Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
bab 15 Cemburu


__ADS_3

Deni berlalu dari hadapan Dila dan langsung masuk kedalam mobil dan melajukannya kencang.


“Shit ....sial sial kenapa aku dari tadi menghabiskan banyak waktu dengan gadis murahan itu” umpat Deni tangannya sambil memukul mukul stir mobil.


Awal nya Deni tidak merasa curiga dengan apa yang dilakukan Dila, sesampai di kontrakan Deni masuk ke kamar Anna dan menyiapkan kebutuhan Anna, tak berselang beberapa lama Dila pun bergabung membantu Deni menyiapkan kebutuhan Anna karena ada beberapa barang yang Deni tidak tahu dimana Anna meletakannya.


Selepas itu Deni mengajak Dila untuk segera bersiap siap kembali ke rumah sakit, akan tetapi rayuan dari mulut manis Dila mengurungkan Deni untuk beranjak, Dila merayu dengan mulai menceritakan tentang Anna pasca putus dari Deni, tentu saja Deni tertarik, semakin lama Dila merasa semakin dekat dengan Deni sekalipun hantinya terasa nyeri ketika pada saat menceritakan tentang Anna  mata Deni terlihat berbinar binar.


Dan sampai tiba dimana tanpa Deni sadar Dila mencium bibir Deni.. spontan Deni mendorong Dila menjauh, dari situ pertengkaran dimulai dan Dila mengakui semua perasaannya kepada Deni.


Akhirnya mobil yang dikendarai Deni pun sampai di depan rumah sakit dimana Anna dirawat, Deni kemudian memarkirkan mobilnya lalau Deni pun bergegas menuju kamar dimana anna dirawat.


Setelah sampai didepan kamar Anna, Deni diam mematung mendengar gelak tawa yang berasal dari dalam kamar, ya Deni sangat mengenal siapa pemilik suara itu.


Seketika dada Deni merasakan nyeri, dulu tawa itu dipersembahkan untuk Deni, tiada hari hari Deni tanpa mendengar tawa dari gadis pujaannya.. dan kini Deni hanya bisa menelan pil pahit karena gadis pujaannya sudah tidak mengharapkannya lagi.


“Tok tok tok” Deni pun mengetuk pintu, disambut mbak Mita membukakannya pintu dari dalam kamar.


Seketika Deni melihat raut wajah Anna yang masam, sorot mata Anna penuh dengan kebencian.


Rian pun dengan lembut mengelus pipi dan tersenyum kepada Anna dan Anna pun menoleh ke arah Rian membalas senyumannya.


“An ini barang barang kebutuhanmu,..” ucap Deni membuka percakapan.


“Ya terimakasih, harusnya kamu gak usah repot repot biar Rian yang mengambilkan untukku” ucap Anna.


Rian menatap Anna tanpa mengatakan apa apa, Rian tidak ingin masalah makin runyam, jujur Rian cemburu karena Deni yang mengambilkan semua kebutuhan Anna, itu tandanya Deni masuk ke kamar anna dan itu membuat hati Rian panas, akan tetapi Rian berusaha untuk menepisnya karena takut membuat masalah makin sulit.

__ADS_1


“An aku juga berhak mengurus kamu karena kau calon istriku” ucap Deni lembut.


“Aku sudah bilang .. apa kamu lupa hah?aku menolak pernikahan ini, karena hatiku sudah terisi dengan nama orang lain dan tolong jangan paksa aku” ancam Anna.


“Aah sudah sudah Anna sebaiknya kamu istirahat, Den yuk duduk di sofa ada yang mau aku tanyakan” ucap mba Mita menengahi perseteruan Deni dengan Anna.


Akhirnya Deni pun menuruti perkataan mba Mita, melihat muka Deni yang kusut dan penampilan yang sedikit berantakan, mba Mita merasa kasihan dan mengawali percakapan.


“Makan lah Den, ini tadi aku beli lebih aku pikir Dila kesini, kamu belum makan dan istirahat nanti kamu sakit, aku buatkan teh ya ucap mb Mita dengan lembut.


