
Saat ini Rian berada di dalam kamar Anna , Anna terlihat tidak mau lepas dari dekapan Rian..membuat Rian makin gemas melihatnya.
“An kalau kamu bersikap seperti ini ingin rasanya menikahimu besok” ucap Rian.
“Kita kawin lari aja yok, sama aku juga gak bisa jauh dari kamu Rian” ucap Anna manja.
Seketika jari Rian menjentik jidad Anna.
“Aw sakit tau” ucap Anna.
Rian terkekeh mendengar komentar Anna.
“Sayang aku mau ngomong, tadi pagi papah
telfon” ucap Anna.
“Trus...” ucap Rian.
“Aku disuruh disini selama satu bulan papah bilang cukup satu bulan habis itu aku boleh balik lagi ke kontrakan” ucap Anna.
“Sayang... jangan marah ya.. aku sudah berusaha semaksimal mungkin menolak tapi papah kekeh dan melakukan penawaran yang akhirnya aku pasrah tinggal disini sebulan” ucap Anna.
Rian menghebuskan nafasnya kasar.
“Aku hanya butuh kepercayaanmu An” ucap Rian tegas.
“Aku mau kamu menjaga batasan batasan interaksi dengan Deni, aku gak suka kamu menyembuhkan lukanya karena itu bukan urusan kamu” ulang Rian tegas.
Anna menatap netra Rian lekat.
“Aku janji sayang tadi aku spontan saja, mengobatinya, apa Deni mengatakan ke kamu tadi?” ucap Anna.
“Hmm.. kalau deni tidak cerita pasti kamu tidak akan bilang kan?” ucap Rian.
“Aku tadi kaget, dan setelah mengobati Deni aku baru tersadar dan aku takut kamu marah” ucap Anna tertunduk.
Rian pun memeluk Anna “Dengar An apapun itu sekalipun itu salah dimata pasangan kita, janji yaa kita akan saling terbuka saling jujur” tanya Rian.
Anna pun mengangguk setuju.
Di kamar sebelah masih didalam atap yang sama tampak seorang laki laki yang sedang memijat pelipisnya alisnya bertaut, tandanya dia sedang dalam keadaan tidak baik baik saja, laki laki itu rupanya sedang dalam panggilan dari telfon genggamnya karena terlihat benda pipih yang menempel di pipi putihnya.
“Aku mohon Den ijinkan aku bertemu denganmu aku kangen Den” ucap suara wanita yang ada dalam panggilan tersebut.
__ADS_1
“Diam.. kamu tahu aku akan melakukan apapun kalau kamu sampai datang kemari dan merusak hubunganku dengan Anna” ucap Deni.
“Hah Anna lagi Anna lagi sampai kapan kamu akan terus mengejar ngejar gadis itu, sadar Den dia tidak mencintaimu yang ada dalam hatinya hanya Rian, Deni.. dengar lihat aku den kurang apa? tubuhku lebih bagus dari Anna aku juga tidak kalah cantik dari dia dan yang utama aku sangat tergila gila sama kamu Den” ucap wanita itu lagi.
“Den aku mau melakukan apa saja asal kamu mau menerima cintaku” ucap wanita itu lagi.
“Jangan mimpi.. ini peringatan terakhir ya jangan pernah menghubungiku lagi” ancam Deni sembari mematikan sambungan telfonnya.
Deni terlihat sangat kesal dengan seseorang yang telah menghubunginya barusan, dan tambah kesal lagi mendengar dua sejoli yang sedang bercengkrama dikamar sebelah, rasa kesal Deni semakin menjadi ingin rasanya Deni mendobrak pintu kamar Anna dan menyeret keluar calon istrinya itu.
Akhirnya Deni mengambil benda bernikotin yang baru dikenalnya sejak putus dengan Anna, Deni kemudian menghisapnya dan menikmatinya untuk menghilangkan penatnya.
Ya Anna memang sangat membenci orang menghisap benda bernikotin itu karena Anna alergi dengan asapnya, Anna bisa sesak nafas ketika menghisap baunya.
