Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
Bab 34 Rian


__ADS_3

“Hai Rian ... kusut amat nih si ganteng” sapa seorang gadis saat bertemu di ruang praktek dokter disalah satu rumah sakit paling besar di kota pelajar


“ Hmmm.. jangan ganggu aku, lagi gak mood nih” ucap Rian dengan memutar bola matanya malas


“Ckk putus cinta gak usah lama lama dong dok, yang antri anda banyak tu, aku juga mau kok” ujar gadis itu lagi yang tak lain adalah dokter Erika


Erika sudah tau kondisi Rian sekarang, dan dia sangat prihatin dengan keadaan sahabatnya sekarang


“Rian.. aku kemari mau ngabarin kamu nih, ada dokter muda yang nunggu kamu di ruang persalinan tadi, dia bolak balik nanyain kamu... namanya emmm.. Ti.. ti sapa ya aku kok jadi lupa gini sih” ucap dokter Erika sambil garuk garuk kepalanya yanh tidak gatal


“Tiara?” timpal Rian


“Ya betul, Tiara” ucap dokter Erika


“Coba deh kamu kesana kayaknya dia masih nungguin tuh, duuuh cemburu deh aku” ledek dokter Erika


“Dasar kamu.. makanya nyari pacar sana daripada gak ada kerjaan gangguin aku” ucap Rian


“Ntar lah daftar kamu aja sapa tau nganggur😜” ucap dokter Erika sambil menjulurkan lidahnya


“Mulai mulai... dah ah aku mau pergi dulu yaa” ucap Rian sembari beranjak keluar ruangan


Erika menatap punggung Rian, dan membuang nafasnya kasar


“Huft... andai kamu lebih peka Rian, kali ini aku harus mengungkapnya.. aku sudah lama memedam ini” gumam Erika


 


Di waktu yang sama diruangan berbeda


“Sudah lama nunggu?” tanya Rian ke Tiara


“lumayan ..” sambil mengulum senyum

__ADS_1


“Kenapa gak telfon aja?” tanya Rian kembali


“Takut kamu lagi praktek” ucap Tiara


“makan yuk, uda makan belum?” tanya Rian


“Belum, yuuk jalan aku uda laper nih” ucap tiara


“Yuk..” ucap Rian


Akhirnya Rian dan Tiara pun makan siang bersama di restoran yang tidak jauh dari rumah sakit, mereka pun asyik ngobrol sekaligus menikmati makan siang


“Rian malam ini aku balik” ucap Tiara


“Emm sudah selesai seminarnya?” tanya Rian


“Hemm sudah.. Rian.. emm” Tiara berhenti melanjutkan kata katanya


“Kenapa?” ucap Rian


“Emm aku gak bisa janji, kamu tau sendiri bagaimana sibuknya aku kan?” ucap Rian


Tiara mengangguk pelan


“Aku mengharapkan kamu datang Rian, bagaimana caranya aku menaklukanmu” batin Tiara


“Aku penasaran dengan pemilik nama Anna bagaimana caranya menaklukan hati seorang Rian” ucap Tiara


Tiara mengetahui cerita Anna dari Rian kemarin pada saat Rian down, Rian tanpa sadar menceritakan kisah cintanya kepada Tiara


“Hah..” Rian hanya tersenyum kecut


Tidak terasa jam berlalu terasa cepat, akhirnya Tiara izin undur diri untuk pulang

__ADS_1


“Hati hati Tiara salam buat tante mery” ucap Rian sambil tersenyum


Sungguh bukan ini yang Tiara inginkan, harapan Tiara, Rian akan menahannya untuk pulang


“Huft.. kapan aku bisa meluluhkan hatimu Rian” ucap Tiara lirih sambil tersenyum getir


Setelah acara perpisahan tadi bersama Tiara, Rian pun melajukan mobilnya menyusuri jalan, hujan rintik rintik menemani Rian di sepanjang jalan, seketika mobil Rian pun berhenti ketika rambu rambu lalu lintas menyala merah


kemudian Rian mengedarkan pandangannya di sekitar rambu rambu lalu lintas, dan Rian melihat  ada sebuah cafe yang biasa Rian kunjungi bersama Anna, di cafe itu Rian dan Anna sering menghabiskan waktu dengan ngobrol ataupun membaca novel kesukaan Anna


Tak terasa butiran bening lolos begitu saja dari mata Rian,


“Kenapa ini begitu menyakitkan sayang” ucap Rian lirih


“Apakah kamu bahagia sekarang An? Maafkan aku sayang, sungguh aku tidak berdaya dengan takdir ini An, aku ingin sekali membenci atas keputusanmu, tapi aku tidak bisa membencimu, karena aku tahu kamu pasti sama sedihnya denganku, dan itu semakin membuatku merasa sakit, aku berharap kamu bahagia An agar aku bisa membencimu dan dengan segera aku melupakanmu” gumam Rian sembari terisak


Tin...


Tin...


Tin...


Suara klakson bersahutan, karena mobil Rian belum bergerak sedangkan rambu rambu sudah menyala hijau, seketika Rian tersentak dan menghapus air matanyanya kemudian melajukan mobilnya kembali membelah hujan yang semakin deras turun...


“Bahagialah sayang.... agar aku bisa segera melepaskanmu dengan ikhlas”....Rian


 


Uuuu othor ngetik ini kok sambil mewek yaaa babang Rian sama othor aja dah lah 🤭


Jangan lupa Like n komen yuuk 🤗


 

__ADS_1


Salam sayang Anna♥️


 


__ADS_2