
Hari ini pestanya anak pak RT si mantan Doni di gelar.
yang lain sudah siap berkumpul dirumah ibunya Aulia.
sedikit berbincang sambil menunggu Aulia dan si ibu keluar.
"gini ni kalo nungguin cewek dandan luama, tadi nunggu si Lita sekarang si Aulia," kata kak bian kesal karena sudah menunggu lama istrinya dandan sekarang menunggu adiknya kerena mereka sudah berjanji berangkat bersama.
Aulia keluar bersama mba Lita, ibu dan si kecil alin.semua memandang kearah Aulia yang memang memancarkan aura bidadari( dalam hati para pemuda).
Aulia menggunakan gaun 3/4 berwarna baby pink sangat kontras dengan warna kulitnya yang bewarna putih yang tampak bercahaya di padukan dengan polesan sederhana di wajahnya namun membuat Aulia bertambah cantik karena memang keseharian nya Aulia hanya menggunakan bedak tabur. ia keluar dengan menggandeng alin membuat para pemuda terpesona,( terpesona.........aku.......terpesona,," backsound musiknya" )
Dengan tiupan angin yang berhembus membuat rambutnya yang tergerai melambai lambai dengan cahaya yang terpancar dari Aulia. bak bidadari turun dari kahyangan.
( ngehalu berjamaah kita readers heeee)
hayok berangkat kata kak bian membuyarkan lamunan mereka yang lagi syahdu syahdunya menatap Aulia.
mereka berangkat menggunakan motor dengan berboncengan, Doni dengan ibu, Adit dengan Bisma, kak bian dengan istri serta alin dan Dzaky dengan Aulia. Adi tidak bisa ikut karena ada tugas yang harus dikerjakan. Adit dan Doni saling berpandangan dengan memancarkan obrolan lewat telepati mata ( enak bener tuh Dzaky,mimpi apa dia tadi malam! begitulah kira-kira bahasa kalbu kedua pemuda itu)
"hey hayok nunggu apa lagi kalian". kata ibu memutuskan kontak batin antara Adit dan doni.
"eh iya masih mikir Bu, amplopnya udah dibawa apa belum..!" mereka beralasan.
"kalian nich ada-ada aja".
sementara dzaki dan Aulia yang berangkat duluan hanya diam seribu bahasa sampai Dzaky yang tidak fokus hampir tergelincir karena roda motornya menginjak kerikil yang lumayan besar, aulia yang merasakan motor sedikit oleng reflek memegang pinggang Dzaky agar tidak terjatuh dan Dzaky pun langsung menghentikan laju motornya sambil memegang tangan Aulia.
"kamu ga papa Aulia?? " tanya Dzaky
"ga papa kak, maaf" lanjut Aulia sambil melepas pegangan tangannya pada pinggang dzaky
"kakak yang harusnya minta maaf karena hampir saja membuat kita terjatuh".
__ADS_1
"gak papa kak namanya juga ga sengaja".
kak bian dan lainnya seketika berhenti karena melihat motor yang dikendarai dzaky berhenti di pinggir jalan.
"lho kenapa berhenti?" tanya kak bian
"gak papa kak cuma sedikit tergelincir kena kerikil" jawab Dzaky.
"makanya bawa motor tu harus fokus ky....." kata Doni sambil tersenyum menggoda.
"iya mentang-mentang bawa cewek cantik jadi gak konsentrasi".sambung Adit.
"galfok dia dit!. kata Doni.
"sudah-sudah lanjut yang penting lebih hati-hati lagi nak Dzaky". kata ibu.
mereka pun melanjutkan perjalanan yang tidak begitu jauh. setibanya ditempat acara,banyak yang melihat kearah mereka para perempuan melihat para pemuda yang telihat tampan dengan kemeja batik dan celana dasar yang mereka gunakan sementara para pria melihat kearah Aulia yang terlihat cantik. Dzaky yang melihat itu pun masuk dengan memegang tangan Aulia Aulia yang tangannya di pegang hanya diam sambil memandang Dzaky karena sejujurnya Aulia terpesona dengan tampilan Dzaky yang telihat gagah dan wangi maskulinnya itu lho.....hemmm sampe ke para readers tercinta hehee.
setelah masuk mereka langsung dipersilahkan mengambil makanan di prasmanan yang telah tersedia sambil menikmati suguhan musik yang mengalun yang dinyanyikan oleh para tamu sesuai antrian, dari yang serak -serak basah sampe ke yang sumbang telah mereka dengar tibalah mereka untuk pulang dengan bersalaman dengan pengantin secara bergiliran, Setibanya diluar.
"ngaco kamu" kata Doni sambil melempar bulatan tissu kearah Adit.
"sudah kalian ini becanda aja kerjaannya. tadi di dalem diem aja apa lagi Doni dia dipelototin terus sama pak RT karena gagal dijadiin mantu". sambung ibu sambil tersenyum renyah.
"haha iya ya Bu"kata Adit senang
"diem kamu dit! bukan karena dipelototin Bu.....musiknya berisik jadi ga denger kalo diajak ngobrol" kata Doni beralasan.
"alesan ya Bu!.Adit memanasi Doni
"lho ul mana bian?" tanya ibu
"dibelakang Bu ketemu temennya jadi ngobrol, kita duluan aja.."
__ADS_1
sambil berjalan pelan menuju parkiran ...
"Aulia maaf kakak pegang tangan kamu tadi kamu ga marah kan?"
"gak kak".
masih mengendarai motornya Dzaky berhenti di pinggir sebuah danau kecil yang mereka lewati..
"lho kok berhenti kak?"
bukannya menjawab Dzaky malah balik bertanya."kamu pernah kesini sama Tara?"
dengan mengernyitkan keningnya ul menjawab " pernah beberapa kali...kakak?"
"baru kali ini kakak menikmati pemandangannya, biasanya hanya duduk dan ngobrol sama temen kerja."
"ooo...."
"Aulia, kakak boleh tanya???"
"ya,tanya apa kak?*
"kamu sama Tara masih ya?"
lama ul diam dan akhirnya dia menjawab "sudah gak kak, kita mutusin buat temenan aja LDR an itu berat kak banyak godaan" hehe Aulia tertawa untuk menutupi kesedihannya.
Dzaky yang melihat kesedihan Dimata Aulia mengalihkannya dengan mengajak pulang...
bantu semangatin author ya.......
baca aja boleh....
like apa lagi.......
__ADS_1
komentar boleh bangettttt tapi yang membangun :-)
like,koment n pantengin