelan. Kalau sakit kamu menjerit aja atau gigit pundakku okay.” kata Rye lembut
Anna mengangguk. Wajahnya merona. Rye menggila melihat istrinya tersipu malu. Dia mulai gerilya memberi tanda kepemilikan dimana mana. Anna menitikkan air mata ketika Rye memasuki taman surganya. Tapi rasa sakit itu berubah menjadi kenikmatan tiada tara. Rye sangat jantan tapi lembut
Malam itu acara buka kado gak kunjung usai.
Menjelang pagi mereka terkapar kelelahan. Jam 9 pagi mereka bangun. Betul saja kata di novel novel itu, Anna lemas tidak bisa bergerak. Rye malah menggarapnya lagi. Anna sempat merengek tidak mau tapi akhirnya menyerah dan menikmati kunjungan ujang untuk kesekian kalinya.
Rye memang pria sejati. Dia menggendong Anna ke kamar mandi dan memandikannya di bathtub. Rye sebenarnya agak kepayahan karena berat Anna kan 60 kg. 😜
Anna berdiri disamping Rye di depan kaca besar. Anna memukuli Rye ketika melihat leher dan dadanya banyak tanda merah.
“Aduuh gimana ini. Aku kan malu sama mama dan ipar ipar. Dasar kanibal !.” kata Anna
Aduh aduh. Stop Anna. Ini KDRT tau." kata Rye sambil menangkis pukulan Anna
“Ya udah kamu pake baju panjang dan kerudung aja.” kata Rye
“Gak ada kerudung di sini.” kata Anna sambil mengacak lemarinya yang sekarang berbagi dengan Rye
Ternyata jilbab itu banyak gunanya. Coba aku pake. batinnya
Anna akhirnya pakai sweater merah tipis, bahan khasmir model turtle neck. Jadi lehernya aman tertutupi. Bawahnya dia pakai kulot warna krem
Anna dan Rye turun untuk makan siang di restoran. Dia jalan agak di belakang Rye ketika sudah dekat meja keluarganya. Dia takut ketahuan jalannya agak ngangkang. Maklum digarap Rye semalaman dan pagi.
_______________
Readers yang budiman,
__ADS_1
Jangan lewatkan episode final
Jangan lupa like, komen dan vote