Cinta Harusnya Menyatu

Cinta Harusnya Menyatu
Bab 07


__ADS_3

Di kediaman mama dzaky


"Bang, Abang ga keluar jalan kek sana minta temenin Naufal sebelum dia kelayapan."


" Males ma...Abang cutikan buat mama."


" Oh kalau begitu Abang anterin mama arisan guru-guru sekolah, tempatnya lumayan jauh".


" Ya ampun ma Abang malu ikut mama arisan, Abang anak cowok ma!".


" Katanya kamu cuti buat mama? Yang bilang Abang anak cewe siapa? Ganteng gini kok, disana juga guru-gurunya banyak yang ngajakin keluarganya ada yang ngajak anaknya, suaminya dan terkadang keluarga lainnya, hayok siap-siap 1 jam lagi kita berangkat". ajak mama


Dengan gerakan lambat dan tak bersemangat dzaky masuk kedalam kamar untuk bersiap-siap.


Setibanya ditempat arisan yang sudah ramai dengan ibu-ibu, sedikit laki-laki nya dzaky yang melihat banyaknya ibu-ibu makin bertambah tak nyaman berada disana.


" Ma Abang boleh pulang ga? Nanti kalo udah selesai mama SMS aj langsung Abang jemput." Bujuk Dzaky berharap bisa kabur.


" Kok pulang? Acaranya aja baru mulia gini."


"Bosen ma......"


" Eh mama Dzaky bawa siapa Nic?" Tanya salah satu ibu-ibu yang berada disana.


" Ini ya, si Dzaky anak sulung aku."


" Sudah besar ya Dzaky ganteng lagi ". ibu-ibu lain ikut menimpali.


"Alhamdulillah ya......." jawab ibu Dzaky bak artis yang biasa dengan jargonnya.


" Sudah kerja?"


"Alhamdulillah udah Tante" jawab Dzaky.


kerja dimana?" tanya ibu-ibu lainnya kepo.


" Kerja di BUMN jeng......" kali ini mama Dzaky yang menjawab.


" Mantap......sudah ada calon belum? Tanya ibu-ibu yang pastinya memiliki anak gadis.

__ADS_1


(Taulah ya emak-emak,,ga akan melewati barang bagus)


"Belum nih Bu, anaknya susah kalo sama cewe, pemalu".


" Kalau begitu gimana kalo kenalan dulu sama anak aku? anak aku dokter di RS swasta, karena sibuk kerja jadi ga ada waktu kenal cowo,gimana mama dzaky?".


" Ya ayoooo...besok kita atur lanjut wa aja mama Selvy."


" Ok."


" Ma, mama apa-apa an sic, Dzaky bisa cari sendiri". bisik dzaky.


"Nunggu kamu kelamaan". balas mama berbisik.


Tibalah dimana hari ketemunya dzaky dan selvy, mereka bertemu disalah satu restoran terkenal di kota tersebut.


" Assalamualaikum mas Dzaky ya??" tanya Selvy melihat laki-laki yang sama persis dengan yang ditunjukan mamanya.


" Waalaikum sallam iya, selvy?"


" Sudah lama nyampenya mas?"


" Nggak baru koq, mau pesen apa?."


" Belum". Dzaky pun mengangkat tangan memanggil pelayan. Setelah menyebutkan pesanan mereka, mereka lanjut mengobrol.


" Maaf ya pasti pertemuan ini ganggu kerjaan kamu?"


" Nggak koq mas, ini hari liburnya Selvy".


" Ow......"


Pesanan mereka pun datang, mereka makan dengan sedikit mengobrol.


Setelah pertemuan itu mereka lanjut berhubungan melalui hp.


Di rumah mama Dzaky


" Bang gimana Selvi menurut Abang?"

__ADS_1


" Baik".


" Terus?"


" Cantik"


" Terus?"


" Lumayan lah kalau diajak ngobrol"


" Terus?


" Masuk jurang ma...."


" Lho koq masuk jurang?" Tanya mama bingung..


" Ya orang mama terus terus terus nggak pake belok" jawab Dzaky sambil tertawa..


" Ih kamu ini". Sambil memukul lengan dzaki geram.


" Maksud mama Cocok ga kamu sama dia?"


" Lihat nanti lah ma...untuk sekarang bisa diajak temenan."


" Bukan buat temen mama kenalin cewek ke kamu bang!


buat serius".


" Iya ma...ya temenan dulu gak bisa langsung serius ma, serius itu butuh pertimbangan".


" Banyak alesan kamu...kamu besok pulang mau di bawain apa aja?" Tanya mama


" Nggak usah bawa apa-apa ma."


" Ya sudah.."


Di kantor tempat Tara dan yang lainnya bekerja, Tara dan Budi mendapatkan surat dari manajer mereka.


" Dapet surat apa kalian tanya Doni yang melihat Tara dan Budi membawa amplop."

__ADS_1


" Jangan-jangan kalian dapet bonus nggak bagi-bagi lagi?" tanya Adit


" Kita dapet surat pindah gaessssss". Tara menjawab dengan wajah lesu......


__ADS_2