
" Apalagi kali ini " Anna mengernyitkan dahinya
Sudah sepekan kurir bolak balik datang, mereka bolak balik datang silih berganti membawakan entah makanan, kue kue kesukaan Anna bahkan pernah tak tanggung tanggung mengantarkan sebuah mobil, mereka beralasan doorprize lah, acara selamatan toko lah dan lain lain
Dan kali ini " Dress "
" Mas apa ini gak salah alamat? Ini dress mahal lho " tanya Anna kepada mas kurir
" Ah tidak mbak, ini jelas atas nama mbak Anna dan alamat toko bunga cantik " jawab mas kurir
Anna mehela nafasnya " Ya sudah mas saya terima, tolong sampaikan ke pemilik butik terimakasih atas hadiah pembukaan tokonya semoga laris "
Selepas mas kurir pergi Anna pun masuk kedalam toko, nampak dari tadi bibi sari memperhatikan sikap Anna
Karena penasaran dengan apa yang difikirkan Anna, bibi Sari pun mendekati Anna dan duduk disebelah Anna
" Ada apa An? Sepertinya ada yang mengganggu pikiran kamu hmm ?" tanya bibi Sari
" Ah iya nih bi, Anna gak habis pikir kok akhir akhir ini banyak banget yang kirim kirim Anna, dari kebutuhan Anna pribadi sampai makanan, bahkan susu hamil pun pernah, seolah olah tau apa yang Anna butuhkan " Anna menjelaskan sambil tangannya meraih teh panas yang sudah tersaji didepannya sedari tadi
" Lantas kenapa kamu harus berfikir keras? Bisa jadi kan itu rezeki anakmu hmm, jangan terlalu keras terhadap dirimu An " bibi sari membelai lembut pucuk kepala Anna
" Iyah sih bi, cuma Anna heran aja, bjsa kebetulan gitu, apa disetiap dinding ini ada CCTV ya ? Seolah olah semua mengamati Anna jadi tau apa yang Anna butuhkan " ucap Anna tersenyum
__ADS_1
" Sudah sudah daripada kamu mikir yang macem macem dan gak penting mending ayok cepet kerjakan pesenan dari perusahaan T, semakin cepat selesai semakin kita dapet uangnya " ucap bibi Sari terkekeh
Senyum kemenangan ditampakan oleh pria tampan dan berkharisma yang bernama Deni, sedari tadi Deni puas dengan kinerja orang orang nya yang telah dia suruh mengantarkan barang barang yang istrinya butuhkan
" Aku tidak bisa memberikan yang terbaik untuk mu An setidaknya aku masih memberikan perhatian untukmu sayang.." ucap Deni lirih seraya mengusap usap layar ponselnya seolah oleh dia mengusap wajah ayu istri tercintanya
Ketika Deni sedang asyik dengan layar ponselnya, terdengar pintu diketuk
" Masuk " ucap Deni
" Mamah Anita " ucap Deni
" Boleh mamah masuk Den?" tanya mamah Anita
" Ah iya mah silahkan" Deni bergegas menyambut mamah mertuanya dan menggandengnya dan mempersilahkan duduk di sofa yang ada di ruangan Deni
" Maaf Den mamah datang kesini, semoga mamah tidak mengganggu kamu ya nak" mamah Anita tersenyum simpul
" Ah iya mah gak papa Deni gak sibuk kok, malah Deni seneng banget mamah mau datang ke kantor Deni " ucap deni
" Maaf Den, mungkin mamah mau langsung saja ya, niat mamah datang kesini mamah hanya ingin memohon kepada nak Deni agar mau menceraikan Anna " ucap mamah sambil bergetar
Seketika bahu Deni melorot, entah apa yang dapat digambarkan perasaan Deni benar benar tidak karuan,
__ADS_1
Mamah Anita yang selama ini lembut, dan selalu mendukung Deni tiba tiba meminta Deni untuk menceraikan Anna
" Mah.. " seperti tercekat Deni benar benar tidak bisa melanjutkan kata katanya
" Maaf nak... Maafkan mamah " seketika tubuh mamah Anita bergetar dan langsung menangis terisak isak
Deni sungguh bingung dengan kondisi sekarang, Deni berusaha menetralkan kesadarannya agar tidak jatuh pingsan,
Seorang Deni Putra Wibowo yang terkenal galak dan arogan dalam bisnis bisa tidak punya nyali menghadapi permintaan ibu mertuanya
Deni berusaha menenangkan mamah Anita
Setelah dirasa mamah Anita mulai tenang Deni mencoba untuk meminta penjelasan kepadanya kenapa mamah menginginkan perceraian antara Deni dengan Anna
" Mah.. apa Deni boleh tau alasan mamah, kenapa mamah menginginkan Deni menceraikan Anna?" tanya Deni hati hati
" Mamah tau ini berat bagi kamu juga Anna, tapi.. Mamah rasa hanya ini solusi terbaik, mamah ingin kamu dan Anna bahagia, siapa tau dengan kalian bercerai kalian tidak ada penghalang lagi, terlepas benar tidaknya informasi yang Anna ceritakan ke mamah, mamah kasian ke Anna Den, dia korban dari ketamakan orang tuanya " sesekali mamah menyeka air matanya yang terus mengalir dari sudut sudut matanya
" Mamah ingin Anna bahagia, apalagi dengan kehamilan Anna sekarang mamah ingin Anna mendapatkan kasih sayang penuh dari kami, dia tidak bisa bersama kami karena kamulah alasannya, dia takut kamu akan mendekatinya kembali" lanjut mamah Anita
Deni bener bener buntu dengan permintaan mamah Anita,
Jujur Deni berat untuk menerima permintaan dari mamah Anita, secara Deni sangat mencintai istrinya, Deni harus berfikir keras dan memutuskan yang terbaik, tanpa mengabaikan Anna juga darah daging yang sekarang sedang tumbuh dalam rahim Anna
__ADS_1
...****************...
...Hai hai hai jangan lupa yaa like komennya biar othor makin semangat dongs.. Hari ini othor up 2 bab sekalian sebagai permintaan maaf othor 2 hari kemarin gak up 💖🤗...