
Akhirnya sepasang pengantin baru ini pun tiba juga di pulau tempat papah indra menyiapkan untuk bulan madu mereka
“Waah bagus banget tempatnya” seketika mata anna berbinar menatap pemandangan dari atas balkon hotel tempat mereka menginap
Langit yang biru angin yang berhembus sepoi sepoi dan ditambah suara burung serta deburan ombak membuat syaraf syaraf anna kembali mengendur setelah tadi sempat tegang karena lelah perjalanan
“Kamu suka sayang?”tanya deni seraya memeluk anna dari belakang
Tangan deni memeluk perut anna, wajah deni sangat dekat sekali dengan anna sampai anna merasakan nafas deni yang berbau mint itu dan anna menikmatinya
Tiba tiba anna tersadar pelan pelan anna melonggarkan pelukan deni dan menggeser deni ke samping anna
“Maaf den, aku..” ucap anna terhenti
“Ah ... iya aku juga minta maaf, terbawa suasana disini, pemandangan bagus dan didepan ada istri tercinta jadi rasanya ingin meluk aja”ucap deni terkekeh
Anna terdiam menunduk
“Maafkan aku ya den bisa kasih aku waktu? Sebentar saja gak pake lama” ucap anna
menatap mata deni lekat
“Hmmm apa sih yang enggak buat istriku”ucap deni sambil mengulum senyum
“Kamu mau jalan jalan dulu, mandi, apa makan?” tanya deni seraya mengusap kepala anna
“Aku mau mandi dulu ya, lengket banget badanku, habis itu kita makan gimana?” ucap anna
“Emm baiklah” ucap deni tersenyum
“cup”
“Aku mandi dulu ya” ucap anna sambil mendaratkan kecupannya di pipi deni dan segera berlalu
Mata deni seketika membulat sempurna dan senyum yang mengembang diwajahnya
__ADS_1
“Aaah istriku imut bangeeeet, gemes aku” deni berteriak ke arah anna
Degup jantung anna tak karuan, setelah sampai dikamar mandi anna langsung menutup pintu dan berdiri mematung
“Ya allah kenapa aku senekat itu”gumam anna sambil memukul kepalanya pelan
Jujur anna malu dengan kelakuannya tadi, bisa bisanya anna menciun deni tepat setelah minta waktu untuk menata hati
“Deni pasti berfikiran aku murahan kalo kaya gini, aaaah sebel aku” gumam anna
Anna pun menuntaskan mandinya dan keluar kamar mandi dengan menggunakan baby doll kesukaan anna, dengan rambut yang terurai masih basah semakin menambah kecantikan anna
Begitu anna membuka pintu kamar mandi, deni langsung menatap lekat anna
“Cantik... hmm” ucap deni lirih yang masih terdengar oleh telinga anna
“Hmm .. den aku lapar bisakah pesankan makanan saja, aku agak lelah keluar gak papa kan?”ucap anna membuka suara untuk menghilangkan kecanggungan
“Apa sing yang enggak buat istriku yang cantik ini”ucap deni menggoda anna
“Mandilah.. lalu istirahat” ucap anna sekenanya
“Istirahat?? Maksudnya bobo bareng?” goda deni
“Apaan sih.. dah sana mandii” ucap anna sambil mengerucutkan bibirnya
“An jangan menggoda aku yaa... kalau kamu berekspresi seperti itu jangan salahkan aku berbuat khilaf” ucap deni dengan mengedipkan matanya
“Kamu kok sekarang jadi ganjen sih, dulu kita pacaran 2 tahun gak pernah lho kamu gini” ucap anna
“Dulu kan pacaran, jadi aku jaga jarak dong, sekarang kan bebas.. nungguin kamu membukka hati dulu buat aku”ucap deni menunduk
Seketika anna meraih tangan deni
“Aku minta maaf ya sayang, aku hanya butuh waktu sedikit lagi, aku sedang berusaha berjuang untuk membersihkan hatiku, deni lihat aku.. aku memang bukan wanita sempurna, tapi aku sangat menjunjung tinggi sebuah pernikahan, maaf sekalipun pada saat akad nikah aku belum mencintaimu tapi setelah akad aku sudah memantapkan hati untuk menghilangkan nama laki2 lain dan menggantinya dengan nama yang sudah halal bagiku, dan aku sedang berupaya menjadi istri yang baik untukmu den, aku... aku” belum anna selesai melanjutkan perkataannya tiba tiba deni mencium lembut bibir anna, dan anna pun menyambutnya
__ADS_1
“Maaf.. aku kelepasan sayang”ucap deni
Wajah anna sudah seperti kepiting rebus
“Kamu malu sayang?hemm” ucap deni mengelus wajah anna
“Gak usah nanya, nyebelin”ucap anna mengerucutkan kembali bibirnya
Cup...
Deni mengecup bibir anna
“Deniiiiiiiii” ucap anna sambil mendelik
“Kamu makin imut sayang kalo marah hahahah, aku uda bilang sama kamu jangan mengerucutkan bibir seperti itu, apa kamu menginginkan aku khilaf hemm?” ucap deni
“Ish .. buruan mandi keburu makanannya datang”ucap anna sambil memukul mukul deni dengan bantal
“Hahaha iya iya sayangkuuuh”ucap deni sambil beranjak masuk ke kamar mandi
Setelah deni masuk ke kamar mandi anna pun menyiapkan baju ganti untuk suaminya
Kemudian anna beranjak menuju balkon,
“Maaf... maafkan aku rian, aku benar benar harus melupakanmu, karena aku tidak ingin menodai pernikahan yang suci ini”ucap anna lirih
Anna dididik papah mamah nya sejak kecil di lingkungan yang harmonis, anna melihat begitu tulus nya mamah anita sebagai istri yang total melayani suaminya, dan mamah anita selalu menasehati anna sedari kecil peran peran wanita dalam rumah tangganya, sehingga secara tidak langsung hal itu tertanam dalam diri anna, itu mengapa anna bisa menerima deni begitu akad selesai, sekalipun hatinya begitu menentang tapi anna tetap bersikap baik didepan deni dan keluargannya, bagi anna kalau mau menentang ya dari awal sebelum pernikahan tapi ketika sudah menikah sudah menjadi harga mati, suka tidak suka harus suka, harus menerima siapa pasangan kita dan harus berusaha mencintainya, itu lah prinsip anna yang sudah ditanamkan oleh mamahnya
Jangan lupa yuuk like and komen buat penyemangat othor 🤗
__ADS_1
Salam sayang Anna♥️