“Ah iya mbak makasih tapi aku gak lapar mbak apalagi melihat mereka seperti itu” ucap Deni yang panas melihat kemesraan Anna dengan Rian.


Anna tipe gadis yang manja ketika dia sudah menyayangi orang dia akan menunjukan sisi manjanya kepada orang yang disayangi.


Mba Mita tersenyum “Mana Dila den?” tanya mb Mita.


Seketika Deni menunjukan mimik muka yang tidak suka.


“Memang apa yang dilakukan Dila?” tanya ulang mba Mita dengan menautkan kedua alis tebalnya.


“Aku malas membahas sekarang, pikiranku sedang tidak karuan, sekarang yang ingin aku lakukan membawa Anna pergi dari sini” ucap Deni.


“Den maaf apa sebaiknya kamu pulang?, kalau kamu disini kamu akan terus merasa sakit hati” saran mba Mita.


“ Pulanglah dulu Den besok baru kemari lagi, kami ber dua juga mau pulang seharian kami belum mandi, besok pagi pagi baru keseni lagi” ucap mba Mita.


"Terus maksud mba Mita aku membiarkan calon istriku berdua duaan dengan laki laki lain disini?” ucap Deni marah.

__ADS_1


“liat situasi sekarang Den, posisi kamu itu sulit, apa kamu akan terus cemburu?sedangkan orang yang kamu cemburin aja ga peduli, yang ada kamu akan menambah masalah ini makin besar, tapi terserah kamu kalau kamu menginginkan Anna makin membencimu silahkan saja lakukan sesuai kehendakmu” ucap mba Mita kesal dan bersiap siap untuk pulang bersama Deby.


Akhirnya mb Mita dam Deby pamit pulang, Deni pun juga ikut menyusul undur diri sekalipun hati sangat berat melepas dua insan yang sedang dimabuk asmara itu, sementara ini Deni akan mengikuti saran mb Mita toh juga mau sekeras apa Anna menentang mengusir Deni dia tetap akan menjadi istri Deni, dan pernikahan itu tetap akan terjadi yakin Deni.


Setelah semua pulang Anna pun bercengkrama dengan Rian, rasanya Anna seperti mendapat energi baru setelah dia mengungkapkan isi hatinya kepada Rian, dan Anna merasa cintanya kepada Rian semakin besar, Anna enggan berjauhan dari Rian terbukti Rian datang terlambat saja Anna sudah uring uringan dan Rian semakin gemas dengan tingkah kekasihnya.


Dari awal rian datang Anna tidak pernah melepaskan tangan Rian, Rian pun demikian.


“Sayang pengen makan apa?”ucap Rian sambil mengusap kepala Anna.


“Emm gak aku ga pengen makan apa apa, cukup kamu disini nemenin aku uda jadi sumber energiku” ucap Anna manja.


“Hahaha aku baru tahu kalau kamu semanja ini daaaaan aku suka” ucap Rian dengan mata berbinar.


“Benarkah?apa kamu gak kesel liat cewek manja” ucap Anna.


“Gak kalau itu kamu, dan jangan pernah melakukan seperti itu didepan laki laki lain mengerti sayang?” ucap Rian.


Dan Anna pun tertawa, sungguh ini mungkin hari yang membahagiakan bagi Rian dan Anna, sekalipun mereka paham betul setelah ini akan banyak tantangan dalam hubungan mereka, tapi mereka berdua berjanji akan berusaha menghadapi bersama, bersama sama memperjuangkan cinta mereka...


       *************************


Terimakasih buat reader yang masih setia membaca novel perdana othor yaa ♥️ semoga kalian semua sehat selalu


Dukung karya othor terus yaa biar othor semakin semangat menulis dan memperbaiki tulisan tulisan othor


Jangan lupa yaa sebagai ungkapan cinta readers ke othor kasih like n vote yaa 🤗🤗

__ADS_1


Terimakasih


Salam cinta dari Anna😘♥️♥️


__ADS_2