Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
bab 14 Ungkapan Cinta


__ADS_3

“Makasih Fin infonya dan sudah kasih kabar aku” ucap Rian mengakhiri sambungan telfonnya.


Barusan Alfin menghubungi Rian bahwa Anna sedang di rawat di rumah sakit dimana Rian bekerja.


Alfin memang sudah cukup lama mengenal rian karena hobby campingnya, dia diajak Caca dan Rendi untuk camping rame rame setiap pekan, dan Alfin tau persis bagaimana hati Anna dan Rian yang sama sama mencintai makanya begitu Alfin dikabari mba Mita kalau Anna dirawat secara otomatis Alfin langsung menghubungi Rian.


Terlihat raut muka Rian yang panik setelah mendapat kabar dari Alfin, seketika itu tanpa ba bi bu Rian langsung melangkah cepat keluar dari ruang prakteknya menuju tempat Anna dirawat, beruntung saat itu pasien sudah habis tinggal perawat  patner Rian praktek, perawat tersebut kaget melihat dokter Rian begitu panik keluar dari ruangan prakteknya, nyaris saja mau bertanya langsung diurungkan melihat dokternya begitu tergesa gesa.


Rian akhirnya tiba didepan kamar Anna, diketuknya pintu kamar Anna, kemudian dibukakan pintu dari dalam oleh mba Mita yang sedari pagi dengan setia menunggu sahabatnya.


Rian kemudian tersenyum tipis dan langsung berlalu menuju tempat Anna tidur, melihat Rian seketika senyum Anna mengembang sempurna, senyum yang sedari pagi tidak terlihat sama sekali diwajah Anna, mata Anna sembab wajah Anna kusut, ketika Rian mendekat dan hendak menanyakan kabar Anna , tangan Rian ditarik dan Anna langsung memeluknya.


Kaget jelas Rian sangat kaget melihat perlakuan Anna kepada dirinya, karena selama ini Anna tidak pernah seiintim ini terhadap Rian, mba Mita dan Deby pun tercengang.


Anna terisak di dada bidang Rian, sementara Rian membiarkan Anna meluapkan semua emosinya.


Beberapa menit Anna menangis didalam dekapan rian, seakan gunung telah memutahkan laharnya Anna pun sudah mulai tenang, Rian menangkup wajah Anna yang penuh air mata dihapusnya air mata Anna.


seraya berkata “sudah nangisnya sayang?” sambil tersenyum.


Darah Anna berdesir ketika netranya saling menatap , teduh nyaman hangat yang Anna rasakan ketika Rian menatapnya.


“Rian.. aku.. aku sayang kamu” ucap Anna lirih


Seketika itu mata Rian melebar penuh cahaya kebahagian.


“Benarkah sayang?” tanya Rian.


“Iya.. sangat sekarang aku merasakan sangat menyayangi kamu.. tapi rasa sayangku datang disaat yang tidak tepat” ucap Anna seketika itu matanya langsung mengembun.


“Maksud kamu apa sayang?” tanya Rian


Anna terisak dan susah menjelaskan, mba Mita mendekati Eian dan menepuk pundak Rian, seraya berkata.


“Rian maaf.. aku bukannya ikut campur tapi dengan kondisi Anna yang labil aku akan menjelaskan” ucap mba Mita.


Kemudian mba Mita dan Deby pun menjelaskan masalahnya , mendengar mb Mita dan Deby menjelaskan Anna tak henti hentinya menangis.


Setelah selesai mendengarkan penjelasan mba mita terlihat rahang Rian mengeras, sungguh sesak dada Rian melihat semua ini, sungguh tidak adil bagi Rian dan Anna ketika mereka sama sama sedang menata hati dan mulai mencintai orang lagi dihadapkan dengan masalah yang sama lagi.


Rian mendekap erat Anna dan berkata.


“Kali ini aku tidak akan melepaskan orang yang aku cintai asal kamu mencintai aku kita berjuang bersama” ucap Rian.


Anna tidak bisa berkata kata lagi, karena lelah menangis Anna pun tertidur dalam dekapan Rian, sementara itu Deby dan mba Mita tertidur juga di sofa yang terletak tidak jauh dari bed Anna.


Setelah satu jam tertidur Rian pun mengusap lembut wajah Anna.


 “Bangun sayang makan dulu ya, aku suapin aku belikan makanan kesukaanmu” ucap Rian lembut.

__ADS_1


Mata Anna pun mengerjap ngerjap, Anna merasa tertidur pulas sekali karena tadi ada Rian disampingnya, setelah Anna tertidur tadi Eian keluar untuk membeli makanan kesukaan Anna.


Anna menyenderkan punggungnya di bed, dengan telaten Rian menyuapi Anna, dan benar saja makanan itu habis dilahap Anna.


“Hmmm kamu lapar apa gimana An” goda Deby


Anna tersenyum malu.


“Untung ada pak dokter jadi si Anna makannya banyak tu” ucap mb Mita gak kalah menggoda.


Mendengar itu Anna terkekeh, Rian lega melihat pujaan hatinya sudah terlihat ceria.


