Cinta Dan Rahasia

Cinta Dan Rahasia
Vampire VS Werewolf


__ADS_3

Kraaaak


Kraaak


Suara cakaran kuku Kent terdengar sangat menyakitkan telinga. Pohon dan Batu terbelah menjadi beberapa bagian, Gara sedikit kesulitan melawan Kent yang penuh dengan emosi, staminanya seperti tidak ada habisnya.


Grrrr


Grrrrtt


Gara berlari dengan sangat cepat memutari Kent, terlalu cepat sehingga seperti menghilang dari pandangan mata.


Kent berdiri dan mencoba menangkap Gara yang terbang seperti lalat. Dia membenci bau tubuh Gara, begitupun Gara. Mereka ditakdirkan untuk menjadi musuh alami. Seperti Tikus dan Kucing.


Gara berhasil mengecoh Kent, kemudian dia membanting tubuh Kent dengan sekali angkat. Kent terpelanting menghantam pohon. Pohon itu hampir tumbang.


Grrr


Grrrr


Grrrrtt


Kent bangun dan meloncat ke arah Gara, dia mencakar muka Gara dengan cepat.


Darah mengalir dari muka Gara, Gara menjilat darahnya, namun beberapa saat kemudian luka nya menghilang.

__ADS_1


Kent tidak menyerah, dia mengeluarkan seluruh kemampuannya bertahan hidupnya untuk melawan Gara. Dia meloncat sangat tinggi keatas, kemudian loncat ketubuh Gara, Gara menghindar dan terbanting keras.


Sudah sangat lama Gara tidak bersungguh-sungguh menghadapi lawannya, sebenarnya Gara bisa dengan mudah membunuh Kent, namun entah kenapa Gara ingin mengetahui hubungannya dengan Alice.


Mata Gara semakin merah, matanya bersinar, tubuhnya mengeluarkan aura yang hitam, Kent mulai kehilangan keseimbangan, sekarang Kent sadar bahwa Gara bukanlah lawan yang sesuai untuknya. Dengan cepat Gara menyerang Kent hingga Kent terpojok.


Taring Gara telah keluar dari bibirnya, dia bersiap untuk menyebarkan racun vampirnya, Kent tidak bisa mendorong Gara sedikitpun.


Aaargh


Hmmmmp


Kent masih mencoba bertahan dengan kekuatannya yang masih tersisa. Namun percuma, Gara lebih kuat berkali-kali lipat dari Kent.


Dia shock dengan pemandangan yang dilihatnya, dengan cepat Alice memeluk Gara. Dia masih tidak ingat belum mengenakan seutas benangpun ditubuhnya.


"Garaaaaa, Garaaa hentikaaann.." Alice memeluk Gara dengan erat.


Mau tidak mau Gara melepaskan leher Kent dari tangan nya, karena Gara tidak mau Kent melihat Alice tanpa pakaian.


Gara memeluk Alice dan menggendongnya. Alice baru sadar bahwa dia tidak berpakaian dan refleks Alice mencoba menutup badannya dengan tangannya yang kecil.


"Bawa aku kerumah itu, pakaianku disana, cepatlah..!!" Pinta Alice.


Gara hanya tersenyum dan melompat kedalam rumah.

__ADS_1


Alice memakai gaunnya yang sudah sobek dimana-mana. Kemudian Gara berjongkok dan memakaikan Alice sepatunya. Alice merona, dia salah tingkah dan hampir terjatuh, dengan cepat Gara menarik tangannya dan memeluknya dengan erat.


Gara berbisik "Bukankah sekarang kau terlihat seperti Cinderella?"


Alice tersenyum mendengar Gara masih mengingat cerita dongeng disaat seperti ini.


"Maafkan aku Alice, aku tidak sempat membawa gaun, tidak ku kira, kau akan menungguku dengan badan telanjang seperti itu." Gara menggoda Alice.


Alice mencubit lengannya dengan keras.


Awwww


Gara berpura-pura merasakan sakit.


Terdengar suara langkah kaki memasuki rumah.


Kent mengambil botol air dan meminumnya sekali teguk.


Gluk gluk gluk gluk


Dia duduk dikursi dan menatap kebersamaan Alice dan Gara. Gara melepaskan pelukannya, dia memandang ke arah Kent dengan pandangan kebencian. Alice menyadari bahwa ada ketegangan yang begitu besar diantara Kent dan Gara.


'Apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka saat aku tertidur..?' gumam Alice.


'Apa yang harus aku lakukan sekarang?'

__ADS_1


__ADS_2