Terdengar pintu sebelah kamarnya dibuka sama seseorang, dan Deni paham betul siapa pelakunya, seketika itu deni segera mematikan benda bernikotin tersebut dan langsung keluar dari kamarnya.
Dilihatnya dua sejoli yang sedang kasmaran baru mendudukan diri di sofa ruang tengah nampak mereka sedang bercanda menikmati indahnya cerita cinta.
Deni tanpa risih langsung mendekati dua sejoli itu, dan menyapanya.
“Hai Rian aku kira kamu sudah pulang” ucap Deni ketus.
Rian hanya mengulum senyum.
“Ayoo sayang kita pergi” ajak Anna.
Ketika Anna sedang beranjak dari sofa Deni menahannya.
“Tunggu an.. maaf kalian ber dua boleh disini sesukanya kalian .. aku minta maaf” ucap Deni.
Deni takut Anna pergi bersama Rian karena deni tidak bisa mengawasi nya.
Akhirnya Deni pun beranjak dari duduk nya dan berlalu dari hadapan Anna dan Rian, Deni kembali ke kamar dan melanjutkan kembali menghisap benda nikotin untuk menghilangkan amarahnya.
Rian kemudian menatap Anna.
“Sepertinya aku sudah lama disini sayang, lebih baik aku pulang dulu ya” ucap Rian.
“Jangaaan emm aku masih kangen, kalau gitu aku ikut ya” rayu Anna.
Rian tersenyum “Kamu istirahatlah dulu sayang aku juga belum mandi belum bersih bersih sepertinya badanku sudah bau asam dan lengket” ucap Rian.
“Emm baiklah tapi besok kamu kosong tidak?” tanya Anna.
__ADS_1
“Besok aku kosong gak ada jadwal, besok aku jemput setelah itu, kamu main di rumahku ya aku akan masak masakan spesial” ajak Rian.
Anna pun tersenyum kegirangan “Baiklah” ucap Anna.
Rian akhirnya pamit pulang.
Selepas Anna mengantar Rian ke depan, Anna pun kembali ke kamar langkah Anna terhenti ketika hendak masuk ke kamarnya Anna mencium bau benda bernikotin Anna menyusuri baunya dengan indra penciumannya.
“sepertinya baunya dari kamar Deni” gumam Anna.
Anna hendak mengetuk pintu tapi ternyata si empunya kamar sudah membukanya seketika Anna menutup hidungnya sambil mengibas ngibaskan telapak tangannya untuk menghilangkan bau asap yang tercium dari dalam kamar Deni.
“ada apa An..?”.
Anna mengangkat alisnya “Apa?”tanya balik Anna.
"Bukannya kamu tadi mau mengetuk pintu kamarku?” tanya Deni.
“Gak usah geer aku tadi hanya memastikan sesuatu yang gak aku suka ternyata benar datangnya dari kamarmu” ucap Anna.
“Baiklah aku permisi dulu, takut sesak nafas” ucap Anna sambil berlalu masuk kedalam kamarnya.
Deni pun tersenyum getir mendengar ucapan Anna, akhirnya yang semula Deni akan mengajak Anna makan camilan dia urungkan karena terlanjur sakit hati dengan ucapan Anna.
Didalam kamar Anna terus memikirkan kenapa Deni bisa berubah .. kenapa dia bisa menghisap benda bernikotin tersebut.
Tapi sesaat kemudian Anna pun mengibas ngibaskan pikirannya.
“Kenapa juga aku harus mikirin dia bodo amatlah mending tidur” gumam Anna.
Akhirnya dari pada mikirin Deni yang gak jelas Anna pun akhirnya tertidur...
###############
Hai hai readersku yang baik hati terimakasih yaa yang sudah sempatin baca..
Dukung terus karya perdana othor yaa dengan like komen n vote nya yaa 🤗😘
Salam sayang dari Anna ♥️
__ADS_1