
“Mbak dimana anna apa mbak melihat anna?”tanya rian kepada mbak mita
Sudah dua hari ini rian sama sekali tidak tau keberadaan anna, rian mencari kekampus dan ke tempat tempat yang biasa anna kunjungi juga rian sudah beberapa kali menghubungi sahabat sahabat anna tapi hasilnya Nihil
Pagi ini rian putuskan ke kontrakan anna lagi siapa tau ada petunjuk, rian sangat kacau penampilannya,melihat keadaan rian yang kacau tidak terasa mbak mita meneteskan air mata
“Mbak bagaimana mbak sudah menemukan anna?”ulang rian
“Masuklah pak dokter” ucap mbak mita yang mempersilahkan rian untuk masuk
“Ikut saya ke kamar anna pak dokter” lanjut mbak mita
Akhirnya mereka sampai dikamar anna, mbak mita lalu membuka kamar anna, seketika mata rian membulat, kosong... ya kamar anna sudah kosong, tidak ada satu pun barang yang tersisa
“Mbak apa maksudnya ini?”ucap rian lirih
Mbak mita menatap rian lekat
“Pak dokter maafkan saya, saya juga baru dikabari anna pagi ini, anna dalam keadaan tidak berdaya saat ini, anna.....”mbak mita tidak sanggup untuk meneruskan kata katanya..
Sungguh hati mbak mita seperti tercabik cabik mengingat anna telfon tadi pagi
Jam 5 pagi
Selepas menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim tiba tiba ponsel mbak mita berdering
“Nomor tidak dikenal” gumam mbak mita
Mbak mita tidak segera mengangkat.. sambungan telfonnya setelah 3x panggilan akhirnya mbak mita mengangkat sambungan telfonnya
“Assalamualaikum, mbak ni aku anna”ucap anna
“Wa alaikumussallam, an anna ini kamu anna?”mbak mita membalas dengan pertanyaan
“Iya mbak maafin anna mbak baru ngasih kabar ke mbak mita pasti bingung ya”jelas anna
Akhirnya anna pun menjelaskan apa yang terjadi selama dua hari ini anna menghilang, anak anak kontrakan pada saat papah anna datang mereka sedang diluar tidak ada satupun dari mereka yang melihat anna meninggalkan kontrakan, mereka kaget ketika kamar anna sudah kosong,
__ADS_1
“Mbak aku minta tolong jelaskan kondisiku ke rian, sungguh aku tidak sanggup mbak berbicara langsung dengan dia,”ucap anna yang tidak bisa membendung tangisnya lagi
Kembali ke saat ini (siang hari)
Mbak mita menjelaskan semua yang terjadi dengan anna
“Rian.. anna berpesan lupakan anna.. carilah kebahagianmu.. kalau dengan membenci anna kamu bisa bahagia dan melupakannya maka lakukanlah” ucap mbak mita dengan terisak
“Maafkan aku rian aku tidak bisa menjadi sahabat anna yang baik, aku... aku gak bisa menjaganya disaat dia membutuhkan bantuan”ucap mbak mita dengan tangisnya yang makin kencang
Seketika rian mendudukan dirinya di lantai sungguh dia tidak bisa berucap apapun, fikirannya kosong, butir butir bening mulai membasahi pipinya
Pagi sebelum anna menghubungi mbak mita
“sayang aku keluar sebentar ya ada yang mau aku beli, atau kamu mau ikut?barangkali ada yang ingin kamu beli”tanya deni kepada anna
“kalau boleh aku ingin kamu menghubungi ayahku supaya mencari ponselku”ucap anna
Deni menautkan kedua alisnya
“Entahlah waktu itu aku benar benar kacau jadi lupa aku taruh dimana”ucap anna tak sadar
kalau perkataan itu melukai deni
“Ah maaf”ucap anna tertunduk setelah mengetahui ucapannya salah
Deni hanya tersenyum
“Tunggu sebentar”ucap deni
Lalu deni mengambil sesuatu dalam tasnya
Kemudian deni menyodorkan sebuah benda pipih kepada anna
“Punya siapa ini?”tanya anna
“Pakailah dulu ini ponselku yang satu lagi, aku jarang memakainya, nanti malam kalau kamu mau kita pergi jalan jalan membeli ponsel baru”ucap deni
__ADS_1
“Aku hanya butuh ponsel lamaku den”ucap anna
“Nanti aku hubungi papah adi supaya mencarikan ponsel lamamu hem”ucap deni
Anna pun mengangguk
“Bener kamu gak ingin keluar bareng aku an?”tanya deni ulang
“Enggak den pergilah aku sedikit lelah ingin berbaring, gak papa kan?”ucap anna
“Emm baiklah nanti aku belikan makanan kesukaanmu ya”ucap deni seraya mencium kening anna
“cup”
Anna tersenyum dan mengangguk
Setelah deni keluar dari kamar anna pun menghubungi mbak mita dan menceritakan semuanya ke mbak mita
****
Hai hai jangan lupa yaaa like n komennya bagi othor apalah arti othor tanpa readers semua 🤗
Salam sayang Anna♥️
__ADS_1