Belum lama Anna bahagia pintu terbuka dan terlihat kedua orang tua Anna datang mamah Anita terlihat panik melihat putri semata wayangnya terbaring sakit dan bergegas memeluk Anna.


“Sayang apa yang sakit hmm kamu kenapa begini, duh mamah panik sayang mamah gak karuan” ucap mamah Anita dengan panik seraya mengelus kepala Anna.


Mamah Anita sangat menyayangi Anna karena memang Anna putri semata wayangnya, dulu pada saat Anna akan kuliah di beda kota mamah Anita tidak menyetujuinya karena berat harus berjauhan dari Anna gadisnya.


“Anna gak papa mah uda baikan tadi Cuma pusing” ucap Anna.


“Oh ini dokter yang merawat kamu sayang” ucap papah Adi.


“Ah maaf bapak ibu saya memang dokter yang bertugas disini tapi saya dokter spesialis anak saya ...”ketika Rian mau melanjutkan kata katanya langsung dipotong Anna.


“Dia pacar Anna pah” ucap Anna tegas.


“Apa maksud kamu sayang jangan bercanda” tanya papah Adi.


“Anna gak bercanda pah Anna cinta sama laki laki yang ada dihadapan papah, Anna hampir saja gila karena hampir tidak bersamanya, jadi Anna mohon pah mah restui kami itu cukup bikin Anna bahagia” jelas Anna.


Seketika itu raut muka papah Adi berubah masam papah Adi langsung menautkan kedua alisnya tanda tidak menyukai apa yang menjadi keputusan Anna.


“Mah ayo kita pulang,.” ucap papah Adi “dan kamu Anna papah tunggu kamu dirumah selepas kamu keluar dari rumah sakit” papah Adi langsung menarik tangan mamah Anita dan mamah Anita tidak berhenti menangis melihat wajah putri yang dicintainya tapi apa boleh buat sang suami tidak bisa dibantah hanya tatapan mata mamah Anita yang mampu Anna terjemahkan sendiri.


"Pasti mamah khawatir sekali denganku" gumam Anna.


Selepas papah Adi dan mamah Anita pergi semua bernafas lega, serasa ketegangan tadi membuat mereka berhenti bernafas.


Rian pun menghampiri Anna memeluknya dan berucap.


“Aku bahagia an kamu mengakui aku, kita berjuang bersama ya an saling menguatkan”ucap rian.


Anna pun tersenyum mendengar ucapan rian


“wah wah wah berarti uda resmi nih kalian jadi sepasang kekasih”canda mba mita.


“padahal rencana anna sabtu ini lho mau membalas cinta rian di tempat camping”canda deby.


Mata anna melebar karena teman temannya membeberkan rahasianya.

__ADS_1


Tapi ini yang membuat rian tersenyum bahagia.


“ah btw si dila perasaan tadi keluar kan ya bareng deni kok sampai sekarang belum balik ya”ucap deby.


“deni ga usah balik balik lah bikin moodku turun”ucap anna.


Rian makin bahagia mendengar ucapan anna dan dielusnya tangan anna.


“duh duh duh ini sih ada yang gak mau praktek nih kalau denger yang beginian mulu”canda mba mita.


Seketika tawa mereka ber tiga pun pecah.


      


      ***************


Matahari mulai menghilang malam pun mulai menyelimuti.


Terlihat dua insan yang saling adu mulut terjadi di sebuah rumah kontrakan


Yaa itu deni dan dila.


“apa maksud perkataan kamu dila” ucap deni.


“aku menaruh hati padamu den” aku dila.


“gila ya kamu, kamu tau kan siapa aku kamu tau siapa yang aku cintai” ucap deni.


“aku gak peduli den, sejak awal kamu berpacaran dengan anna aku sudah menaruh hati padamu, aku memang jahat dan egois den karena aku selalu mendoakan kamu dan anna putus”ucap dila disertai tangisan.


“kamu gila dila, lupa kan aku dan jangan pernah menampakkan wajahmu didepanku” ancam deni.


“hah bukannya kamu juga gila den?? Sudah tau siapa yang anna cintai tapi kamu menggunakan semua cara agar bisa mendapatkan anna “ucap dila tak kalah.


Dengan meraup kasar mukanya deni mengancam kembali dila”jangan pernah mengancamku karena kamu tau apa akibatnya, enyah dari hadapanku dan anna”.


Dan deni pun berlalu meninggalkan dila yang terisak menangis.


Sudah lama dila memang mencintai deni, tepatnya sejak pertama kali anna mengajak deni ke kontrakan semakin hari dila semakin mencintai deni, begitu tau deni putus dari anna, dila pun memutuskan kekasihnya dan berusaha mencari deni dan hasilnya nihil.


Tentu saja nihil karena deni sudah tidak berada di indonesia lagi.


 


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Jangan bosen bosen yaa mampir di novel perdana othor ♥️ dukung terus yaa karya perdana othor yang masih belajaran nulis 🤗jangan lupa vote like juga pencet favorite ya 🤗🙏😘 terima kasih


Salam sayang dari anna😘

__ADS_1


__ADS_2